Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
313


__ADS_3

Pak Galu sudah cocok jadi imam bagi sekretaris Lita karena nampak sekali dari kekuatiran pak Galu terhadap sekretaris Lita itu tanda bahwa pak Galu sangat mencintai sekretaris Lita. Pak Galu tidak bisa menyembunyikan kekuatirannya terhadap sekretaris Lita.


"Iya mas aku juga berpikir begitu tapi hatiku sangat sakit mas dikatain begitu, aku sudah berusaha semaksimal mungkin sampai aku menutup kebusukan pak Aris didepan pak Bambang tapi sayangnya pak Aris tidak tahu menghargai kinerja aku mas jadi lebih baik aku resign, terserah kalau mas tidak setujuh dan marah tapi keputusan sudah bulat mas."


"Mas sudah bilang tadi apapun keputusan princess mas tetap mendukung tapi seandainya pak Arya dan bu Cessie terus Aris datang minta maaf sama kamu apakah kamu tetap akan resign...kamu tidak kasian sebagai perempuan melihat bu Cessie begitu baik sama kamu selama ini."


"Sebenarnya tidak perlu sih mas bu Cessie dan pak Arya datang minta maaf karena bukan salah mereka, yang salah itu pak Aris yang songong itu. Tapi kalau betul seperti yang mas katakan mereka datang minta maaf aku mau kembali bekerja namun dengan satu syarat aku tidak mau bekerja sebagi sekretaris pak Aris dan bu Cessie harus pisah pak Aris harus cari sekretarisnya sendiri. Karena aku tidak akan mau jadi patner pria arogan kayak pak Aris."


"Dia bukan hanya mencaci maki aku tapi dia juga bilang akan pecat aku padahal dia tidak tahu kalau aku juga sudah jengah dengannya jadi pengen mau resign, sekarang aku sudah resign aku mau lihat seperti apa reaksinya pasti pak Aris senang orang pak Aris sendiri yang bilang kalau aku tidak berguna jadi lebih baik dipecat saja."


"Ya Sudah Lit kamu sabar ya jangan kamu emosi lagi lebih baik kamu istirahat saja biar tenangkan pikiran kamu, aku kesini karena sudah kesekian kalinya menghubungi kamu tapi justru nomor kamu tidak aktif itu yang membuat saya kuatir."


"Terus mas mau kemana mau pulang?"


"Iya mau pulang saja karena mas sudah minta ijin dari kantor atau mau mas temani tidur hahah."


"Pukkkkk....enak aja mau temani tidur halalin dulu bambang baru ditidurin kalau belum dihalalin itu tidak muhrim. Itu dosa besar anak gadis orang mau ditidurin sedangkan belum di bawah ke KUA bagaimana sih"

__ADS_1


Astaga sekretaris Lita bisa aja bicara begitu dengan pak Galu ya jelas pak Galu senanglah, orang pak Galu juga sudah siap tuh hanya menunggu kepulangan sekretaris Lita dari luar kota saja langsung di lamar.


"Memangnya kamu mau Lit jadi istri saya menemani aku sampai putih rambutku, dan mau menerima aku apa adanya." tanya pak Galu


"Aku belum bisa jawab mas karena ini hanya pertanyaan bukan lamarankan haahah kalau pas lamaran baru aku jawab "


"Memangnya kamu mau lamaran seperti apa Lita mau dekoran yang mewah atau mau seperti apa"


"Mas aku bukan tipe cewek yang suka milih-milih atau cewek ya pengen segalah sesuatu harus waw.....begitu kalau aku tidak perlu persiapan apa-apa lamaran biasa saja nanti pas nikah baru semua dibuat semewah mungkin. Karena yang aku cari sekarang ini mas bukan kemewahan tapi aku cari pria sederhana. Yang bisa menghargai aku dan mencintai aku sampai kapanpun mampun membuat aku bahagia bukan karena harta tapi karena perhatian dan kasih sayangnya "


"Karena harta tidak menjamin seseorang untuk bahagia..banyak pasangan diluaran sana terlihat sangat sederhana tapi sangat bahagia...bahkan sebaliknya orang yang melimpah harta justru kawin cerai.


"Baiklah kalau begitu jangan kamu tidur dulu ya, aku turun Kebawah sebentar lima menit aku kembali" pak Galu langsung gegas pergi tanpa menghiraukan panggilan dari sekretaris Lita.


"Mas....mas Galu mau kemana"?


Pak Galu langsung berlari ke parkiran mobil dan mengambil berlian yang sudah dibelikan olehnya satu set perhiasan dari kalung, gelang, anting dan cincin tapi hanya cincin saja yang pak galu masukan kedalam bunga itu dan yang lain pak Galu simpan kedalam saku jasnya.

__ADS_1


Jika sekretaris Lita menerima lamarannya barulah pak Galu berikan yang sisa.


Dengan senyum mengembang pak Galu kembali masuk kedalam apertemen dengan bunga di tangannya yang pasti cincinnya juga sudah di masukan kedalam bunga itu.


Ternyata sekretaris Lita nurut juga sama pak Galu jadi tidak menutup pintu tapi sekretaris Lita masuk ke kamarnya dulu, saat sekretaris Lita keluar dari dalam kamar betapa terkejutnya sekretaris Lita mendapati pak Galu sudah berlutut sedangkan bunga ada ditangannya.


Sekretaris Lita menutup mulutnya dengan kedua tangannya sembari berkata" Mas apa-apaan ini bangun mas ngapain sih kayak gitu"?


"Lit....kalau soal kenal bisa di katakan kita baru kenal dan langsung dekat tapi setiap kali aku dekat denganmu perasaanku rasanya nyaman sekali ingin selalu berada disampingmu, bahkan waktu kamu keluar kota rasanya aku kehilangan arah...aku pikir itu hanya perasaan biasa sebagai teman, tapi lama-lama rasa nyaman itu berubah menjadi cinta yang membuat aku sangat takut kehilangan kamu"


"Aku bukan pria ronantis seperti pria pada umumnya aku juga tidak pandai merangkai kata-kata manis dan romantis tapi jujur aku sangat mencintaimu Aku Galu Hermawan. Ingin melamar kamu Lita menjadi istriku maukah kamu menerima aku menjadi imam kamu? Jika kamu menerima aku terimah bunga ini namun jik kamu tidak menerima aku boleh kamu membuangnya."


Sekretaris Lita dibikin syok oleh keberanian pak Galu padahal awalnya tujuan pak Galu hanya datang mengecek kondisi sekretaris Lita bukan mau lamaran karena pak Galu rencana akan menyiapkan yang terbaik saat melamar sekretaris Lita namun tidak terdunga jadi lamaran di apertemen.


"Ma....mas..jangan bercanda mas, tadi a...aku hanya bercanda" ujar sekretaris Kita syok dengan lamaran tiba-tiba dari pak Galu.


"Lit aku tidak bercanda aku serius dan memang aku sudah menyiapkan semua tinggal menunggu kamu pulang saja Lit tapi sayangnya kamu tadi buat aku semangat jadi aku pikir tidak masalah jika aku mengatakan perasaanku saat ini saja. Jadi mau kah kamu menjadi istriku menemani aku"

__ADS_1


Sekretaris Lita belum berkata apa-apa karena ia masih syok dengan lamaran mendadak dari pak Galu.....


__ADS_2