
Sentuhan lembut Ornado di posisinya perutnya yang baru saja mendapatkan tendangan dari bayi dalam perutnya, membuat Cladia menoleh ke arah Ornado sembil tersenyum karena perlakuan lembut Ornado, berhasil menenangkan gerakan aktif dari bayi dalam perutnya, seolah bayi itu mengerti bahwa ayahnya sedang berada di dekatnya dan selalu siap untuk mendukung dan melindunginya.
Sentuhan itu, juga menunjukkan bagaimana sayangnya Ornado kepada bayi dalam perut Cladia, dan yang pasti, meskipun belum bertemu secara fisik, dari sentuhan Ornado, bayi dalam perut Cladia itu juga bisa merasakan rasa sayang Ornado padanya, sentuhan yang begitu sering diberikan oleh Ornado padanya.
Dan bukan hanya sekedar sentuhan, tapi bisikan lembut selalu saja tidak lupa dilakukan Ornado setiap kali dia memiliki kesempatan untuk berdua dengan Cladia dan bisa berbisik di perut Cladia, menyapa bayi dalam perut itu dengan lembut.
(Ketika ibu menjalani kehamilan, bukan hanya peran ibu yang penting dalam menjaga kesehatan bayi dalam kandungan. Peran ayah menjadi salah satu hal yang tidak kalah penting dalam proses tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Tidak hanya memerlukan rutin pemeriksaan pada dokter kandungan, bayi dalam kandungan juga memerlukan perhatian ayah sejak dalam kandungan.
Keberadaan ayah dapat membuat situasi menjadi lebih nyaman. Ketika rasa cemas dan takut tidak diatasi dengan baik, kondisi ini berisiko menyebabkan ibu mengalami stres yang dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol.
Melansir dari Huffington Post, meningkatnya hormon kortisol pada ibu hamil dapat mengganggu perkembangan otak pada janin dalam kandungan. Hal ini memengaruhi tumbuh kembang bayi setelah dilahirkan. Untuk itu, peran ayah cukup penting dalam menjaga kesehatan otak bayi dalam kandungan.
__ADS_1
Selain membantu proses tumbuh kembang otak anak menjadi optimal, rajin mengajak bayi berbicara dalam kandungan juga mampu menstimulasi fungsi pendengaran dan bahasa sejak dalam kandungan. Dengan begitu, saat bayi dilahirkan, bayi sudah lebih nyaman mendengar suara ayahnya).
“Wah, pasti menyenangkan bisa bertemu dengan pasangan heboh dari Gracetian itu. Aku benar-benar tidak akan membiarkan mereka berdua tenang-tenang saja setelah melakukan pernikahan tanpa mengundang kami semua. Alaya benar-benar harus mendapatkan ceramah panjang dari kami. Mungkin harus mendapatkankannya beberapa sesi sekaligus.” James berkata sambil tersenyum menyeringai, membuat Enzo langsung mengacungkan jempol ke arah James dengan sikap mendukung penuh tentang rencana James untuk mengolok-olok Alaya saat mereka bertemu nantinya.
Habislah kamu Alaya. Kemarin-kemarin Enzo belum puas menggodamu, dan sekarang ada banyak orang yang sudah bersiap untuk menggodamu habis-habisan, dan kamu tidak akan bisa menghindari godaan mereka.
Deanda berkata dalam hati dengan menahan senyum gelinya, tidak bisa membayangkan bagaimana kikuk dan tidak berdayanya Alaya nanti malam karena harus menghadapi banyak orang yang sepertinya memang sudah mempersiapkan diri untuk menggoda pasangan pengantin baru itu.
Melihat itu, yang lain segera mengikuti apa yang dilakukan oleh Alvero, bangkit dari duduknya dan bersiap untuk menikmati makan siang mereka.
“Ah ya… makan siang kita bersama dengan para pangeran dan putri penghuni istana lainnya. Apa kalian tidak masalah dengan itu?” Alvero yang hampir saja melangkahkan kakinya kembali membalikkan tubuhnya, berkata sambil memandang ke arah para tamu kehormatannya itu.
__ADS_1
“Memang ada masalah apa kalau kami makan bersama mereka Alvero? Bukankah mereka juga orang-orang penting bagimu? Dan juga penghuni istana juga?” Ornado langsung mewakili yang lain dan bertanya balik kepada Alvero.
“Oke kalau begitu. Hanya saja, jangan salahkan mereka ya, kalau nanti mereka menatap kalian dengan sikap heran atau bahkan tidak berkedip.” Alvero berkata sambil tesenyum mengingat waktu itu, dimana Ornado mengunjungi istana dan ikut makan pagi bersama dengannya di istana.
Saat itu para putri terutama yang masih lajang, memandang Ornado dengan tatapan terkagum-kagumnya, sampai-sampai mereka tidak lagi fokus pada makanan mereka, tapi terus mencuri pandang ke arah Ornado.
Apalagi saat itu berita tentang Ornado yang sudah menikah dengan seorang gadis berasal dari Indonesia belum secara resmi diberitakan oleh media, masih menjadi berita yang simpoang siur dan diragukan kebenarannya.
“Sayangnya kalian adalah barisan para pria tampan yang sudah memiliki tambatan hati masing-masing. Kalau tidak, aku yakin para putri Gracetian akan berebut untuk mencari info tentang kalian, dan akan memohon para Alvero agar mereka bisa mendapatkan paling tidak nomer handphone kalian.” Enzo langsung mengeluarkan komentarnya tentang teman-temannya yang memang para prianya merupakan para pria tampan dengan kehebatan mereka masing-masing di bidangnya.
“Dan tolong untuk kalian para pria, harap dimaafkan kalau nanti akan ada beberapa pangeran yang mungkin tidak bisa menolak pesona para istri kalian yang mengagumkan sehingga mereka juga bertingkah sebelas dua belas dengan para putri kepada kalian.” Deanda ikut mengeluarkan komentarnya begitu mendengar kata-kata dari Enzo.
__ADS_1
“Wah, aku lupa. Betul itu… apa yang dikatakan Deanda betul sekali. Jadi harap kalian menahan diri untuk tidak marah dan cemburu kalau kecantikan dan pesona istri kalian membuat mata para pangeran sulit berpaling. Harap dimaklumi ya.” Enzo kembali berkata sambil tertawa geli, karena dia sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi di ruang makan istana nanti.