Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
186


__ADS_3

Keesokan harinya dikediaman pak Arya , keluarga pak Arya mereka semua sudah duduk di meja makan, padahal mereka siap sarapan tapi cessie ingin bicara katanya ada hal penting yang mau Cessie sampaikan kepada kedua orangnya dan kaknya yang ganteng itu.


"Bu,yah dan kak Aris ada hal penting yang ingin Cessie sampaikan, tapi sebelumnya Cessie minta maaf jika Cessie sudah lancang namun jika perkataan Cessie tidak berkenan dihati ayah, ibu atau kak boleh kalian berikan arahan sama Cessie, sekarang Cessie tidak bisa melangkah lebih jauh kalau tidak dapat ijin dari kalian, Cessie tidak mau melakukan hal yang sama seperti dulu lagi."


"Apa tuh nak katakanlah apa yang mau kamu katakan, kalau memang menurut ayah baik tidak mungkin ayah melarang jangan takut kita tidak akan marah sama kamu nak"


"Iya benar nak katakan saja jangan takut begitu, ibu tidak suka putry ibu sedih apalagi masih pagi-pagi begini."


"Kak gimana apa kak marah sama Cessie kalau Cessie cerita"


Cessie bertanya pada Aris namun Aris tersenyum dan mengelus kepala Cessie.


"Kak tidak perna marah sama kamu, karena kamu itu princessnya kak mana mungkin kak bisa marah"


"Jadi begini yah,bu dan kak. Sebenarnya.....sebenarnya...." Cessie menjedah perkataannya dia seperti kayak takut.


Tapi yang lain tetap setia mendengar cerita dari Cessie.


"Sebenarnya semalam, Cessie dilamar sama kedua orang tua kak julio Ayah, bu kak."


"Apa...kamu dilamar langsung sama orang tua Julio, serius kamu nak" tanya pak Arya dan bu Intan kompak. Mereka terkejut karena mendengar pengakuan Cessie, sedangkan Aris dari awal sudah mendunga jadi dia hanya senyum-senyum aja.

__ADS_1


"I, iya ayah. Cessie juga tidak menyangka kalau ternyata kak Julio ngajak Cessie makan malam bersama dengan kedua orang tuanya, bahkan Cessie kanget dengan kedatangan mereka. Tante Rina dan om Adam sendiri yang melamar Cessie untuk kak Julio katanya, setelah lamaran mereka di terimah baru kak Julio sendiri yang melamar Cessie"


"Terus, kamu terimah lamaran itu sayang dari tante Rina dan Om Adam." tanya bu Intan sebenarnya baik bu Intan maupun pak Arya sangat bahagia mendengar kalau orang tua dokter Julio yang langsung melamar Cessie, itu suatu kehormatan untuk putry mereka.


Karena selama ini bu Intan dan pak Arya masih takut jika nanti orang tua dokter Julio tidak setuju walaupun mereka teman baik, tapi ini menyangkut status Cessie bukan anak gadis lagi melainkan seorang janda, bahkan lagi hamil.


"I,iya ayah Cessie terimah, awalnya Cessie jawab tapi hanya setengah begitu jadi mereka kayak kecewa banget padahal maksud Cessie tidak bisa menolak lamaran orang tuanya kak Julio. Tapi karena Cessie menjedah perkataan jadi mereka pikir Cessie menolak lamaran itu"


"Terus"


"Terus Cessie menjelaskan kalau maksud Cessie tidak bisa menolak lamaran kak Julio, barulah mereka kegirangan, terus tante Rina dan om Adam mereka tidak mau kalau Cessie memanggil mereka dengan sebutan om dan tante tapi harus panggil ibu dan ayah"


"Waduh....tidak bisa pah, ibu tidak terimah kalau hati putri ibu sudah di kuasai oleh Rina Dan mas Adam kita harus demo"


"Iya betul bu, papa juga setujuh"


"Jadi gimana ayah,bu dan kak Aris. Ini kalung yang dihadiakan untuk Cessie kata tante Rina ini hadia langsung dari tante Rina dan om Adam. Bukan dari kak Julio."


"Wah....kalungnya mewa banget nak ini kalung terbaik yang perna ibu lihat"


Cessie menceritakan semua yang dia dan kedua orang tua dokter Julio pas di restoran, dan memang baik pak Arya mampun bu Intan mereka setuju dengan semua keputusan Cessie. Karena menurut mereka dokter Julio adalah pria yang baik dan tepat untuk Cessie.

__ADS_1


Jadi mereka tidak keberatan jika Cessie kembali menjalin hubungan lagi, namun yang membuat pak Arya dan bu Intan masih ragu adalah, sekarang kondisi Cessie masih begitu apa dokter Julio masih sabar menunggu.


"Nak, ayah sangat bahagia karena ternyata orang tua Julio juga sudah menyukaimu, tapi apa ini tidak terlalu cepat nak, proses cerai kamu aja masih satu hari lagi baru putusan, belum lagi kamu masih mengandung. Apa kamu yakin Julio sabar menunggu kamu"


Namanya seorang ayah pasti kuwatir akan kehidupan putrynya apalagi sekarang kondisi putry nya seperti itu, jadi pak Arya takut nanti Cessie kembali tersakiti lagi.


"Ayah tenang aja, Cessie sudah bicarakan ini kok sama kak Julio semalam, Cessie bilang kalau nanti kedepannya kak Julio sudah tidak sabar menunggu Cessie lagi. Boleh kak Julio mencari penganti Cessie, kalau itu Cessie tidak masalah ayah kali ini Cessie kasih peluang untuk kak Julio."


"Baguslah nak kalau memang itu keputusanmu ayah dan ibu bahkan kak kamu juga terimah apapun keputusan kamu, asal kamu bahagia, kami juga ikut bahagia."


"Iya dik kak sangat bahagia akhirnya kamu dilamar juga apalagi dilamar langsung oleh kedua calon mertua wah...luar biasa, kak sangat bahagia dek semoga setelah putusan hakim besok kamu bahagia ya kedepannya."


Cessie memang perempuan yang beruntung seperti yang di katakan oleh Faya, bisa dibilang Cessie tidak kekurangan apapun hanya saja Cessie tidak beruntung dalam membina rumah tanggahnya yang pertama tapi sekarang, Cessie kembali bangkit dan akan menjalani hidupnya dengan suka cita.


Cessie sangat terharu dengan perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tuanya kaknya, karena hanya mereka lah yang Cessie punya, jadi kalau bukan mereka siapa lagi yang harus Cessie bersandar. Makanya Cessie sangat bersyukur punya keluarga yang sangat menyayanginya.


"Makasih banyak ya, bu,ayah dan kak Aris kalian terbaik untuk Cessie kalau tidak ada kalian mungkin Cessie tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi saat ini Cessie masih kuat berdiri karena dukungan dari orang terhebat seperti ayah, ibu dan kakku yang paling ganteng dan tanpan sedunia"


Cessie bagun dari duduknya dan berjalan menghampiri mereka dan saling berpelukan.


"Ayah dan ibu sehat-sehat terus ya tidak usa banyak kerja lagi saatnya ibu dan ayah senang-senang. Atau ibu dan ayah pengen berlibu ke luar negeri biar Cessie urus liburan ayah dan ibu"

__ADS_1


" Tidak usa nak, ibu dan ayah disini aja temani kalian karena sebentar lagi kamu akan melahirkan, takutnya pas cucu pertama ibu lahir justru ibu tidak bisa melihatnya karena ibu ada diluar negeri, jadi nanti saja jika ibu dan ayah mau pergi berlibur boleh tapi selepas kamu meliharkan dan sudah sehat."


"Iya benar kata ibu nak, ayah dan ibu tetap disini untuk menemani kamu lahiran."


__ADS_2