Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
394


__ADS_3

Seusai Cessie dan Sinta mengakhiri panggilan mereka, Cessie langsung bicara dengan dokter Julio soal pembicaraannya dengan Sinta. Cessie mengatakan kalau Surya sudah keluar dari kemarin. Tapi dokter Julio santia justru kata dokter Julio tidak perlu takut dengan manusia seperti Surya, kalau Cessie takut itu adalah suatu kelemahan buat Cessie sehingga Surya makin ngelujak.


"Mas, ternyata Surya sudah keluar dari kemarin, tapi Sinta lupa mengabarin kita, katanya Sinta dapat telpon dari lapas kalau Surya sudah bebas." Jelas


"Sayang jangan mikirin itu dulu sekarang sudah malam jadi lebih baik kita istirahat nanti besok baru kita pikirkan, bagaimana cara mengatasi masalah ini karena mas yakin Surya pasti kembali kesini apalagi dia sudah tahu tempat tinggal kita, lagian untuk apa kamu harus takut sayang, seharusnya kamu tidak perlu takut santai saja. Karena kalau kamu takut justru hal itu membuat Surya merasa menang dan dia akan semakin gencar menganggu kehidupan kita." ujar dokter Julio.


"Baik mas kalau begitu kita istirahat lah besok baru kita urus semua itu, lagian Abian sudah besar jadi dia tahu mana yang benar dan mana yang salah. Cessie tidak perna takut mas manusia itu harus kasih pelajaran lagi baru dia bertobat." ujar Cessie.


Akhirnya Cessie dan dokter Julio masuk kekamar dan langsung istirahat.


******


Keesokan harinya masih pagi-pagi Surya sudah menunggu di luar gerbang, Surya menunggu Cessie dan dokter Julio, tepat jam delapan pagi dokter Julio dan Cessie keluar dari gerbang hendak ke tempat kerja masing-masing, kalau Abian karena dokter Julio kuatir dengan Abian sehingga sementara waktu Abian tidak belajar di sekolah melainkan dokter Julio memanggil gurunya ke rumah untuk belajar saja.


Mobil yang di tumpangi dokter Julio dan Cessie keluar dari gerbang, namun belum sempat mobil berbelok masuk ke jalan raya tiba-tiba mobil di hadang oleh seseorang yang berdiri didepan mobil, sehingga dokter Julio rem mendadak dan pengawal yang ada di belakang dengan mobil yang berbedah hampir sedikit menabrak mobil yang di tumpangi Cessie.

__ADS_1


"Stop....kalau berani kalian jalan aku akan memecahkan kaca mobil kalian, cepat turun" teriak Surya nekat sekali Surya tidak tahu kalau Cessie sudah emosi melihat kelakuannya.


Semua pengawal turun dari mobil dan menghampiri Surya yang sudah berdiri didepan mobil. Salah satu pengawal menyeretnya jauh dari mobil, tapi justru Surya marah dan hendak melayangkan tinju ke wajah pengawal. Untung salah satu pengawal menahan pukulan Surya sehingga tidak kenah pengawal tersebut.


Plakkkkkk!


"Kamu mau mati ya, kalau kamu mau silahkan saja tapi jangan nganggu Tuan dan nyonya kami kalau kamu berani menganggu mereka kamu berhadapan dengan kami semua" salah satu pengawal menyeretnya dan bahkan memberikan satu pukulan tepat di pipinya. Membuat Surya tersungkur di tanah tapi secapat kilat Surya bangkit kembali dan menghadang mobil.


"Cessie sayang turun dong, masa suami kamu datang bukannya sambut justru kamu bersikap seperti itu tehadap suami kamu sendiri. Turun dong sayang aku kangen sama kamu mana abak kita sayang ngapain kamu didalam mobil dengan pria yang bukan siapa-siapa kamu" ujar Surya padahal Surya sudah tahu kalau dokter Julio adalah suaminya Cessie, tapi Surya sengaja begitu supaya mengundang amarah dokter Julio tapi justru dokter Julio hanya tersenyum.


"Cukup.....jangan hajar lagi kalau tidak bisa meninggal, biarkan saja dia disitu mungkin ada yang ingin dia sampaikan jadi biarkan saja aku mau mendengar apa yang ingin dia sampaikan." Ujar dokter Julio.


Akhirnya pengawal juga melepaskan Surya dan membiarkan Surya berdiri menatap dokter Julio, Cessie juga turun dari dalam mobil dan berdiri disamping dokter Julio sambil mengandeng tangan dokter Julio.


"Siapa kamu sehingga kami mendekati istriku, aku kesini datang jemput istri dan anakku jadi tolong kamu pergi dari sini dan jangan nganggu istriku. Kamu kurang ajar sekali karena saat aku masuk penjarah kamu justru datang mendekati istriku." bentak Surya.

__ADS_1


Plakkkkkk!...


"Dasar bajingan!...siapa yang kamu sebut istri kamu, ini adalah suamiku hak apa kamu bicara begitu kamu siapa ha....oh...kamu baru keluar dari penjarah jadi kamu mau kembali masuk lagi kedalam, sehingga kamu datang menganggu aku yang sudah bahagia dengan suami dan anak ku. Dan anak siapa yang kamu maksud sejak kapan kamu punya anak sehingga kamu bicara begitu. Aku minta sama kamu pergi dari sini sebelum kesabaran aku habis dan aku kembali menyeret kamu kedalam penjarah." ujar Cessie.


"Sayang kenapa kamu berubah begini, aku tidak perna menerimah perceraian dari kamu jadi kita tetap suami istri sayang, dan dimana anak kita yang selama aku di penjarah kamu hamil anak kita jadi mana dia pasti sudah besar, aku ingin ketemu dengannya karena aku kangen sama dia sayang aku ini ayah kandungnya" ujar Surya bangga.


"Hahaha...sepertinya kamu kelamaan di penjarah sehingga kamu sudah gila, sehingga kamu asal bicara bukankah kamu sudah punya anak dari perempuan selingkuhan kamu. Jadi untuk apa kamu datang kesini lebih baik kamu urus aja istriku kamu itu, jadi suami yang baik dan jangan ganggu kehidupan aku lagi." ujar


Cessie sudah bicara begitu tapi bukannya Surya pergi, tapi justru Surya senyum dan mendekati Cessie dan hendak memeluk Cessie namun Cessie langsung menghinjar dan dokter Julio langsung mendorong Surya hingga terjatuh.


"Hey....lancang sekali kamu ingin menyentuh istri ku ingat ya kamu itu hanya mantam suami, bukan suami!....paham kamu sekarang kamu pergi dari sini kalau tidak aku panggil polisi dan langsung angkut kamu ke penjarah" bentak Dokter Julio.


"Dasar laki-laki bodoh dapat bekas aku juga sombong, he asal kamu tahu istri kamu ini bukan perempuan baik-baik, dia perempuan sialan karena dia masukan aku ke penjara dan membawah anak aku pergi, sekarang kembalikan anak ku atau aku laporkan kalian ke polisi aku akan mengungat kalian ke pengadilan" ujar Surya.


"Silahkan saja kalau kamu mau lapor apalagi mau mengungat ke pengadilan, sampai disana baru aku datang biar kita lihat siapa yang menang dan siapa yqng kalah, kamu harus ingat satu hal waktu sidang terakhir apa yang kamu katakan kalau anak yang aku kandung bukan darah danging kamu jadi semua bukti itu masih di pengadilan silahkan saja. Kamu pikir aku takut dengan ancaman kamu, maaf aku bukan anak kecil jadi takut dengan ancaman murahan kamu itu, silahkan pergi sebelum kamu diseret paksa dari sini" ujar Cessie sambil berteriak.

__ADS_1


Cessie benar-benar emosi.


__ADS_2