Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
TEH PAGI INI


__ADS_3

“Beruntung ya kamu memiliki Sam sebagai asisten pribadimu. Dia orang yang sangat loyal padamu. Selain itu dia sepertinya sangat mengagumimu.” Alaya berkata sambil tersenyum sambil mengingat abgaimana di depannya, Sam selalu saja menceritakan semua hal yang baik tentang Evan dengan wajah serius dan sikap yang menunjukkan bagaimana dia begitu taat dan setia pada Evan.


“Ramon, asisten pribadiku sebelum Sam, dia juga orang yang memiliki kemmapuan tinggi, dan juga loyal padaku.  Sepertinya, aku selalu beruntung, termasuk bisa menikahimu.” Evan langsung menanggapi perkataan Alaya yang senyum di wajahnya berubah menjadi senyum malu-malu karena kalimat terkahir yang diucapkan oleh Evan barusan.


Dengan gerakan lembut dan terlihat elegan, menunjukkan sisi kebangsawanannya, Evan memegang telinga cangkir dengan tangan kanannya, dan menahan bagian bawah cangkir dengan ketiga jari tangan kirinya, lalu meniupnya pelan, sebelum akhirnya menyodorkan cangkir itu ke arah Alaya.


“Minumlah…..” Melihat apa yang dilakukan oleh Evan, Alaya langsung meringis karena mengingat bagaimana peristiwa di masa lalu, ketika dia dengan sengaja menyuguhkan teh yang dibenci oleh Evan, bahkan menambahkan garam di dalamnya.


“Tenang saja… ini hanya teh normal, ini cuma English Breakfast Tea, bukan teh beracun seperti yang pernah kamu berikan dulu padaku.” Lagi-lagi Alaya harus sedikit terbeliak, begitu melihat bagaimana Evan yang bisa menebak pikirannya saat ini.


(English Breakfast Tea tidak mencantumkan "breakfast" dalam namanya tanpa alasan. English Breakfast Tea dinamai demikian karena suatu alasan – teh hitam, yang penuh rasa, kaya, kuat, dan tercampur dengan baik dengan susu dan gula. Faktanya, teh ini secara tradisional disajikan untuk sarapan di Inggris.

__ADS_1


Teh sarapan Inggris (Inggris: english breakfast tea) adalah campuran teh hitam. Biasanya teh ini digambarkan memiliki rasa yang kuat dan kaya. Campuran teh ini mengandung teh Assam, teh hitam Ceylon dan teh Keemun. Merek English Breakfast Tea yang terkenal adalah Twinings, Yorkshire Tea (Taylor`s of Harrogate, PG Tips, Stash Tea Company, Lipton, Celestial Seasonings dan Dilmah.


Teh bernama English Breakfast Tea ini memang biasa disajikan untuk melengkapi sarapan orang Inggris yang berat dan banyak. English Breakfast Tea pertama kali ditemukan pada abad 19 di Scotlandia. Biasanya terdiri dari paduan teh Assam, Nilgiri atau Keemun. Campuran teh ini berbeda untuk tiap pabrik atau merk. Inggris mendapatkan teh hitam sebagian besar dari negara jajahannya seperti India.


Teh hitam ini jika diseduh berwarna cokelat pekat. Rasanya sedikit pahit dan sepet mirip teh tubruk. Karena itu orang Inggris selalu menikmati teh ini dengan campuran susu cair dan sedikit madu atau gula agar rasanya tidak terlalu pahit.


Teh hitam dari Assam dan Ceylon ini aromanya wangi dan ternyata kaya akan sejumlah mineral penting. Tiap cangkir (240 ml) teh hitam ini mengandung 2 kalori, 0,7 g karbohidrat dan tidak mengandung lemak, protein, serat ataupun kolesterol. Sedangkan kandungan mineralnya berupa 7 ml, kurang dari 1% dari kebutuhan harian sodium yang dianjurkan.


Teh dipilih sebagai minuman pagi hari karena mengandung kafein. Tiap 240 ml English Breakfast Tea mengandung 47 mg kafein. Kandungan kafein ini yang membuat orang segar, meningkatkan konsentrasi, merangsang metabolisme tubuh di pagi hari.


Berdasarkan riset European Journal of Clinical Nutrition, minum 3 cangkir teh ini per hari bisa mencegah penyakit jantung koroner. Meskipun masih diperlukan peneltian lanjutan, teh hitam juga mampu mencegah osteoporosis. Kandungan antioksidannya melindungi tubuh dari kanker).

__ADS_1


“Ti… tidak… aku tidak berpikir tentang itu…. Aku sudah melupakan kejadian itu…. Lagi pula… the itu tidak beracun, hanya saja mungkin rasanya aneh.” Dengan wajahnya yang merona merah karena malu diingatkan tentang peristiwa itu, Alaya berkata sambil kedua tangannya bergerak ke arah Evan, berencana mengambil cangkir dari tangan Evan.


“Aku tidak mau melupakannya karena bagiku, rasanya sangat manis….” Setelah berkata, tanpa disangka-sangka oleh Alaya, Evan justru menjauhkan cangkir the itu dari jangkauan tangan Alaya, dan dengan cepet justru meminumnya.


Evan sengaja menahan teh itu di mulutnya sambil tangannya yang kanan meletakkan kembali cangkir itu ke atas nakas tanpa melihat ke arah nakas, justru menatap ke arah Alaya dengan intens.


Sedang tangan kiri Evan, dengan gerakan lembut tapi juga sigap, langsung meraih pinggang Alaya, memeluknya lagi mencium bibir Alaya dengan bibirnya yang di dalam mulutnya masih penuh dengan teh, membuat cairan teh itu sebagian mau tidak mau masuk ke dalam bibir Alaya, apalagi dengan lidahnya, Evan sengaja membuat bibir Alaya sedikit terbuka.


Suara tegukan dari leher Alaya menunjukkan bahkan tanpa ragu, Alaya langsung menelan teh yang sudah diberikan Evan melalui mulutnya.


Hampir sama dengan yang pernah dialaminya waktu itu, hanya saja, kali ini, Alaya begitu menikmati perlakuan mesra Evan, yang membuatnya langsung melingkarkan kedua lengannya ke leher Evan, dan justru menciumi bibir Evan dengan penuh gairah, sehingga Evan langsung tersenyum melihat bagaimana tindakannya justru berhasil memancing hasrat Alaya padanya.

__ADS_1


Tangan Alaya yang sedang menempel di dada Evan bahkan tanpa sengaja mendorong tubuh Evan hingga Evan jatuh ke atas tempat tidur dengan posisi setengah bersandar di sandaran tempat tidur.


__ADS_2