Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
RENCANA LICIK HUGO


__ADS_3

"Mereka sangat dekat?" Kattie kembali mengorek info dari Alaya yang tidak sadar sedang berhadapan dengan siapa, seorang gadis yang memiliki maksud tersembunyi padanya karena Alaya yang menjadi kekasih Evan.


"Tidak juga, hanya mereka sudah saling mengenal satu sama lain sebelumnya." Alaya berkata sambil sedikit mempercepat langkah-langkah kakinya karena hujan sudah mulai turun.


"Cepat Nona... hujan sudah mulai turun!" Alaya yang melihat bagaimana Kattie tidak mengikuti tindakannya untuk mempercepat langkah-langkah kakinya langsung menoleh dan mengajak Kattie untuk segera bergerak cepat ke arah cafe untuk menghindari hujan.


"Ah! Aku baru ingat ada barangku yang tertinggal di taman. Aku harus kembali ke sana! Kalian pergi saja lebih dahulu!" Kattie membalas perkataan Alaya yang sudah berada cukup jauh di depannya.


"Aku pergi dulu!" Kattie berkata sambil membalikkan tubuhnya, ke arah yang berlawanan dengan arah Alaya berencana untuk pergi.


"Eh...." Alaya hampir saja memanggil Kattie kembali, namun ketika dilihatnya gadis itu sudah berlari menjauh darinya, akhirnya Alaya hanya memandang ke arahnya, tanpa melanjutkan niatnya.


Semoga dia segera menemukan alamat yang dia cari.


Alaya berkata dalam hati sambil meluruskan pandangan matanya kembali ke depan, dan berlarian menyusul teman-temannya yang lain.


Sedang Kattie sendiri, menolehkan kepalanya tepat bersamaan dengan Alaya yang sudah berlari menyusul temannya.


"Alaya! Aku harus segera mencari cara untuk memisahkan mereka berdua sebelum hubungan mereka semakin jauh dan lama." Kattie berkata sambil mengepalkan kedua tangannya, dengan perasaan marah dan kecewa, setelah dia berhasil memastikan bahwa Evan dan Alaya memang memiliki hubungan khusus, seperti yang tadi sempat disinggung oleh Alaya, bahwa Evan adalah kekasihnya, dan hubungan mereka masih berjalan beberapa hari.

__ADS_1


Bagi Kattie, waktu yang singkat, beberapa hari, bisa menjadi hal yang mudah untuk memisahkan kedua pasangan yang sedang dimabuk cinta itu.


Apalagi melihat bagaimana mudanya sosok Alaya tadi, membuat Kattie semakin yakin untuk dengan mudah bisa memisahkan mereka berdua.


"Kira-kira apa yang bisa aku lakukan untuk dapat memisahkan mereka? Sebaiknya aku menghubungi kak Hugo untuk masalah ini." Kattie berkata sambil berusaha untuk memikirkan apa yang bisa dia lakukan untuk memisahkan Alaya dan Evan secepatnya.


Sayangnya, pada akhirnya, karena Hugo sendiri sedang begitu sibuk bersama dengan orang-orang suruhannya berusaha menghapuskan jejak keterlibatannya dalam bisnis senjata ilegal yang sedang diselidiki oleh Evan itu, membuat untuk waktu yang lama, bahkan lebih dari seminggu, Kattie tidak bisa menghubungi Hugo.


Akhirnya begitu Kattie mendengar info dari asisten pribadi Hugo yang juga baru bisa hubungi setelah sekian lama, Kattie buru-buru menemui Hugo di apartemen mewah tempat dia menginap, tanpa meminta ijin pada Hugo.


# # # # # #


Jika saja dia bisa menemukan pimpinan penyelundup itu, Hugo yakin dia bisa membungkam mulutnya, dan membuat Evan tidak bisa menemukan bukti keterlibatannya dengan penyelundup senjata ilegal itu.


Akan tetapi, sayangnnya hingga saat ini Hugo tidak berhasil menemui pimpinan penyelundup itu, dan justru mendengar info kalau Evan sudah mulai bergerak, dan menangkap beberapa anggota kelompok penyelundup senjata ilegal itu.


"Lalu apa rencana Duke Hugo selanjutnya terhadap duke Evan?" Asisten Hugo langsung bertanya jalan keluar yang sedang dipikirkan oleh Hugo tentang masalah yang sedang kita hadapi.


"Jika tidak bisa memenangkan pertandingan untuk mencapai finish, kita tidak perlu fokus pada garis finishnya lagi, tapi fokus pada lawan kita yang sedang berusaha mencapai finish, mendahului kita...." Hugo berkata sambil menunjukkan senyum smirknya, membuat Kattie yang baru saja datang dan menerobos masuk ke dalam apartemen mewah setelah membuka pintunya dengan password yang dia ketahui itu menghentikan langkahnya.

__ADS_1


Hugo sendiri tidak menyadari kehadiran Kattie, karena apartemen yang dia tempati saat ini merupakan sebuah apartemen mewah, dimana luasnya hampir sama dengan sebuah rumah mewah, sehingga Hugo yang sedang berada di bagian dalam apartemen tidak mendengar ketika pintu terbuka dan Kattie masuk ke dalam apartemen.


Sedang Kattie, begitu mendengar suara Hugo yang menyebutkan nama Evan, langsung memperlambat langkah-langkah kakinya, berusaha untuk tidak menimbulkan suara, sambil menajamkan telinganya untuk mendengar apa rencana Hugo terhadap Evan.


Meskipun Kattie tahu kalau kakaknya itu tahu dia begitu menyukai Evan, tapi Kattie juga mengerti dengan perasaan Hugo yang selalu menganggap Evan sebagai saingannya, dan begitu ingin merebut posisi Evan sebagai duke yang saat ini, bahkan sejak jaman nenek moyang keluarga duke Carsten, memiliki kekuasaan paling besar di Gracetian diantara duke yang lain.


"Kita singkirkan lawan kita, agar untuk mencapai finish, kita tidak lagi memiliki pesaing." Hugo melanjutkan kata-katanya, yang membuat asistennya langsung menganggukkan kepalanya, karena mengerti tentang arah pmbicaraan Hugo.


Untuk Kattie, gadis itu terlihat mengernyitkan dahinya karena tidak tahu apa yang dimaksudkan Hugo dengan perkataannya barusan.


"Hubungi tim kita yang ada di Gracetian, dan minta mereka untuk sedikit menimbulkan masalah di kota Tavisha, buat huru hara di sana agar putra mahkota Alvero, atau raja Vincent meminta duke Evan segera kembali ke Gracetian. Dan setelah dia kembali, di perbatasan sebelum dia memasuki kota Tavisha, kita akan membuat dia mengalami kecelakaan hebat sehingga kita bisa menyingkirkannya dari Gracetian... untuk selamanya. Kita akan membuat kecelakaan itu seolah-olah terjadi dengan tidak sengaja, seperti yang biasa kita lakukan pada yang lain...." Kata-kata Hugo, diakhiri dengan senyum puas sekaligus senyum menunjukkan kelicikan hatinya.


(Kerusuhan atau huru-hara (bahasa Inggris: riot) biasanya terjadi ketika orang berpikiran maju atau modern dan orang berpikiran kuno atau primitif bertemu disuatu tempat untuk melakukan tindak atau kegiatan, biasanya sebagai tindak balas terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil ataupun sebagai upaya penentangan terhadap sesuatu.


Alasan yang sering menjadi penyebab kerusuhan termasuk kondisi hidup yang buruk, penindasan pemerintah terhadap rakyat, perasaan Iri Dengki konflik agama atau etnis, serta hasil sebuah pertandingan olahraga.Huru hara adalah bentuk kekacauan sipil yang biasanya ditandai dengan sekelompok orang yang menyerang dalam gangguan publik dengan kekerasan terhadap otoritas, properti, atau orang. Kerusuhan biasanya melibatkan perusakan properti, publik atau pribadi


Beberapa kejadian huru hara melibatkan adanya provokator yang menyebabkan suasana semakin panas, dan orang-orang semakin emosi sehingga kadang berbuat anarkis).


Kata-kata Hugo membuat mata Kattie membeliak sempurna, dan merasa kaget dengan rencana Hugo yang ingin mencelakai Evan, bahkan ingin menyingkirkan Evan, yang artinya, ingin membunuh Evan.

__ADS_1


__ADS_2