Another CINDERELLA

Another CINDERELLA
BELUM MENYERAH


__ADS_3

“Setelah ini ada satu hal lagi hasil perbuatanmu yang harus kamu selesaikan denganku. Kamu masih berhutang satu hal pasaku, dan kamu pasti tahu itu." Evan berkata kepada dokter Jordan yang sedikit mengerutkan keningnya setelah mendengar kata-kata Evan dengan tatapan mata hijaunya yang indah seperti zamrud, tapi bagi dokter Jordan, mata itu begitu tajam untuknya, sehingga dia tidak berani menatapnya secara langsung secara terus menerus, seolah silau dnegan amta hijau bak zamrud tersebut.


(Zamrud (Be3Al2SiO6) adalah batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau sampai hijau tua. Kekerasan zamrud termasuk tinggi (7,5 dalam skala Mohs). Zamrud termasuk mineral silikat beril dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Adanya vanadium dan besi yang menyertai kelumit kromium akan menyebabkan ragam zona pada warna hijau tersebut. Kekerasan zamrud termasuk tinggi. Batu zamrud dalam bahasa Inggris disebut emerald.


Zamrud kira-kira 20 kali lebih langka dibandingkan dengan berlian, dan bernilai sangat tinggi. Zamrud  adalah perhiasan paling mahal di pasaran, terkadang bahkan lebih mahal daripada berlian sekalipun, meskipun hanya jenis-jenis tertentu. Batu ini memang memiliki harga yang cukup mahal, terutama batu zamrud yang berkualitas Jyotish. Dengan khasiat penyembuhannya yang luar biasa, batu zamrud dapat mengobati penyakit yang berhubungan dengan jantung, perut, ginjal dan otak.


Selain itu, batu ini juga sangat baik untuk kulit sehingga sering dijadikan perhiasan. Terakhir, zamrud juga dipercaya bisa mengurangi tingkat stres pada orang yang memakainya. Namun ada beberapa manfaat batu zamrud, yaitu sebagai perhiasan dan beberapa orang lainnya percaya bahwa batu ini adalah batu pembawa keberuntungan bagi yang menggunakannya).


"Saya... sungguh tidak mengerti dengan apa yang dimaksudkan oleh Duke Evan." Doker Jordan berkata dengan suara ragu, sedang Evan dengan wajah serius yang jarang sekali ditunjukkannya di depan orang lain itu masih terus menatap lurus dan tajam ke arah dokter Jordan.


"Bawa duchess Kattie padaku, bagaimanapun caranya. Walaupun kamu sudah mengembalikan semua ingatanku, aku tidak akan berterimakasih padamu atas apa yang sudah kamu lakukan, meskipun aku tahu, kamu hanya melakukan perintah saudara sepepumu waktu itu. Akan tetapi, sifatmu yang tidak memiliki prinsip kuat untuk menolak sesuatu yang salah merupakan kesalahanmu sendiri. Dan aku mau Kattie membayar apa yang sudah dia lakukan padaku dan juga istriku.” Dokter Jordan hanya bisa menelan ludahnya dengan susah payah mendengar perintah dari Evan.

__ADS_1


Perintah Evan membuat dokter Jordan merasa semakin terjepit, karena jika dia melakukan perintah Evan, itu artinya, dia melawan keluarga duke Brown, termasuk Hugo yang dia tahu bisa melakukan apa saja untuk kepentingan dan keuntungan pribadinya, bahkan tanpa perduli dengan nyawa orang lain.


Tapi untuk saat ini, dokter Jordan tahu satu-satunya pilihan yang dia punya, adalah menuruti permintaan Evan, kalau tidak mau hidupnya lebih sengsara daripada melindungi Kattie yang jelas-jelas memang sudah melakukan kesalahan besar pada Evan dan Alaya, dua orang dengan kedudukan penting di Gracetian, seorang duke dan seorang putri keturunan Adalvino.


"Kamu sudah membuat aku melakukan hal yang kejam pada wanita yang begitu aku cintai, dengan mengabaikannya begitu lama, membiarkan dia sendiri tanpa aku bisa menemaninya. Aku akan melepaskanmu, tapi sebelumnya... bawa duchess Kattie di hadapanku untuk mempertanggungjawabkan semua yang sudah dia lakukan padaku dan duchess Alaya!" Evan berkata sambil memberikan kode para Sam, agar membawa dokter Jordan keluar dari apartemen mewah miliknya, dan melakukan rencana yang sudah dia bahas dengan Sam, memancing Kattie keluar dari tempat persembunyiannya.


“Kita pergi sekarang dokter Jordan!” Meskipun dengan sikap tetap sopan, tapi dari suara tegas dari Sam yang memerintahnya, dokter Jordan tahu kalau asisten pribadi Evan itu tidak ingin menunda waktu untuk membawanya pergi dari sini.


"Alaya... my princess... aku harus segera menemuimu, dan meminta maaf padanya, untuk setiap kejadian yang dia alami karena aku yang sudah melupakannya. Pantas saja dia begitu bersikeras untuk menolak menikah denganku waktu itu. Aku sudah begitu menyakitinya... Aku bersalah... aku bersalah padamu my princess." Evan berkata sambil berlarian keluar dari apartemen mewahnya, menuju tempat parkir apartemen itu, untuk mengambil mobilnya, agar dia bisa segera menemui istrinya.


# # # # # # #

__ADS_1


"Kenapa hari ini aku sial sekali? Bertemu dengan orang yang sangat tidak ingin aku temui di saat seperti ini." Hector berkata dalam pelan sambil melirik ke arah dimana Christopher sedang berjalan memasuki area bandara kota Tavisha, seolah sedang mengikuti apa yang sedang dilakukan oleh Hector yang berniat kembali ke negaranya setelah mendengar berita tentang pernikahan Alaya dan Evan.


"Sudah mau kembali? Apa kamu sudah menyerah?" Christopher langsung bertanya keapda Hector dengan anda terdengar meremehkan, membuat Hector langsung mendengus.


Sedang pengawal mereka, meski dari kedua belah pihak langsung bergerak mundur, agar pembicaraan antara kedua majikan mereka bisa berjalan dengan baik, akan tetapi mereka tetap dalam posisi siaga, siap dengan segala kemungkinan, termasuk jika sampai kedua pemimpin mereka bertikai nantinya.


"Bukannya kamu juga sudah menyerah? Karena tidak mungkin kamu berani melawah duke Evan dan raja Alvero?" Hector langsung menjawab pertanyaan Christopher dengan senyum mengejeknya, membuat Christopher maju selangkah agar bisa jauh lebih dekat dengan Hector.


"Aku? Menyerah? Tidak mungkin.... itu pasti hanya sebuah khalayanmu. Jelas-jelas yang akan segera kembali ke negaranya adalah kamu, menunjukkan kalau kamu sudah menyerah lebih awal, bhakn sebelum memulai perang." Christopher berkata sambil mencibirkan bibirnya di akhir perkataannya.


"Jangan berkelit, kamu juga ada di tempat ini, pasti bukan karena iseng, ingin berkata apalagi kamu? Bukannya kamu mau melarikan diri pulang ke negaramu sendiri setelah mendengar lamaranmu benar-benar ditolak dan tidak adalagi harapan?" Hector langsung membalas sindiran Christopher padanya dengan mengungkit-ungkit tentang lamaran Chrsitopher yang sebenarnya sudah ditolak lama, tapi Chrsitopher tak kunjung menyerah untuk membuat pihak istana gracetian menerima lamarannya dengan berbagai cara.

__ADS_1


Dan salah satu cara Christopher adalah dengan tinggal cukup lama di Gracetian, mengunjungi dan memberikan bantuan kepada beberapa panti jompo, panti asuhan, maupun bantuan secara materiil kepada beberapa pelaku usaha kecil, untuk menarik simpati rakyat Gracetian.


Karena selain mengandalkan hasil penyelidikan Hugo, Chistopher mendapatkan info bahwa memang benar selama ini hubungan Evan dan Alaya bukan karena cinta, tapi adanya pemaksaan dari pihak -pihak lain yang tidak bisa dilawan oleh mereka berdua, salah satunya adalah Alvero yang memang sedari awal tidak terlalu suka jika para keturunan bangsawan Gracetian menikah dengan pihak bangsawan lain dari luar negerinya.


__ADS_2