Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
50:50 Karma Itu Instan


__ADS_3

Bu ayu yang sudah bagun tidur tapi karena badan nya sakit ia belum bergerak dari tempat tidurnya, namun karena ia mendengar pekikan dari sinta bu ayu spontan langsung bagun dari tidur, takut terjadi apa-apa sama anak gadisnya itu.


"Sinta kamu kenapa sih teriak begitu bikin kaget tahu, mana badan mama lagi sakit bangat lagi, kamu kenapa, kamu masih pagi-pagi bikin kesel". Tanya bu ayu heran melihat anak gadisnya dari tadi diam aja setelah teriak kencang.


Karena malas sinta bicara ia hanya menyodorkan sebuh kertas yang sudah di baca oleh sinta


"Apa ini, kenapa kasih ke mama sinta? orang mama nanya bukannya kasih tau aja, ah bikin ribet aja." ujar bu ayu emosi lihay tingkah anak nya


"Makanya ma, baca aja tuh isi kertasnya biar tahu jangan ngomel aja sinta juga pusing gak ada makanan lapar lagi, hmm tah gini sinta di rumah mbak cessie enak makanan disitu mana lagi tidur di kasur yang empuk, kamar ber ac." ngomel sinta bikin bu ayu jadi kesal juga sama anak gadisnya.


Bu ayu menerima kertas itu dan langsung membacanya seketika ia membuka lebar mulutnya dan kaget gak menyangka mereka mengalami nasib seperti ini, kalau di rumah cessie hanya duduk dan perintah tapi mala sekarang mereka yang di jadikan pembatu gratis oleh calon mantu yang katanya baik dan bisa kasih cucu.


Mereka gak menyadari kalau perempuan yang mereka sanjung akan membawa malapetaka untuk mereka dan kehancuran untuk kehidupan mereka terutama surya.


"Apa....ya ampun nadia......... berani sekali kamu menyuruh kita masak dan bersihkan rumah jadi maksudnya kamu kita di jadikan pembantu disini, keterlaluan nadia" pekikan terdengar nyaring di telinga sinta karena bu ayu.


" Ma.......pelan dong teriaknya gak budek ma telinga sinta...Ya mau gimana lagi kalau kita gak lakakuan, berarti kita gak makan ma, mama gih sana yang bersihkan semua sinta mah ogah." ujar sinta berlalu pergi.


"He sin jangan kurang ajar ya sama orang tua kamu harus bantu dong, kita harus bagi tugas biar mama yang belanja terus masak, sedangkan kamu nyapu pel dan cuci pakian." ujar bu ayu


"Ha...mama gak salah? Mama kan tahu sinta gak tahu nyuci..mama aja gih, sinta lapar ma." dasar sinta malas, biar bu ayu juga tahu rasa manjain sinta jadi kena karma kan, rupanya karma itu instan.


Dengan terpaksa dan berat hati hari ini bu ayu dan sinta benar-benar di jadikan pembantu oleh nadia, kalau gak mau kerja ya gak makan, surya sekarang juga gak bisa berbuat apa-apa karena dia juga berharap uang dari nadia sekarang. Bod**h nya surya selama ini gajinya di pengang oleh nadia semua, gak berpikir nanti kedepannya jadi seperti ini.

__ADS_1


Apa lagi pekerjaan mereka di kantor lagi bermasalah, pak arya belum pecet surya dengan nadia karena atas permintaan dari cessis, karena cessie mau berikan kejutan untuk kedua orang itu sebelum menyeret mereka berdua ke penjara.


Atas permintaan cessie lah yang membuat pak arya masih diam aja, karena setelah ini cessie juga akan kembali memimpin perusahaan, dan pak arya hanya memantau aja.


Hari ini kondisi sinta dan bu ayu sangat prihatin, yang awalnya hanya manja di rumah bangun tidur makan, setelah di usir dari rumah cessie yang katanya menantu gak berguna dan miskin sekarang mala jadi babu di tempat calon mantu yang dipilih oleh mereka sendir haahhaha...makan tuh karma.


"Duh capek banget hari ini rasanya gak sanggup pengen kembali ke tempat mbak cessie aja deh, nanti aku kesana sengaja minta maaf biar aku di ijinkan tinggal di sana kayak mbak eva, karena aku tahu sebenarnya mbak cessie orang baik. Hanya karena aku aja yang termakan hasutan mama ikut jahatin mbak cessie, jadi seperti ini hidupku ikut menderita apes banget" ujar sinta


"Sinta.........tolong bantu mama dulu cepat lihat dulu ikan itu mama lagi goreng, mama kebelet nich cepatan sakit perut mama" teriak bu ayu


Baru juga sinta simpan pel sudah dengar suara bariton dari sang mama menyuruhnya melihat ikan yang lagi di goreng, awalnya sinta malas tapi mau bagaimana lagi, ia dengan malas bertolak ke dapur untuk melihat ikannya, sambil mengerutu sama sang mama.


"Aduh mama....baru juga simpan pel udah di teriakan, mana pakian belum di cuci lagi, memang si pake mesin cuci tapi kan aku gal tahu caranya."


Tapi karena sinta gak perna masak jadi dia gak tahu ikannya sudah matang atau sudah gosong. Sinta juga agak takut dekat dengan kompor karena percikan minyak, akhirnya ia hanya pantau dari jauh aja jadi ia gak tahu kalau ikan yang ada di atas kompor sudah beruba warna menjadi hitam pekat heheehheh.


"Kok kayak bauh ikan gosong, Astaga sinta sepertinya ikan semua sudah gosong". Bu ayu dengan langkah seribu berlari mendekati kompor ternyat ia melihat sinta main hp, betapa terkejutnya bu ayu melihat asap dari kompor sudah membumbung tinggi, sontak ia teriak sinta.


"Sinta......."teriak bu ayu sedangkan sinta yang asyik main hp tergeloncat kaget, sampai hp yang ada di tangan terhempas dan jauth ke lantai, ia langsung bangkit dari tempat duduknya dan ikut terkejut melihat asap keluar dari kompor bahkan seharusnya ikan yang nanti akan menjadi lauk untuk mereka makan hagus gak bisa di makan sudah kayak arang.


"Kamu ini anak gadis tapi gak berguna sama sekali ya tadi itu mama menyuruh kamu untuk lihat ikan bukan main hp, kalau kontrakan ini terbakar kamu mau tanggung jawab ha, terus sekarang kita mau makan apa, ikan sudah gosong begini, mana mama gak ada uang." emosi bu ayu sudah mengebu-gebu melihat anak gadisnya itu.


"Lah, mama kan tahu sinta gak bisa masak mana lagi percikan minyak kemana-mana kalau kena sinta gimana ma, lagian mama juga ngapain si di kamar mandi lama kali". Ujar sinta yang gak bisa membaca situasi membuat emosi bu ayu meluap akhirnya sinta kenapa hajar.

__ADS_1


Prakkkkkkkk!


Akhrrrrrrrr!!


"Kamu memang anak gak berguna hanya di suruh lihat ikan aja gak bisa mala melawan lagi" sangking emosinya bu ayu hadiain sinta satu tamparan keras.


Sedangkan sinta yang gak siap tadi terhuyung kebelakang, ia langsung memengang pipinya yang sudah merah karena tamparan keras dari bu ayu.


"Ma, kenapa nampar sinta, memang benar sinta gak bisa masak, seharusnya tadi mama gak usa nyuruh sinta" ujar sinta dengan dengan bulir bening lolos begitu saja dari matanya.


"Iya jadi mulai sekarang kamu harus belajar masak, nyapu pel dan nyuci jangan manja ini bukan di rumah perempuan egois itu lagi" ujar bu ayu


Pagi ini selain bu ayu dan sinta jadi pembantu, hubungan mama dengan anak juga sudah mulai rengang karena bu ayu menampar sinta sedangkan sinta gak terimah.


******


Hay para pembaca setia...sudah puas belum,


saya sudah kabulkan permintaan setiap para


pembaca.


Tapi ini belum seberapa ya, masih berlanjut

__ADS_1


bahkan nadia dan surya juga akan menuju


kehancuran.


__ADS_2