Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
MELAKUKAN ANALISA


__ADS_3

“Hukuman untuk duchess Kattie akan memberikan pelajaran berharga bagi para wanita bangsawan lainnya agar tidak bertindak seenaknya dan memalukan seperti itu.” Alvero berkata dengan sikap dan suara tegas, yang menunjukkan bahwa dia tidak ingin dibantah sama sekali oleh siapapun tenteng rencananya memberikan hukuman kepada Kattie.


“Terimakasih untuk dukungannya. Dan untuk sementara ini, aku minta agar untuk sementara waktu kita tetap membuat duchess Kattie dan duke Hugo percaya bahwa aku masih kehilangan ingatanku.” Perkataan Evan membuat yang lain menatapnya dengan wajah penasaran.


Untuk masalah duchess Kattie, mereka bisa mengerti, tapi tentang duke Hugo? Karena memang keterlibatan Hugo dalam masalah ini mereka belum sepenuhnya mengerti.


“Duke Hugo adalah orang yang membantu duchess Kattie, ketika dia mengambil foto Alaya dari dompetku, menghapuskan semua histori pesan dan panggilan telepon antara aku dan Alaya waktu itu, jadi dia pasti tahu tentang bagaimana dokter Jordan atas permintaan du chess Kattie sudah melakukan hipnoterapi padaku untuk menghapuskan ingatanku tentang Alaya.” Penjelasan Evan selanjutnya membuat Alvero mendengus dengan sikap kesal, menyadari perbuatan rendahan yang bukan hanya dilakukan oleh duchess Kattie karena cinta buta dan ambisinya, tapi seorang duke seperti Hugo, ternyata juga melakukan hal yang sama dalam mendukung tindakan adiknya yang seharusnya dia luruskan, bukan justru dia bantu.


“Keluarga duke Brown ini benar-benar tidak tahu aturan!” Alvero berkata dengan suara cukup keras, membuat Deanda dengan cepat menyentuh paha Alvero dan mengelusnya lembut, untuk menenangkan Alvero yang semakin lama semakin sulit menahan emosinya setelah mendengar apa yang dijelaskan oleh Evan.


Sedari awal, sejak Alvero sebagai putra mahkato Gracetian masuk dalam pemerintahan, dia tidak pernah cocok dengan cara kerja keluarga duke Brown yang dinilainya kadang semena-mena dan suka menggunakan status mereka sebagai duke untuk menekan orang lain, apalagi rakyat biasa yang posisinya jauh di bawahnya.


Belum lagi seklias info yang pernah dia dengar bahwa diam-dima kelaurga Brown merupakan pendukung kaum pemberontak di bawah pimpinan Eliana, meskipun Alvero belum bisa membuktikannya, sudah cukup untuk membuat Alvero semakin merasa antipati pada keluarga Brown.

__ADS_1


“Maaf, apa aku mengagetkannya?” Sentuhan lembut dari Deanda membuat Alvero mendekatkan wajahnya dan berbisik lembut ke telinga Deanda.


Mendengar kata maaf dari Alvero yang merupakan kata-kata keramat yang mungkin selama hidupnya hanya pernah diucapkannya beberapa kali membuat Deanda tersenyum.


“Jagoan kita bukan anak yang yang lemah. Tapi tolong jaga emosimu demi kebaikanmu sendiri. Tidak ada gunanya kamu marah pada seseorang yang tidak ada di tempat ini. Lebih baik kita segera pikirkan cara untuk bisa memberikan mereka hukuman yang setimpal dengan perbuatan buruk mereka terhadap Evan dan Alaya. Dan pastinya kita harus mengumpulkan lebih banyak bukti untuk membuat mereka tidak bisa berkelit lagi.” Deanda langsung menjawab pelan kata-kata Alvero.


Dan kata-kata Deanda bagi Alvero seperti obat penenang yang benar-benar mujarab, sehingga membuat emosinya langsung bisa dia kendalikan kembali.


“Silahkan lanjutkan penjelasanmu Evan.” Alvero akhirnya berkata kepada Evan, karena Alvero bisa menebak, apa yang tadi dikatakan oleh Evan, belum sepenuhnya terucap semuanya.


“Sam juga sudah melakukan penyelidikan, dan menemikan bahwa posisi ambulan yang mengantarkan aku ke rumah sakit waktu sudah beberapa waktu sebelum kecelakaan ada di dekat area tempat terjadinya kecelakaan, seolah-olah memang sengaja bersiap menunggu adanya kecelakaan. Sam bisa memastikan itu karena dalam jarak beberapa kilometer dari tempat itu, dan rentang waktu lebih dari 30 menit sebelumnya, tidak ada kasus kecelakaan yang membutuhkan kehadiran ambulan.” Penjelasan Evan membuat wajah Alvero dan yang lain semakin terlihat tegang dan serius.


“Aku tidak tahu seberapa besar keterlibatan duchess Kattie dalam peristiwa kecelakaan itu, tapi dari hasil penyelidikan Sam, saat dia melakukan tracing terhadap siapa saja yang ada di sekitar tempat kejadian, termasuk kenapa ada ambulan yang sepertinya sudah bersiap sebelum kecelakaan terjadi, Sam menemukan bahwa ambulan tersebut sengaja disiapkan oleh duchess Kattie, entah bagaimana asal usul ceritanya hingga dia melakukan itu.” Evan kembali melanjutkan penjelasannya sambil tangannya mengelus lembut bagian atas lengan Alaya yang ada dalam rengkuhan lengannya, berusaha agar Alaya tetap tenang sampai pembicaraan mereka hari ini selesai.

__ADS_1


(Tracing adalah suatu tindakan penelusuran, pelacakan, untuk mengerahui awal kejadian atau penyebab kejadia tertentu, agar seseorang bisa memutuskan apa yang harus dilakukan setelah mengetahui sebab musabab atau akar pemasalahan yang menyebabkan timbulnya suatu masalah atau kejadian tertentu).


“Itu sudah jelas jawabannya Evan. Duchess Kattie sejak dulu terlihat begitu mengejar-ngejarmu, dan seperti yang dikatakan istriku, dia hanya memiliki satu kesempatan untuk mempertahankan status duchessnya, yanitu dengan cara menikah denganmu. Jadi rasanya tidak mungkin dia yang menyebabkan kecelakaan itu. Dan keberadaa ambulan atas inisiatifnya waktu itu… artinya, meskipun dia tidak terlibat dengan peristiwa kecelakaan itu, tapi dia mengetahui akan adanya peristiwa kecelakaan itu, sehingga dia bersiap-siap terlebih dahulu, bahkan bisa tahu dengan pasti lokasi kecelakaan itu terjadi.” Alvero langsung menambahkan analisanya terhadap apa yang dikatakan oleh Evan.


“Benar. Duchess Kattie adalah orang yang akan merasa paling dirugikan jika terjadi apa-apa denganmu Evan. Karena kamu adalah satu-satunya yang bisa di harapkan untuk mempertahankan status duchessnya. Akan tetapi dengan persiapan yang dia lakukan, dia pasti tahu, siapa pelaku yang sudah merencanakan kecelakaan itu.” Enzo langsung menambahkan penjelasan Alvero.


Meskipun dalam kehidupan kesehariannya, sebagai seorang pangeran Adalvino, Enzo tidak pernah terlihat serius, tapi di saat-saat tertentu, Enzo akan benar-benar bersikap serius, dan menunjukkan kemampuan tersembunyinya dalam menangani masalah yang terjadi di sekitarnya.


Karena alasan itu, dalam beberapa hal yang melibatkan pemikiran dan konsentrasi tinggi untuk bisa dapat menemukan jalan keluarnya, tidak ragu-ragu, Alvero akan langsung melibatkan Enzo.


Termasuk ketika Alvero sudah menemukan gadis yang tidak menimbulkan alergi padanya, Denada Federer, dan ingin segera dia nikahi… bagi Alvero, orang pertama yang paling layak menerima berita bahagia darinya saat itu adalah Enzo.


Enzo juga yang ikut membantu Deanda saat Deanda berada di istana dan beberapa kali harus menghadapi Dion atau Desya yang terus berusaha mengganggunya, meski untuk alasan dan tujuan yang berbeda jauh.

__ADS_1


Dion yang ingin mendekati Deanda karena rasa tertariknya dan ingin merebut Deanda dari Alvero, seperti dia ingin merebut posisi putra mahkota milik Alvero saat itu.


Sedang Desya, ingin mencelakai Deanda sehingga dia bisa menggantikan posisi Deanda untuk menjadi calon istri Alvero ketika itu.


__ADS_2