Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
ALASAN ERNEST INGIN TUGAS DILUAR ISTANA


__ADS_3

Bahkan sampai saat ini, meski tidak separah dulu karena keberadaan Deanda di sisinya yang bisa menjadi obat baginya, Alvero masih saja alergi saat bersentuhan dengan makhluk yang dinamakan wanita.


Sehingga urusan pekerjaan atau istana yang berhubungan dengan para wanita, Alvero akan meminta bantuan Deanda untuk menanganinya dibantu oleh Alaya yang juga bekerja di perkantoran Adalvino, menggantikan posisi Deanda sebelum menikah dengan Alvero.


"Lalu, apa yang dilakukan oleh pelayan itu? Apa dia sedang membantu Ernest membersihkan kamarnya? Bukankah itu memang tugasnya? Kenapa dia dibilang menggoda Ernest?" Pertanyaan polos dari Alvero yang tidak mengenal dunia wanita sama sekali itu membuat Deanda dan Ernest langsung melongo.


Meskipun Alvero tahu tentang salah satu tugas pelayan adalah merapikan dan membersihkan kamar istirahat sementara para knight di istana, tapi jelas-jelas waktu itu pelayan yang dimaksud masuk ke kamar Ernest diluar jadwal dia harus membersihkan tempat itu.


"Kamu ini kenapa Ernest? Ada pelayan yang mau membantumu membersihkan ruangan istirahatmu, kenapa kamu jadi merasa tidak nyaman untuk tetap bekerja di istana untuk sementara waktu sampai kamu sembuh? Harusnya kamu bersyukur ada orang lain yang berniat membantu membersihkan kamarmu." Lagi-lagi, sebuah perkataan polos keluar dari bibir Alvero, yang benar-benar tidak memikirkan hal lain tentang pelayan yang tiba-tiba berada di kamar Ernest, selain berpikir kalau pelayan itu berniat membersihkan ruang istirahat Ernest.


"Eh, bukan begitu Yang Mulia...." Ernest langsung menyanggah perkataan Alvero.


"Yang Mulia, masak membersihkan kamar dengan sengaja membiarkan dua kancing pakaian paling atas yang dikenakannya terbuka?" Deanda langsung menyahut, dan perkataan Deanda itu langsung membuat mata Alvero langsung melotot karena kaget.


"Apa maksud pelayan itu? Dia kan bukan istrimu? Kenapa berani sekali membiarkan kancing pakaiannya terbuka seperti itu di depanmu? Apa kancing pakaiannya rusak?" Mendengar protes Alvero karena kepolosannya sebagai pria yang memang tidak mengerti dunia wanita sama sekali selain Deanda, Deanda langsung tertawa kecil.


"Ya memang niatnya untuk menggoda Ernest Yang Mulia. Sepertinya karena itu Ernest jadi tidak nyaman bekerja di lingkungan istana, kalau bukan untuk mengawal Yang Mulia." Deanda mengeluarkan pendapatnya sambil melirik Ernest yang wajahnya masih memerah, karena hal memalukan yang sudah terjadi padanya minggu lalu, bahkan hingga hari ini masih tetap menjadi pembicaran hangat di kalangan pelayan dan pengawal istana.

__ADS_1


Kalau biasanya para pria yang awalnya akan menggoda wanita yang membuatnya tertarik, tapi nasib Ernest justru berkebalikan.


Ernest benar-benar malu saat mengingat bagaimana agresifnya pelayan wanita itu menggodanya minggu lalu.


Masih ingat dalam ingatan Ernest, pelayan wanita yang masuk ke ruang istirahatnya yang memang tergolong mewah karena dia merupakan pengawal pribadi Alvero tampak begitu kaget begitu dia masuk ke kamarnya, tampak seorang pelayan yang sedang membelakanginya, berdiri di dekat tempat tidurnya.


"Eh... siapa kamu? Kenapa di jam seperti ini kamu masuk ke ruang istirahatku?" Waktu itu, Ernest langsung menegur pelayan perempuan itu, karena biasanya, untuk kebersihan kamar istirahat para pengawal, pelayan harus sudah menyelesaikan tugasnya sebelum pukul 10 pagi.


Dan yang membuat Ernest merasa aneh, biasanya pelayan yang bertugas membersihkan kamar istirahat para pengawal di istana, akan bekerja dalam satu tim, yang berisi 3-4 orang pelayan.


Akan tetapi sore itu Ernest hanya melihat satu saja pelayan yang ada di kamarnya, membuatnya langsung bersikap siap siaga, karena awalnya sempat berpikir kalau pelayan itu berniat mencuri.


Dengan suara manja, pelayan itu menyapa Ernest dan berjalan mendekat ke arah Ernest yang spontan berjalan mundur dengan wajah terlihat kaget.


Melihat gerakan mundur dari Ernest, pelayan itu justru semakin mendekat ke arah Ernest, dan dengan sengaja justru menutup pintu yang ada di belakang tubuh Ernest, bahkan menguncinya, dan langsung memasukkan kunci itu ke saku pakaian pelayannya.


"Eh... Nona... apa yang sedang Nona lakukan?" Ernest yang awalnya ingin merebut kunci itu kembali menarik tangannya karena gerakan tubuh pelayan itu justru membuat Ernest hampir saja menyentuh asset pribadi yang sedang dipamerkan pelayan itu padanya.

__ADS_1


"Kenapa menarik tangan Anda kembali Tuan Ernest? Tidakkah Tuan ingin menyentuhnya, merasakan kehangatan dan rasa manisnya?" Dengan suara mendayu-dayu, pelayan itu berkata dengan wajah dan tubuhnya yang terlihat menggoda, yang dengan sengaja bergerak dengan meliuk-liukkan tubuhnya di depan Ernest.


Keringat dingin langsung terlihat mulai bermunculan di kening dan dahi Ernest yagn berusaha mengalihkan pandangan matanya dari benda indah yang sudah terlihat sebagian, dan sedang dipamerkan padanya itu.


Pelayan itu sendiri, merupakan satu dari antara banyak pelayan yang memang begitu tertarik pada Ernest.


Sebenarnya bukan saja Ernest, Erich yang wajahnya bak pinang dibelah dua dengan Ernest, juga merupakan pengawal yang banyak diidolakan oleh para pelayan, seperti kata Deanda.


Hanya saja, selain berita tentang hubungan Erich dan Cleosa sudah membuat mereka tidak lagi berharap bisa menarik perhatian Erich, sikap ramah Ernest, dan wajah murah senyumnya, membuat Ernest lebih banyak memiliki para penggemar dibanding Erich yang wajahnya terlihat serius, dingin, kaku dan boleh dibilang hampir tidak pernah tersenyum.


Wajah tampan, status seorang knight, semua fasilitas mewah yang didapat oleh Erich maupun Ernest karena menjabat sebagai pengawal pribadi Alvero, membuat pelayan itu lupa diri, dan berusaha untuk adu keberuntungan dengan mencoba merayu Ernest.


Setelah mendengar berita tentang hubungan Erich dengan Cleosa yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja, membuat pelayan perempuan itu merasa percaya diri, dan yakin bisa merayu dan merebut hati Ernest, seperti Cleosa yang sudah memenangkan hati Erich, saudara kembar identik Ernest.


(Kembar identik terjadi ketika satu sel sperr...mma membuahi satu sel telur. Satu sel telur yang dibuahi tersebut, kemudian membelah diri menjadi dua dan menghasilkan gen atau DNA yang sama. Oleh karena itu, pasangan kembar identik selalu memiliki jenis kelamin yang sama, baik perempuan atau laki-laki.


Anak kembar fraternal atau kembar tidak identik ini berbeda dengan anak kembar identik. Hal ini karena kembar identik prosesnya berasal dari sel telur dan sperr...mma yang sama (disebut monozigotik). Sementara kembar fraternal berasal dari sel telur dan ****** berbeda yang disebut sebagai kondisi dizigotik).

__ADS_1


Dan begitu menyadari bahwa di sekitarnya ternyata banyak pelayan yang juga tertarik dengan sosok Ernest, membuat pelayan itu berbuat nekad, berusaha merayu Ernest dengan harapan bisa langsung menyingkirkan para pesaingnya, saat dia bisa menjadikan dirinya, lebih tepatnya menjadikan tubuhnya menjadi milik Ernest.


__ADS_2