Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
OBROLAN TENTANG ALAYA


__ADS_3

Pertanyaan tepat dari Laurel, membuat semuanya mengalihkan fokusnya dari Enzo, yang mau tidak mau langsung menarik nafas lega karena yang pasti beberapa waktu ke depan dia tidak lagi menjadi bulan-bulanan untuk sementara waktu.


Apalagi Enzo yakin, cerita heboh tentang pernikahan Alaya dan Evan untuk saat ini pasti akan  membuat mereka lebih tertarik daripada cerita tentang kisah cintanya bersama Melva, yang sebagian besar sudah diketahui oleh mereka.


Untuk Larena dan Vincent sedari tadi lebih memilih untuk diam sambil menjadi pendengar yang baik, dengan sesekali saling berpandangan dan melempar senyum satu sama lain melihat suasana akrab di tengah-tengah para pasangan muda yang masing-masing terlihat begitu saling mencintai.


“Mereka sedang menikmati bulan madunya di penthouseku.” Alvero langsung menjawab pertanyaan Laurel yang membuat yang lain merasa semakin penasaran, karena berita yagn mereka dengan pernikahan Alaya dan Evan mengalami sedikit masalah.


“Bulan madu ya? Apa itu benar-benar sebuah bulan madu atau hanya sekedar pengalih perhatian publik dengan cara menghilang untuk sementara waktu sampai kondisi sekitar menjadi tenang? Dari yang aku dengar di berita, pernikahan mereka dianggap hanya sebuah settingan. Sebenarnya apa yang sudah terjadi pada mereka berdua?” James yang semenjak awal juga penasaran dengan kabar pernikahan Alaya dan Evan langsung bertanya kembali tentang Alaya dan Evan, yang sebelumnya sempat membuat Ornado dan yang lain saling menebak-nebak apa yang sudah terjadi pada pernikahan itu.


“Benar, apalagi selama ini memang tidak pernah terdengar kalau mereka berdua memiliki hubungan khusus. Ketika Alaya berlibur bersama kita dan Alvero menyebutkan Evan sebagai salah satu orang yang mungkin cocok menjadi suaminya, wajah Alaya bahkan terlihat langsung menolak.” Laurel yang tidak kalah besar rasa penasarannya terhadap hubungan Evan dan Alaya langsung menambahkan kata-kata James.


“Aku sengaja menjodohkan mereka berdua setelah putra mahkota Christopher melamar Alaya secara resmi…..”


“O, si Christopher ya? Dia selalu saja membuat heboh dengan berusaha mendekati gadis-gadis bangsawan dan gadis dengan status sosial tinggi dari negara lain. Si mata keranjang itu memang suka membuat masalah di negara orang. Tidak pantas laki-laki seperti itu mendapatkan Alaya.” Ornado yang sedikit banyak tahu tentang Christopher, langsung menyambut kata-kata Alvero, menyebutkan nama Christopher tanpa embel-embel putra mahkota, karena baginya entah itu seorang raja, jika orang itu tidak layak untuk dihormati, tanpa ragu Ornado akan menyebutkan namanya tanpa statusnya dengan sikap dingin.

__ADS_1


Ornado tahu sepak terjang Christopher bukan hanya dari berita di dunia maya yang kadang bahkan seringkali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, tapi ada beberapa rekan bisnisnya yang mengatakan bagaimana kacaunya bisnis mereka saat mereka mencoba menjalin hubungan bisnis dengan kerajaan Rodfeel, dimana jika itu melibatkan Christopher pasti akan bermasalah.


Selain masalah sifat Christopher yang begitu mudah jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan para wanita bahkan tidak segan menggoda kekasih atau bahkan istri rekan bisnisnya, cara kerja Chrsitopher yang tidak profesional di dunia usaha membuat para rekan bisnisnya merasa tidak puas dengan kerjasama mereka.


Beberapa diantaranya lebih memilih mengakhiri kerjasama tersebut. Akan tetapi beberapa orang yang lain yang para pemimpin negaranya memiliki hubungan yang memungkinkan Christopher untuk menekan mereka, atau mungkin posisi dan status orang di bawah kekuasaan Christopher terpaksa harus terus menjalankan bisnis itu meskipun merugi dan hanya phak Christopher yang diuntungkan.


Dan kebetulan dua tiga diantara mereka itu kenal juga dengan Ornado, sehingga Ornado tahu tentang info itu.


Apalagi beberapa waktu lalu, sebelum Ornado menikah dengan Cladia, Christopher bahkan sempat berusaha untuk mendekati Amadea, saudara sepupu Ornado yang dikenal cantik, yang merupakan seorang supermodel kelas dunia.


Ketika itu, Christopher yang ingin membuat Amadea tidak bisa membatalkan kontrak sepihak harus mundur begitu mengetahui ada nama Ornado Xanderson di belakang tindakan Amadea.


Seperti kata Alvero pada Deanda dulu, meskipun Ornado bukanlah seorang raja sepertinya, tapi kekuasaan, kekuatan dan kekayaan yang dimilikinya bahkan bisa membuatnya bertindak lebih dari seorang raja dari sebuah negara besar.


“Benar. Aku tentu saja tidak akan membiarkan adikku menikah dengan orang seperti itu. Untuk menolak secara halus, salah salah satu cara terbaik adalah dengan mengatakan kalau Alaya sudah memiliki pria pilihannya dan mereka akan segera menikah.” Alvero mendukung kata-kata Ornado.

__ADS_1


“Daripada seorang pangeran, memang duke adalah posisi yang tepat untuk seorang putri Adalvino seperti Alaya. Podisi Evan sebagai jenderal besar Gracetian akan menguntungkan posisi keluarga Adalvino yang selama ini memegang tampuk pemerintahan resmi. Aku tidak terlalu mengenal duke Evan, tapi melihat sosoknya sekilas, dia pria yang baik sekaligus hebat. Di balik sikap ramah dan elegannya, aku yakin dia seorang pira yang selalu bsia diandalkan dalam berbagai situasi.” Penilaian Ornado terhadap Evan disambut dengan sebuah anggukan kecil dari Alvero maupun Deanda dan Enzo.


termasuk Larena dan Vincent, ikut mengakui bahwa apa yang dikatakan Ornado tentang Evan sangat tepat.


Apa yang digambarkan oleh Ornado tentang Evan bagi mereka sangatlah tepat, dan mata serta insting tajam seorang Ornado, dengan mudah bisa melihat dan merasakan itu dengan cepat.


“Tapi yang terpenting adalah bagaimana dengan Alaya? Jangan sampai ini menjadi sekedar pernikahan politik yang membuatnya tidak bahagia.” James langsung mengeluarkan pendapatnya.


“Awalnya memang Alaya menolak keras untuk menikah dengan Evan, bahkan dia sempat melakukan hal-hal konyol seperti memberikan the yang dibenci oleh Evan bahkan menambahkan garam di dalamnya ketika acara pertemuan keluarga besar Adalvino dan Carsten.” Selain Deanda yang memang sudah tahu tentang hal itu, semua yang lain langsung membeliakkan mata mendengar apa yang sudah dilakukan Alaya pada Evan, termasuk Larena dan Vincent yang tidak menyangka kalau putrinya yang terlihat begitu hormat pada orangtua ternyata mampu melakukan hal seperti itu pada seorang duke seperti Evan.


Sedang Cladia, perkataan Alvero membuatnya sedikit menelan ludahnya sambil melirik ke arah Ornado, karena itu mengingatkan tentang dia yang juga pernah berencana memberikan obat tidur pada Ornado untuk menghindari malam pertamanya waktu itu.


Dan seolah memiliki indra keenam, tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Cladia, dengan cepat Ornado menoleh ke arah Cladia dan tangannya yang sedang melingkar di perut Cladia langsung mengelus lembut pinggang istrinya itu dengan hidungnya yang mancung langsung mencium daun telinga Cladia sambil berbisik mesra.


“Aku justru bahagia waktu itu kamu melakukan hal seperti Alaya….” Ornado berbisik pelan dan meninggalkan sebuah kecupan di telinga Cladia sebelum kembali fokus pada pembicaraan tentang Alaya dan Evan.

__ADS_1


Mendapatkan perlakukan lembut dan begitu mesra dari Ornado, mau tidak mau bulu kuduk Cladia terasa meremang dengan dada berdesir dipenuhi dengan rasa bahagia, merasa begitu dipuja dan dicintai oleh Ornado.


__ADS_2