
Pas pria itu melihat kemolekan dan bibir seksi Nadia, hasratnya mulai gak tertahankan, ya namanya juga laki-laki normal mana tahan lihat wanita seksi, apalagi Nadia putih mulus dan memiliki bodi ideal bagi semua cewek. karena Nadia gak punya pakian ganti, jadi entah pria asing itu ambil baju daster cewek itu dari mana, sehingga, ia memberikan ke Nadia untuk ganti baju susternya, namun baju itu membuat Nadia celaka, karena pas Nadia berbalik baju dasternya tersingkap ke atas dan kelihatanlah semua paha mulus Nadia, bahkan sampai kelihatan **********.
Justru itu yang membuat laki-laki itu gak tahan dan makin nekat melakukan hal yang tak di inginkan oleh Nadia.
Membuat laki-laki itu sudah gak kuat menahan hasratnya ia dengan susah payah menelan selivenya, laki-laki mana yang tahan coba mihat pemandangan yang indah di depan mata namanya juga laki-laki normal, jadi pas melihat seperti itu pasti naluri laki-lakinya langsung merontak.
Kali ini pria itu sudah gak tahan lagi ia langsung mencumbui Nadia membuat Nadia seketika kanget dan teriak, tapi seketika mulutnya di tutup oleh mulut sih pria agar Nadia gak berteriak, dan benar saja Nadia langsung diam dan menikmati setiap permainan yang sudah dilakukan oleh laki-laki tersebut, walapun dia masih memberontak tapi namanya tenanga orang sakit sekuat apa, gak ada tenanga.
Mau tak mau Nadia hanya pasra, ya itu aja yang bisa Nadia lakukan lagian ia memberontak juga parcuma, jadi untuk apa ia membuang tenanga apa lagi sekarang mereka berdua sudah sama-sama menikmati, laki-laki tersebut dengan lihai dan brutalnya mencumbui Nadia.
Akhirnya Nadia kesekian kali dia pasra, sedangkan sih laki-laki dengan semangat ia menguncang tubuh Nadia sampai Nadia meringis karena perutnya agak nyerih dan laki-itu juga melakukannya dengan kasar, tapi dasar laki-laki bejat ia malah menikmati permainannya di atas Nadia, gak ada rasa kasian sedikit pun, setelah lama barulah laki-laki itu puas dan ia melepaskan diri dari Nadia.
Dan laki-laki tersebut merebakan tubuhnya disamping Nadia sambil mencium bibir tipis Nadia. Sembari berkata lirih." sayang makasih ya kamu sudah memberikan aku kepuasan, nanti besok aku datang lagi ya. Kamu tenang aja nanti kalau sekali aku gak akan melakukan nya dengan kasar hanya tadi aja karena kamu mberontak sih. Coba kamu diam dan menikmati aku pasti gak kasar.
Kamu tenang aja aku akan membuat kamu puas kamu akan merasakan kenikmatan. Namun Nadia mala diam dan manatap kosong ke langit-langit kontrakan, ia meratapi nasibnya yang sekarang hancur berkeping-keping kayak sudah gak berguna lagi hidup didunia ini yang penuh dengan musiba.
Dalam satu hari tiga laki-laki yang sudah mencicipi tubuh mungil Nadia, bagaimana nadia gak syok, Nadia berusaha bangun dan duduk bersandar di tembok, sembari memandangi pria asing yang ada didepannya itu, yang baru saja berbagi peluh dengannya.
__ADS_1
Pria itu kelihatan manis dan wajah kalem tapi sayangnya perbuatan tak sesuai dengan wajahnya, Nadia menatapnya dengan tatapan marah, sembari bertanya kenapa orang itu berani melakukan hal tak senono itu terhadapnya, dan kesalaham apa yang sudah ia lakukan sehingga, mereka dengan brutal menodainya.
"Siapa kalian sebenarnya? Kenapa tadi malam satu yang aku pikir dia pria yang baik dan bisa menolong aku, tapi ternyata aku salah dia laki-laki bejat sama juga kayak kamu karena hari ini sebelum kamu datang ada satu orang lainnya. Jadi saya mau tanya mau apa kalian.? Sehingga kalian memperlakukan aku seperti ini apa salahku padamu sehingga kamu berani menodai aku, apa kita perna ketemu sebelumya."
Tanya Nadia memandangi laki-laki yang ada di hadapannya itu, walaupum Nadia masih menahan sakit tapi ia gak mau menunjukan wajah pucatnya ke laki-laki itu. Namun yang di tanya bukanny menjawab, tapi ia mala menatap Nadia dengan tatap yang tal bisa di artikan sebelum ia buka suara.
"Kamu mau tahu kenapa hidup kamuenderita seperti ini, perna gak kamu merasa bersalah dan gak nyalahin oran terus. Seharusnya kamu itu intropeksi diri kenapa inj bisa terjadi dalam hidup kamu, aku tahu siapa kamu sebenarnya, aku tahu kamu ini seorang buronan yang sekarang lagi dalam pencarian, dan aku juga tahu kalau kamu kabur dari rumah sakit apa kamu mau aku bawah kamu sekarang ke kantor polisi mau gak."?
Nadia benar-benar terkejut mendengar perkataan laki-laki itu, karena ia gak percaya kalau laki-laki yang ada di hadapannya itu bisa mengetahui kehidupannya, tapi bukan Nadia namanya kalau gak memiliki seribu alasan.
"Hahaha sok tahu lo bejat...saya ini sakit dan saya memang sudah keluar dari rumah sakit tapi pada saat saya cari taksi untuk palang mala ketemua sama laki-laki brangset itu dan membawah saya kesini. Tapi bukan dalam arti kalian memanfaatkan kondisi aku untuk memuaskan naf**u birahi kalian kan,"
"Mamang ya dasarnya perempuam murah gak perna sadar, kamu tadi bertanyakan kesalaham kamu apa, memang selama ini kamu gak pernah merasa kalau kamu pernah menyakiti banyak orang termasuk orang tua kau, jadi memdingan kamu berubalah jika tidak saya takut kamu akanenderita."
"Haahha kamu belum tahu ya siapa aku, biar aku beritahu kamu, kalau ini adalah anak perempuam dari seorang pengusaha sukses di kota ini, dan suami aku apalagi dia adalah orang terpandang jadi mendingan antar saya pulang ke rumah ku, kalau kamu mau aku alan memaafkan kamu tapi kalau kamu gak mau dan aku kasih tahu suamiku kami akan kena masalah besar."
"Haha pede banget kamu, mamangnya kamu siapa main perintah aku, jangan harap aku ikuti perkataan kamu karena aku gak bodoh seperti kamu. Dan kamu yakin suami dan orang tua kamu bisa menerima kamu lagi setelah apa yang sudah kamu lakukan."
__ADS_1
Setelah selesai pria itu bicara ia langsung bergegas masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, karena pria itu malas dengar ocehan Nadia, sebelum pria itu datang temannya yang pura-pura jadi supir untuk menjebak Nadia itu, sudah cerita semua tentang siapa Nadia makanya pria itu tahu.
Tak lama kemudia pria itu keluar dari dalam kamar mandi dengan kondisi segar, ia langsung memunggut pakiannya di lantai dan pakai kembali, setelah itu ia hendak melangkah keluar dari dalam dan pulang kerumahnya, namun tak di sangka Nadia tiba-tiba menahan pria tersebut.
"Tungggu........"
******
Hay para pembaca setia ku, makasih ya sudah mampir.
Maaf masih banyak kesalahan dalam penulisan.
Dan disini saya mau beritahu agar semua kak pembaca gak bertanya kenapa partnya Nadia banyak, karena memang saya sengaja.
saya sengaja karena setelah Nadia disiksa oleh orang suruhan Cessie.
Dia nanti akan kabur dan pergi ke tempat Iksan tapi mala di usir begitu juga nanti ke tempat orang tua namun ia tetap mengalami hal yang sama.
__ADS_1
Yang terakhir baru masuk penjara jadi sabar ya.