Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
423


__ADS_3

Waktu terus berputar tidak terasa sudah lima bulan meninggalnya Surya, Abian juga sudah berangkat ke luar negeri, tapi sebelum Abian berangkan dia sudah berjaji kepada Dira, bahwa dia akan pulang dan melamar Dira, Sinta dan Iksan tidak keberatan karena Iksan juga menyukai Abian.


Tapi namanya anak muda jadi janji itu bisa jadi di ingkari, apalagi kulia di luar negeri pasti banyak sekali gadis-gadis cantik disana, sekarang kehidupan Cessie dan dokter Julio juga sangat bahagia karena Abian dan Aziza sudah besar jadi tidak ada lagi yang harus di jaga dengan ekstra, hari-hari yang di lalui oleh Cessie dan dokter Julio penuh kedamaian.


Semenjak meninggalnya Surya tidak ada lagi yang menganggu pikiran Cessie dan dokter Julio, sekarang mereka fokus ke depan untuk masa depan Aziza dan Abian. Cessie dan dokter Julio juga kembali membuka banyak usaha, padahal anaknya cuman dua Aziza dan Abian


Cessie menjalani rumah tangganya penuh keharmonisan tidak ada ketakutan, apalagi kesedihan Cessie tidak perna merasakan hal itu lagi. Karena sekarang Abian sudah menjalani kehidupannya dengan baik. Dokter Julio juga sangat menyayangi Cessie, begitu juga mbak Eva tiga bulan yang lalu, mertuanya mbak Eva meninggal dunia, sehingga mbak Eva dan mas Bram memutuskan untuk ngontrak rumah di kampung dan mereka pindah ke kota. Aziza juga pindah ke kota bersama adiknya.


Sekarang kehidupan mereka semua sudah bahagia tidak ada kebencian dan dendam lagi simpan dalam kehidupan mereka.


"Sayang, sekarang semua anak-anak sudah besar, mereka berdua juga sudah punya pekerjaan masing-masing jadi sekarang kita juga harus hidup bahagia karena tidak ada gangguan lagi terhadap kita" ujar dokter Julio


"Iya mas Cessie merasa sangat bahagia dan merasa lega setelah semua polimik kehidupan selama dua puluh tahun lebih berakhir dengan bahagia, semua berawal dari dendam dan berakhir dengan kehancuran. Mas tapi Dinda sekarang bersyukur semua sudah menikmati kebahagiaan masing-masing."


"Sayang! Kamu janji sama mas, jangan perna pergi meninggalkan mas ya sayang, mas rasa tidak sanggup tanpa kamu, sekarang anak-anak sibuk dengan pekerjaan dan kulia masing-masing jadi sudah jarang kita ketemu dengan mereka harapan dan doa dari kita sebagai orang tua semoga kehidupan anak-anak kita bahagia"


Di lain tempat ada seorang ibu memanggil anak gadisnya.


"Sayang...Dira sayang sini deh ibu dan ayah ingin bicara sesuatu" ujar Sinta.


"Iya bunda sayang, ada apa sepertinya sangat penting sekali" ujar Dira senyum.

__ADS_1


"Duduk dulu sayang ayah dan ibu ingin menyampaikan sesuatu." ujar Iksan.


Mereka duduk di ruang tunggu dan Sinta mulai bicara.


"Nak kamu sudah besar, jadi ayah terus ibu tidak berhak mengatur kamu lagi, tapi sebelum Abian pergi ayah dan ibu dengar sendiri dari mulut Abian bahwa setelah selesai dari luar negeri, dia langsung melamar kamu, jadi ayah dan ibu berharap kamu sabar menunggu. Namun jika kamu punya pilihan lain dan kamu merasa bahagia dengan pilihan kamu, ayah dan ibu tidak keberatan. Dan satu lagi tolong bicarakan ini juga dengan mama Nadia sayang." ujar Sinta.


Jadi disini, Sinta dan Abian tidak melarang Nadia bertemu dengan Dira, memang dulu Iksan perna berjanji tidak akan perna membiarkan Dira ketemu dengan Nadia. Tapi sekarang kebencian dan rasa dendam itu sadah hilang jadi semua sudah kembali berdamai, Nadia juga bersyukur ibu sambung Dira adalah Sinta jadi Nadia sangat mendukung Iksan menikah dengan Sinta.


"Iya ibu, Dira selalu menunggu mas Abian, tapi apakah nas Abian tetap setia walaupun banyak wanita datang menghampirinya, apalagi diluar negeri pengaulan sangat bebas jadi Dira masih meragukan cinta mas Abian. Kita tunggu saja dua tahun kedepan ayah, ibu, kalau soal Dira jangan kuatir Dira tetap setia menunggu sampai mas Abian pulang, namun jika suatu saat nanti mas Abian pulang dan membawah wanita lain berarti mas Abian bukanlah jodoh Dira." ujar Dira sangat bijak.


Iksan dan Sinta tersenyum mendengar jawaban dari Dira, setelah selesai mereka kembali ke pekerjaan masing-masing.


******


"Aku merasa bahagia dan kehidupan ku kembali hidup setelah aku lepas dari kehidupan rumah tanggaku yang pertama dimana aku, di khianati dan di tolak oleh mantan suamiku bersama anakku, berjuang melewati masa sulit itu sangatlah berat, tapi untung aku memiliki orang-orang yang sangat hebat, terkhusus sahabatku Faya, dia sangat baik dan selalu berada di samping ku saat aku membutuhkan bantuan dan sandaran.


Hanya karena cinta, aku menjadi anak durhaka dan meninggalkan orang tuaku, tapi pada akhirnya mereka juga yang menjasi sandaran terkuatku saat aku rapih, saat lagi hancur dan terjatuh rasanya tidak bisa bangkit lagi, aku di pertemukan dengan seorang pria yang dulu adalah teman sekolah, dia yang selalu memberikan kekuatan, dan sekarang kebahagiaan itu datang menghampiriku, dan kehidupan ku kembali berubah 180% setelah aku menikah dengan pria baik itu mas Julio.


Aku di karunia dua orang anak satu dari mantan suamiku yang sudah meninggal satu tahun lalu, namanya Abian dia anak yan pintar dan sangat menyayangi aku dan papinya terus adiknya Aziza mereka sekarang sudah besar, dan kebahagiaan inilah yang aku rasakan. Terimah kasih Allah atas semuanya. Ternyata dari sebuah penghianat berakhir dengan kehancuran dan akan menuju ke kebahagiaan. Aku tersiksa baru hancur dan sekarang aku bahagia bersama keluarga besarku. Dan sekarang semua tentang kehidupanku selesai dengan kebahagiaan."


(Pesan untuk semua jangan perna menjadi seorang penghianat, karena seorang penghianat akan berakhir dengan kehancuran, tapi jadilah seseorang yang kuat dan sabar karena pada akhirnya kita akan mendapatkan kemenangan)

__ADS_1


INILAH KISAH HIDUPKU, CESSIE.


******


Aku adalah Nadia....seorang gadis yang sangat cantik, dulu hidupku sangat bahagia setelah aku menikah dengan seorang pria yang sangat mencintai aku, namun hanya karena sebuah rasa dendam semuanya menjadi hancur, rumah tanggaku hancur, kehidupanku jugan hancur. Bukan hanya aku yang hancur tapi banyak orang yang ikut hancur karena aku. Keluargaku juga hancur, semua membenciku bahkan orang yang aku pikir menjadi sandaran membenciku dan mengusirku. Akhirnya aku berpikir untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatanku.


Setelah aku di dalam penjarah baru aku menyadari, kalau menyimpan dendam itu tidak akan membawah kebahagiaan hanya ada kehancuran yang mendatangi kita, setelah aku memperbaiki kehidupanku aku kembali menerimah kondisiku yang sudah tidak normal lagi, aku tidak akan punya anak lagi walaupun aku menikah karena kandunganku sudah di angkat.


Untung aku menikah dengan pria yang sangat baik dan menyayangiku dia mau menerimahku apa adanya, kedua orang tua ku pun kembali menerimahku bukan hanya itu, mantan suamiku yang dulu dia sangat membenciku sekarang kami sudah berdamai jadi anak gadisku sering datang mengunjungiku.


Aku baru tahu ternyata mantan calon suamiku dulu sudah meninggal, aku mengetahui setelah di kuburkan satu bulan. Aku tidak bisa hadir, aku meminta maaf kepada semua orang baik yang perna aku sakiti, pertama putryku, dan mas Iksan yang kedua mbak Cessie dan mas Surya, mbak Eva dan Sinta bahkan ibu Ayu dan kedua orang tuaku.


Hanya karena keegoisanku, orang-orang inilah yang menjadi korban, maafkan aku, tapi sekarang aku bahagia semua sudah berakhir dengan damai, semua orang yang dulu hancur bersamaku sudah mendapatkan kebahagiaan masing-masing, sekarang aku bahagia.


(Pesan untuk kita semua, jangan perna menaruh dendam dan kebencian dalam cara apapun, karena dendam dan kebencian hanya membawah malapetaka dan kehancuran untuk kita, mari belajar untuk memperbaiki diri, jika ada sesuatu yang salah selesaikanlah dengan hati yang dingin itu baru orang yang bijak).


Sekarang kehidupan ku sudah bahagia dan kisahku selesai sampai disini.


*INILAH KISAH HIDUPKU, NADIA.*


~TAMAT~

__ADS_1


__ADS_2