Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
MENCARI TEMPAT AMAN


__ADS_3

"Segera putuskan apapun yang berhubungan dengan putra mahkota Christopher. Semua kontak, bukti-bukti hubungan kita dengannya, segera singkirkan dengan baik. Meskipun dia sangat berkuasa di negaranya, tapi di Gracetian dia tidak memiliki wewenang apapun. Jadi akan sulit baginya untuk membuat perhitungan denganku." Hugo berkata sambil berjalan ke arah salah satu lemari yang merupakan rak buku, yang tingginya sampai ke langit-langit ruangannya, yang ada di sebelah kanan tempat duduknya.


Dengan sedikit membungkukkan tubuhnya, Hugo menekan tombol yang ada di bagian bawah salah satu rak buku, sehingga lemari buku itu bergerak ke arah kanan dan kiri, sehingga di bagian tengahnya terlihat dinding yang di dalamnya terpasang lemari brankas berukuran besar, dimana di dalam sana, selama ini Hugo menyimpan semua berkas-berkas bukti kejahatannya di dalam sana, termasuk surat perjanjian antara dia dan Christopher.


"Segera pindah alihkan pemilik tanah yang berhubungan dengan Chrsitopher untuk menghilangkan jejak. Ambil beberapa orang dari kalangan bangsawan kelas rendah yang kesulitan keuangan, agar mereka mau menjadi tumbal dalam transaksi ini. Dan seperti biasa, buat dua perjanjian berbeda di bawah tangan yang menyatakan bahwa mereka melakukan itu atas dasar keinginan pribadi tanpa ada tekanan dari manapun untuk melakukan investasi." Hugo berkata sambil sibuk mengambil berkas-berkas dari dalam brankasnya.


"Dan satu lagi buat surat pernyataan bahwa mereka meminjam sejumlah besar uang dariku untuk membeli tanah itu, sehingga jika mereka tidak bisa membayar hutang bersama dengan bunganya, maka semua harta dan juga tanah yang mereka beli akan menjadi milik kita sepenuhnya." Hugo berkata sambil memberikan kode kepada Elio agar mengambil sebuah tas koper untuk memasukkan semua berkas yang jumlahnya begitu banyak itu.


Dan yang pasti, diantara berkas-berkas itu terdapat beberapa bukti kuat keterlibatan Hugo dalam beberapa tindak kejahatan, baik perdata maupun pidana.


(Perkara perdata timbul karena terjadi pelanggaran terhadap hak seseorang seperti diatur dalam hukum perdata. Sedangkan Perkara pidana timbul karena terjadi pelanggaran terhadap perbuatan pidana yang telah ditetapkan dalam hukum pidana.

__ADS_1


Perkara perdata timbul karena terjadi pelanggaran terhadap hak seseorang seperti diatur dalam hukum perdata. Sedangkan Perkara pidana timbul karena terjadi pelanggaran terhadap perbuatan pidana yang telah ditetapkan dalam hukum pidana. Perbuatan pidana tersebut bersifat merugikan negara, mengganggu ketertiban umum, dan mengganggu kewibawaan pemerintah).


Dan yang pasti, diantara berkas-berkas itu terdapat beberapa bukti kuat yang bisa membawa Hugo mendekam dalam penjara seumur hidup, bahkan dengan kekuasaan yang dimiliki Alvero, bisa saja Hugo mendapatkan hukuman mati atas semua kejahatan yang dilakukannya, yang tidak segan-segan menghilangkan nyawa orang tidak bersalah.


“Pastikan semua berkas penting masuk di dalam koper itu!” Hugo yang mengawasi bagaimana Elio sedang memindahkan banyak berkas dari brankas ke dalam koper berkata sambil matanya terus menatap tajam ke arah berkas-berkas itu.


Berkas-berkas yang bisa membawanya ke dalam jurang penderitaan tapi juga merupakan berkas dimana dia mendapatkan banyak keuntungan dan harta kekayaan yang melimpah tanpa harus bekerja keras seperti orang lain, sehingga meskipun dia harus menyingkirkan berkas itu dari brankasnya, bukan berarti dia bisa dengan mudah menghancurkannya.


Hugo bukanlah orang yang mau dengan sabar menunggu hasil dari pekerjaan yang dia lakukan dengan baik, akan tetapi selalu ingin mendapatkan segala sesuatu dengan cara instan dan juga kotor, dia tidak akan perduli, yang penting itu menguntungkan baginya.


“Baik Duke Hugo.” Dengan tangan yang masih terus bergerak Elio menjawab perintah dari Hugo.

__ADS_1


“Setelah ini apa yang harus saya lakukan dengan semua berkas ini Duke Hugo?” Elio yang sudah menutup rapat koper berisi semua berkas itu langsung bertanya kepada Hugo.


“Bawa sejauh mungkin berkas itu ke tempat yang aman, karena aku tidak mau ada orang yang menemukan berkas itu di kantorku. Meskipun duke Evan belum mendapatkan ingatannya kembali, dia bukan orang bodoh yang akan diam dalam waktu lama. Aku yakin, dalam waktu dekat, dia akan bertindak terhadap orang yang dianggap pesaingnya, terutama putra mahkota Christopher yang tidak tahu diri justru membuat duke Evan terpancing.” Hugo berkata sambil memikirkan tentang bagaimana Chrsitopher yang sudah bersikap sok jago selama berada di Gracetian, yang pastinya akan membuat Evan bertindak cepat untuk membuat putra mahkota yang satu itu segera kembali ke negara asalnya, dan tidak lagi berpikir untuk bisa kembali ke Gacetian.


“Dan aku tidak mau seorangpun emnemukan bukti bahwa selama ini aku yang membantu putra mahkota Christopher mendapatkan semua info penting tentang negara ini, termasuk membantunya mencari info dengan menyelundupkan mata-mata ke istana.” Hugo kembali melanjutkan penjelasannya kepada Elio kenapa semua berkas itu harus segera disingkirkan dari tempat kerjanya.


“Lalu kemana saya harus membawa semua berkas ini?”


“Lebih baik kamu membawanya pulang sementara waktu, karena orang pasti tidak akan pernah menyangka kalau aku mempercayakan semua berkas penting itu kepadamu.” Mata Elio hampir saja terbeliak mendengar perintah dari Hugo.


Meskipun tinggal di salah satu pemukiman mewah yang ada di kota Tavisha, tapi rumah yang ditinggali oleh Elio hanyalah sebuah rumah biasa tanpa pengamanan khusus ataupun rumah ayng memiliki tempat persembunyian khusus yang umum dimiliki oleh rumah para bangsawan kelas atas seperti Hugo, sehingga akan sangat beresiko jika Elio menyimpan berkas-berkas penting itu dalam rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2