Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
361


__ADS_3

"Para hadiran...saatnya mari kita sambut raja dan ratu yang berbahagia malam ini, saudara Julio dan Saudari Cessie menuju ke panggung pelaminan".


Tepuk tangan kembali meriah menyambut kedua pengantin, dengan senyum manis dokter Julio dan Cessie mereka berdua melangkah dengan sangat santai menuju ke paggung pelaminan. Banyak mata tertuju kepada kedua pengantin tersebut.


Cessie dan dokter Julio merasakan kebahagia,an, justru dokter Linda yang hadir di tengah-tengah para tamu undangan sangat emosi. Dokter Linda tidak terimah kalau Cessie merebut dokter Julio darinya sepertinya dokter Linda minta di pecat dari rumah sakit baru kapok. Sekarang Cessie dan dokter Julio sudah duduk di pelaminan, banyak tamu undangan berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada kedua penganti.


"Selamat ya pak Arya dan jeng Intan atas pernikahan putry anda semoga langeng sampai mau memisahkan" ujar salah satu rekan bisnis pak Arya


"Makasih banyak pak, sudah berkenan hadir di acara pernikahan putry saya."


Banyak ucapan dan doa membanjiri pernikahan Cessie dan dokter Julio, banyak teman dari dokter Julio datang untuk mengucapkan selamat kepada Dokter Julio dan Cessie.


"Selamat ya bro...akhirnya kamu melepaskan masa lajang...cepat dapat momonga ya."


"Makasih bro sudah datang menghadiri pernikahan aku"


"Selamat ya dokter Julio Samawa ya."


Setelah tamu undangan mengucapkan selamat kepada Cessie dan dokter Julio, mereka langsung mencicipi hidangan yang sudah disiapkan oleh keluarga besar pengantin.

__ADS_1


Banyak anak gadis dari keluarga kolega teman bisnis pak Arya dan pak Adam mereka selalu melirik dokter Julio.


"Tanpan sekali...dan juga cantik...tapi kalian tahu tidak kalau penganti wanita itu sudah janda anak satu" ujar seorang anak gadis terhadap teman-temannya.


"Ah....Masa sih lo tahu dari mana pengantin wanita janda satu anak? hati-hati loh jangan cari perkaran mereka ini keluarga terpandang, ini putry dari pemilik perusahaan Arya grup...kalau itu tidak benar jatuhnya fitnah kalian mau masuk penjara karena omongan kalian." Salah satu dari mereka itu terkejut namun sekalian menasihati.


"Oalah aku tidak fitnah woy....memang itu fakta kalau pengantin wanita itu janda satu anak...tapi sudah cerai dengan mantan suaminya. Kalau kalian tidak percaya tidak apa-apa kok, hanya saja aku heran kenapa cowok setanpan dan sekaya dia mau nikah dengan janda satu anak kayak tidak ada anak gadis saja" sambung teman rempong itu.


"Hehe kamu kok lucu ya Ser, terserah sih pria lha mau nikah dengan siapa, sekarang ini cinta itu tidak melihat status tapi mereka itu melihat dari kenyamanan kalau pria nyaman dengan janda kenapa tidak.? lagian saman sekarang gadis rasa janda...aku mau nanya sama kamu...kamu bilang masih gadis memangnya kamu masih pe***an? belum tentu! tapi kalau dia sudah terbukti tidak ada karena sudah pernah menikah dan bahkan punya anak.


Sudah menyandang status janda itu satu poin untuknya, kalau kamu hanya menyandang status gadisnya saja jadi apa yang mau kamu banggakan, Tapi kalau kamu dibilang gadis tapi tidak virgin lagi padahal suami kamu tahu kalau kamu itu seorang gadis belum perna menikah tapi suami kamu hanya dapat ampas...hanya berkedok saja hahaha.


"Loh kok jadi kamu yang nyolot sih, aku kan bukan bicarakan kamu tapi sih pengantin wanitanya kenapa kamu yang marah, kamu saja sama dia tidak ada hubungan apa-apa"


"Justru karena aku ini teman kamu makanya aku menasihati kamu, biar bicara itu di jaga matkona kalau nanti ada keluarganya di dekat kita terus mereka mendengar bagaimana kamu mau bertanggung jawab..ingat bisnis ayah kamu ada di bawah kendali perusahaan Arya grup...kalau aku teman yang jahat aku bodoh amat, tidak peduli kamu mau ngapain juga terserah tapi apa kamu tidak berpikir kalau keluarga kamu bermasalah. Aku sebagai teman kamu pasti ikut sedih jadi orang jangan egois apalagi sombong."


Karena perkataan perempuan, anak gadis yang bernama Serly itu jadi malu karena apa yang di katakan temannya ada benarnya juga..akhirnya perempuan itu langsung diam tidak ada bantahan sedikitpun dari mulutnya.


"Maaf ya, kamu benar seharusya aku tidak bicara begitu apalagi aku juga perempuan aku tidak tahu nanti saat nikah dapat pria baik atau tidak. Bisa jadi aku juga mengalami nasib serupah dengannya, makasih ya teman kamu sudah mengingatkan aku. Tapi jujur memang pengantin cantik banget bahkan gaun yang di pakek itu tafsiran miliyaran itu loh....bisa jadi ini mereka pakek Wo dan MUA Vika...soalnya MUA itu bangus banget."

__ADS_1


Setelah perdebatan kedua gadis itu sekarang kembali fokus ke pengantin yang ada di pelaminan, Cessie dan dokter Julio selalu mengembangkan senyumnya sambil mereka berdiri dan bersalaman dengan pengantin begitu juga keluarga Cessie dan dokter Julio.


Saatnya masuk acara bebas para tamu undangan mulai memenuhi aulah untuk dansa, dengan pasangan masing-masing. Termasuk pasangan pengantin juga mereka ikut dansa.


Saat semua orang dansa tiba-tiba datang seorang wanita tidak kalah cantik mendekati dokter Julio dan Cessie dan meminta untuk dansa dengan dokter Julio tapi langsung di tolak oleh dokter Julio.


"Hay....boleh tukaran tidak, saya pinjam sebentar saja untuk dansa dengan pengantin pria dan pengantin wanita boleh dansa dengan pasangan saya." ujar perempuan itu tapi dokter julio hanya tersenyum sembari berkata" maaf ya tidak bisa karena saya tidak mau menyentuh perempuan lain selain istriku..."


Perempuan itu kesal dan langsung pergi meninggalkan dokter Julio dan Cessie asyik berdansa sambil mereka ngobrol.


"Mas...sepertinya tadi teman mas itu kesal banget deh..mas menolak untuk berdansa dengannya, bukankah perempuan itu yang selalu mengejar mas ya" tanya Cessie.


" Iya sayang justru itu makanya mas tidak mau dansa denganya, takutnya ada niat terselubung yang sudah dia rencanakan kita tidak tahu makanya mas tidak mau, lagian banyak tuh teman dokter yang datang masih jomblo kok dia tidak mau meminta salah satu menemaninya berdansa kenapa harus mas." mendengar itu Cessie tersenyum bahagia karena dokter Julio tidak tertarik dengan rayuan.


Setelah selesai dansa mereka kembali naik ke atas panggung, baru datang keluarga Iksan mengucapkan selamat kepada Cessie dan dokter Julio Dira juga hadir.


"Selamat ya bro akhirnya kamu yang mendapatkannya, padahal aku juga mengincar dia tapi kamu duluan aku titip Cessie jangan sakiti dia ya, aku juga menyayanginya sebagai teman karena sekarang sudah menjadi tamggung jawab kamu." Iksan berbisik di telinga dokter Julio membuat dokter Julio kanget dokter Julio baru tahu fakta kalau selama Ini Iksan juga mengincar Cessie.


"Selamat ya Cess, jujur aku bahagia jika kamu juga bahagia...." ujar Iksan mbak, Alana dan kedua orang tunya juga ikut hadir.

__ADS_1


"Ibu...biarpun ibu tidak tinggal bareng sama ayah Iksan tapi ibu tetap di hati Dira selamat ya ibu" ujar Dira membuat hati Iksan sakit


__ADS_2