Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
293


__ADS_3

Cessie yang sudah menghubungi Faya sekarang bersama dengan sang ibu berbincang di ruang tengah sambil menunggu dokter Julio, karena mereka akan segerah ke rumah sakit sekarang bukan dokter Julio yang periksa Cessie melaikan dokter Beatrix yang akan memeriksa Cessie, dokter Julio sudah komfirmasih dengan dokter Beatrix jadi tinggal menunggu kedatangan Cessie saja.


Karena sudah jam tujuh namun dokter Julio belum kunjung sampai membuat Cessie kuatir takutnya terjadi sesuatu dengan dokter Julio.


"Bu, tumben mas Julio belum datang biasanya cepat sekali datangnya"?


"Kamu sabar nak mungkin masih di jalan tahu sendiri kalau pagi begini macet dimana-mana mungkin masih terjebak macet lagian jam delapan kan baru ke rumah sakit ini masih jam tujuh juga." seruh ibu Intan


"Iya juga sih bu tapi ya takut saja mas Julio kenapa-kenapa di jalan"


"Kamu tenang saja nak mungkin sebentar lagi sampai, oh ya nak, selama kamu dan Surya bercerai tidak sekalipun kamu datang jenguk dia di lapas dan juga ibunya di rumah sakit mau bagaimanapun juga dia adalah ayah dari anak kamu, memang ibu dan ayah emosi dan marah saat tahu dia menyakiti kamu, tapi sekarang dia sudah masuk penjara bahkan selingkuhannya juga sudah di penjara memang belum ada putusan dari majelis hakim tapi ibu yakin dia juga bakal dapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya."


"Jadi maksud ibu Cessie datang kesana sekali untuk menjenguk mereka begitukah"?


"Ya bukan seperti itu sih tapi ya terserah kamu nak ibu hanya asal bicara saja dari kanunya gimana, bisa jadi dia sudah beruba lebih baik"


"Nanti saja bu saat ini Cessie belum memikirkan itu karena Cessie mau fokus dengan persiapan kelahiran Cessie jadi Cessie tidak mau pikiran Cessie ternganggu, lagian sekarang Cessie sudah punya mas Julio yang siap siaga memperhatikan Cessie dan anak Cessie padahal anak yang Cessie kandung bukan anak mas Julio, tapi justru mas Julio sangat perhatian. Nah tuh pria brengset itu ayah biologisnya tapi justru tidak punya hati sama sekali."


Cessie dengan bu Intan yang asyik ngobrol terdengar ada klakson mobil dari luar Cessie dan bu Intan bangkit dari duduk mereka dan hendak keluar namun mereka justru berpapasan dengan dokter Julio di depan pintu.


"Eh...nak Julio ibu dan Cessie pikir nak Julio masih di luar makannya kami ingin keluar tahunya sudah disini yuk masuk dulu gak buru-burukan"?

__ADS_1


"Hehehe maaf bu, Julio bawain Cessie stok susu makanya bawah kedalam kita langsung berangkat saja bu nanti pulang baru singah saja takutnya macet"


"Nak tidak usa repot-repot Cessie masih tanggung jawab ibu dan ayahnya tapi kalau kalian sudah sah barulah Cessie tanggung jawab kamu walaupun nanti kalian berdua punya penghasilan masing-masing."


"Iya bu...makasih tapi saya hanya berikan apa yang sepantasnya saya berikan karena yang Cessie kandung itu adalah anak saya juga bu, saya terimah mereka berdua dengan tulus"


"Ya ampun nak tulus kali hati kamu makasih ya nak, karena kamu sudah mau menerima anak ibu dengan baik tidak memandang statusnya, ya sudah kalau begitu letakan saja barang-barangnya disitu dan pergilah nanti bibik yang atur semuanya"


Dokter Julio meletakan barang bawaannya dan tidak lama kemudian bibik datang dan membawah barang itu untuk dirapikan. Cessie sangat terharu dengan setiap perhatian dari dokter Julio Cessie berharap ini adalah yang pertama dan terakhir baginya.


Cessie tidak mau gagal yang kedua kalinya sehingga Cessie tidak suka sang kakak doyan mempermaikan perasaan perempuan apalagi yang dipermainkan adalah sahabat baik Cessie.


Setelah selesai meletakan dokter Julio menyalami bu Intan dan mengajak Cessie pergi.


"Iya bu Julio pamit ya bu"


"Hati-hati kalian ya nak jangan ngebut-ngebut apalagi jam segini masih macet"


Dokter Julio mengandeng tangan Cessie dan berlalu pergi menuju ke mobil sedangkan bu Intan kembali masuk kedalam rumah dan menuju ke kamarnya untuk istirahat, karena memang saat ini kondisi bu Intan agak sedikit tidak stabil. Makanya pak Arya tidak perna menginjinkan istrinya pergi ke butik menurut pak Arya istrinya bisa kerja dari rumah tanpa harus ke butik karena sudah ada orang kepercayaan bu Intan disana jadi tidak perlu bu Intan cape-cape.


Dokter Julio membukakan pintu mobil untuk Cessie dan setelah sudah di pastikan Cessie aman dokter Julio masuk kedalam mobil dan menghidupkan mesinnya, dan menjalankan mobil keluar dari pekarangan rumah, mobil melaju dengan kecepatan sedang karena mengingat Cessie lagi hamil jadi dokter Julio tidak mau nanti Cessis kenapa-kenapa.

__ADS_1


"Sayang kamu baik-baik sajakan, kamu harus menpersiapkan diri untuk melahirkan ya kamu sih gak mau sesar maunya harus normal"


"Aku ingin merasakan bagaimana melahirkan dengan normal mas, lagian normal itu lebih bagus karena merasakan sakit hanya saat kita melahirkan namun setelah itu gak lagi kalau sesar sakitnya itu sampai kapanpun tetap ada."


Dokter Julio hanya tersenyum melihat tangapan calonnya itu menurut dokter Julio calonnya itu lucu dan imut.


"Sayang kamau kenapa manis banget sih kalau wajah kamu dibuat begitu, tolong jangan mengodah aku sayang takutnya aku khilaf hahaha, aku ini laki-laki normal jadi jangan membuat aku jatuh kedalam dosa sebelum sah."


"Bukkkk....mas ngomong apa sih, memang sudah seperti ini wajahku mas mau di buat seperti apa lagi. Atau mas mau aku operasi plastik biar di buat menjadi jelek, supaya mas tidak khilaf hahaha"


"Oalah jangan dong saya masa operasi plastik, jangan ah....sudah cantik begini masa harus operasi mas gak mau"


"Makanya jangan suka mengodah mas, oh ya mas memangnya mas hari ini tidak ada jadwal makanya mas menemani aku ke rumah sakit"?


"Gak ada sayang tapi jadwal mas malam jadi nanti malam baru mas ada pasien lagian mana ada operasi pasien tengah malam itu justru membahayakan nyawah pasien"


Dokter Julio dan Cessie dalam perjalanan ke rumah sakit mereka ngobrol santai terlihat jelas rona bahagia terpancar di wajah Cessie dan juga Dokter Julio, itulah yang namanya cinta sejatih mau menerima kondisi pasangan apa adanya.


Kelihatan sekali dokter Julio sangat menyayangi Cessie kelihatan dari wajah dokter Julio pas bersama dengan Cessie selalu terlihat kebahagiaan terpancar di wajahnya itu.


Cessie beruntung bisa menemukan seorang pria sebaik dokter Julio.

__ADS_1


"Mas nanti aku di periksa oleh dokter Beatrix ya, kenapa bukan mas saja yang periksa"?


"Haha jangan ya sayang takutnya bukannya periksa justru mas terpesona dengan kecantikan kamu jadi lupa kalau ada pasien di depan mata hahha"


__ADS_2