Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
RASA TIDAK PERCAYA KATTIE


__ADS_3

Bagi Alaya yang sejak dulu hanya mencintai Evan seorang, tindakan mesra dan manis Evan, selalu berhasil membuat dadanya berdebar kencang, dan hatinya selalu berbunga-bunga karena Evan.


“Hati-hati, jangan sampai kamu tergoda oleh duchess Kattie…” Akhirnya Alaya berkata sambil pura-pura memberengut di hadapan Evan yang langsung tertawa kecil.


“Yang bisa membuatku tergoda hanya duchess Alaya. Apa kamu masih meragukannya?” Evan berkata sambil membungkukkan tubuhnya, mendekatkan hidung mancungnya ke leher Alaya, sehingga Alaya bisa merasakan kehangatan nafas Evan dan bau segar dari nafas Evan yang menghembus keluar menerpa leher dan mengalir ke wajah cantiknya.


Ist… sudah larut malam dan Evan bahkan belum sempat membersihkan diri setelah penyergapan ke rumah duke Hugo tadi, tapi kenapa dia masih saja terlihat begitu keren dan menggoda.


Alaya berkata sambil menelan ludahnya dengan kasar melihat bagaimana fasihnya Evan dalam hal menggoda dan membuat jantungnya berlompatan di dalam sana.


Apalagi tiba-tiba saja Evan mencium leher Alaya dengan mesra menggunakan hidung mancungnya, membuat otot-otot di tubuh Alaya terlihat langsung menegang.


Reaksi Alaya yang terdiam seribu bahasa dengan wajah kagetnya membuat Evan semakin merasa gemas dengan sosok istrinya yang selalu berhasil membuatnya beryukur tanpa henti karena kehadiran Alaya dalam hidupnya, membuat dia bisa merasakan dunianya yang semakin cerah dengan sosok Alaya dengan sikapnya yang kadang-kadang tidak terduga dan membuatnya harus selalu siap siaga dengan sikap dan perbuatan Alaya yang kadang sembrono dan seenaknya sendiri.


“Apa itu belum cukup? Lalu… bagaimana dengan ini?” Evan tiba-tiba berkata lembut, sambil tangannya menelusup masuk ke balik pakaian yang dikenakan oleh Alaya dengan senyum menggodanya, sebuah senyum yang bagi Alaya seperti senyuman seorang malaikat yang begitu sulit untuk diabaikannya.


Akan tetapi, nama Kattie yang terlintas di otak Alaya sedang berada di ruangan dokter Jordan, dan Alaya begitu ingin memberinya pelajaran karena sudah berusaha memisahkan dia dari Evan, dan berusaha untuk terus mencari cara agar dapat merebut Evan, membuat Alaya langsung tersadar sekarang dia harus menghentikan Evan.

__ADS_1


Meskipun dia juga menginginkan Evan jika saja waktu dan tempatnya tepat, tapi tidak untuk saat ini, sebelum dia berhasil memastikan Kattie mendapatkan hukuman atas apa yang sudah dilakukannya di masa lalu terhadap laki-laki yang sangat dicintainya itu.


“Eh… Evan…. Bagaimana kalau ada yang melihat?” Alaya langsung berkata sambil menahan gerakan tangan Evan agar tidak semakin naik dan meraih benda kenyal yang merupakan aset pribadi Alaya dan selalu menarik perhatian Evan dan membuatnya hampir lupa diri, padahal awalnya dia hanya ingin sekedar menggoda Alaya.


“Tidak akan ada yang berani datang kemari tanpa permisi.” Evan berkata dengan suara sedikit serak dengan nafas yang terdengar sedikit memburu.


“Tapi bukan itu alasanku berhenti, tapi karena aku ingin menyelesaikan dulu semua urusan kita, agar besok… aku bisa segera mengumumkan pada dunia tentang pernikahan kita, dan status resmimu sebagai duchess Carsten, wanita satu-satunya yang sudah dipilih oleh Evan Carsten dan sudah menjadi milik Evan Carsten secara sah.” Evan berkata sambil menarik kembali tangannya yang berada di balik pakaian Alaya, dan menegakkan kembali tubuhnya, tanpa melepaskan pandangannya dari wajah cantik wanita miliknya itu.


“Ah… andai saja kita tidak sedang menjalankan misi untuk menangkap seekor rubah pengganggu.” Alaya sedikit tersenyum geli mendengar komentar Evan tentang Kattie.


(Sarkasme adalah salah satu jenis majas yang menggunakan kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain dan dapat berupa cemoohan atau ejekan. Sarkasme berasal dari kata Yunani, yaitu sark yang berarti "daging", dan asmos yang berarti "merobek". Jadi secara harfiah, sarkasme berarti "merobek daging").


Sarkasme dapat berupa penghinaan dan celaan yang mengekspresikan rasa kesal dan marah dengan menggunakan kata-kata kasar. Majas ini dapat melukai perasaan seseorang dengan kepahitan diksi yang digunakan dan hujatan yang getir).


Tapi barusan, Alaya mendengar bagaimana Evan menyebut Kattie dengan sebuatan rubah licik, membuat Alaya tahu bahwa Evan juga begitu tidak sukanya dengan Kattie.


“Aku pergi sekarang. Jangan lupa, beraktinglah dengan baik kalau mau menjadi artis hebat dan membaut lawanmu terlihat bodoh dan kalah darimu.” Evan berkata dengan nada menggodanya ke arah Alaya yang langsung meringis mendengar itu.

__ADS_1


Semua yang awalnya direncanakan Evan, sedikit berubah karena permintaan Alaya padanya tadi, dan Evan berhadap jika permintaan Alaya yang ingin dia berpura-pura benar-benar melakukan hipnoterapi tidak dimanfaatkan oleh dokter Jordan untuk mengelabuinya kali ini dan membantu Kattie untuk melarikan diri dari semua kesalahan yang dia perbuat.


Bagi Evan, tidak ada salahnya menuruti permintaan Alaya agar istrinya itu merasa puas setelah bertahun-tahun menahan sakit dan merananya terpisah dari orang yang dicintai karena perbuatan Kattie.


Membayangkan bagaimana kehidupan Alaya saat dia begitu saja melupakannya, membuat Evan mengerti kenapa Alaya sempat begitu membencinya dan berusaha menjauh darinya sehingga Evan bertekad untuk membayar semua masa indah yang hilang itu dengan tekad bahwa mulai saat ini, dia akan selalu ada untuk Alaya dan berusaha membuat Alaya selalu bahagia.


“Hari ini kamu juga harus menjadi seorang aktor yang baik.” Alaya berkata sambil mengerlingkan matanya kepada Evan yang langsung tersenyum dan akhirnya benar-benar pergi meninggalkan Alaya untuk memulai misinya.


# # # # # # #


“Duke Evan akan segera datang. Sebaiknya untuk sementara waktu kamu pergi dari sini, ke ruangan lain yang ada di depan ruangan ini.” Dokter Jordan yang baru saja mendapatkan sebuah pesan masuk dari Evan berkata kepada Kattie yang langsung mengernyitkan dahinya.


“Tidak! Jika aku keluar dari ruangan ini, aku tidak tahu apa yang akan kamu bicarakan dengan duke Evan.” Kattie berkata sambil memandang tajam ke arah Jordan.


Apa maksud perkataan dari Kattie barusan? Apa dia sedang mencurigaiku sekarang ini?


Dokter Jordan berkata dalam hati sambil memandang ke arah Kattie, mencoba bersikap setenang mungkin, agar Kattie tidak menyadari bahwa dia cukup gugup saat ini.

__ADS_1


__ADS_2