
Dokter Linda terlihat jelas tidak ada penyesalan dan tidak merasa bersalah sedikit pun di wajahnya, dengan gampangnya berkata kalau masalah penabrakan itu hanya hal sepeleh dokter Linda pikir nyawah Cessie hanya mainan jadi gampang sekali bicara begitu.
"Kamu enak sekali bicara begitu, kamu pikir nyawa istri saya itu mainan ha!....kamu punya otak tidak sudah sekolah bertahun-tahun tapi otak kamu tidak berguna, sepertinya otak kamu harus di belah boleh biar tahu urat apa yang salah di otak kamu, maaf ya kamu bukan dokter lagi di rumah sakit aku jadi aku tidak perlu memanggil kamu dengan sebutan dokter. Aku heran sama kamu, kamu itu cantik tapi memiliki hati busuk. Dan kamu juga memiliki kekayaan tapi tidak punya iman yang kuat, buktinya kamu ingin menghilangkan nyawa istri aku karena kamu ingin memiliki ku"
"Ingat ya! jika terjadi sesuatu dengan istri aku dan sekretaris Lita aku tidak akan mengampuni mu, aku akan membuat kamu menyesal seumur hidup disini. Aku tidak perna main-main dengan perkataan ku jadi jangan anggap remeh...selama ini aku tahu kamu itu menyukai aku, sehingga kenapa setiap kali kamu memberikan makanan berupa apapun aku menolak ada yang secara halus, ada juga secara kasar aku sengaja biar kamu itu tahu kalau aku tidak menyukai kamu, bahkan aku sering memberikan makanan yang kamu berikan pas di depan kamu ke orang lain kamu mau tahu kenapa.?
Aku tidak mau berikan harapan palsu sama kamu, kalau aku pria jahat bisa saja aku mempermainkan perasaan kamu, aku pacaran sama kamu tapi setelah itu aku buang karena hanya istriku yang sangat aku cintai tidak ada wanita lain selain dia, karena aku mencintai seseorang itu bukan lihat dari status tapi dari hatinya yang tulus. Dan biar kamu tahu aku mengincar istriku itu dari masih sekolah aku rela tidak menikah karena menunggunya.
Berani sekali kamu datang menyakitinya kamu mau aku menghajar kamu sampai babak belur, kalau istriku kembali sehat bisa jadi dia memaafkan kamu tapi tidak untuk aku, hukuman kamu tetap berjalan tidak ada kata maaf untuk penjahat seperti kamu paham."
Batas kesabaran dokter Julio sudah habis sampai bicara kasar seperti itu terhadap dokter Linda, siapa yang tidak emosi dan marah dengan kelakuan jahat dokter Linda.
"Dokter Julio maafkan aku, aku terpaksan melakukan itu karena aku mencintaimu dokter Julio, masa hanya karena perempuan itu kamu pecat aku dan kamu masukan aku ke penjara, dokter Julio aku jauh lebih baik dari perempuan itu dia itu hanya janda satu anak sedangkan aku masih gadis cantik apa yang kamu mau dari dia sih sadarlah dokter Julio, ingatlah kita ini teman sudah lama kok kamu setega itu sama teman kamu sendiri dokter Julio." ujar dokter Linda hal itu tidak di terimah oleh Aris dan langsung menampar dokter Linda
Plaaakkk....!
__ADS_1
"Tutup mulut busuk kamu yang bauh jengkol itu ya,! jangan asal bicara sembarangan tentamg adik saya, adik saya memang janda tapi itu bukan keinginannya mantan suaminya yamg brengset, dan satu lagi kalau kamu dengan adikku bedah level, level kamu jauh lebih rendah dari adik ku, adik ku wanita yang berkelas wanita yang memiliki harga diri sedangkan kamu seperti sampah, cari perempuan seperti kamu itu banyak di temukan di jalanan jadi jangan bandingkan diri kamu dengan adikku."
Dokter Linda yang kena hajar dari Aris tidak terimah sehingga dokter Linda makin emosi.
"Kurang ajar kamu ya berani sekali tangan kotor kamu itu menyentuh aku, semoga adik kamu dan sekretarisnya tidak terselamatkan." Terikan dokter Linda.
Pak Galu yang tidak terimah dengan perkataan dokter Linda langsung mencengkram dagu dokter Linda dengan kuat membuat dokter Linda meringis kesatikan.
"Kamu bilang apa tadi, kamu doakan calon istri saya supaya mati, kamu pikir kamu Tuhan! jadi bisa cabut nyawa orang dan dengarnya jika hal itu terjadi tempat kamu tidak disini lagi tapi kamu langsung saya kirim ke neraka paham kamu!, saya tidak perna kasar sama orang apalagi seorang wanita seperti kamu tapi jangan coba- coba menyentuh orang ku kalau kamu tidak mau hidupmu lenyap dari dunia ini."
"Kedua tamparan itu satu untuk calonku satu untuk bu Cessie itu masih pemanasaran tunggu hadia selanjutnya" ujar pak Galu emosi.
"Cukup....jangan siksa anak ku, aku mohon nak tolong jangan menyakiti dia lagi jika memang kalian tidak mau memaafkan dia biarkan saja dia menjalani hukumannya jangan kalian menyiksa dia seperti itu." Beriak kedua orang tua dari dokter Linda karena dari tadi mereka menyaksikan sendiri seperti apa dokter Julio menyiksa dokter Linda.
Ketiga pria tanpan itu seketika menoleh dan menatap orang tua dokter Linda. Kalau mereka bertiga marah tidak mungkin karena mereka masih menghargai kedua orang tua dokter Linda.
__ADS_1
"Maaf tante kami juga tidak ada niat untuk menyiksa atau menyakiti anak tante dan om tapi dia yang mengundang emosi kami, tapi baiklah kami tidak akan menyakitinya lagi, kami hanya berikan peringatan ringan untuknya biar nanti dia berhati-hati dalam bertindak." ujar dokter Julio.
"Pak polisi bawah dia kedalam tahanan sampai penyelidikan selesai" sambung Aris.
Dokter Linda tidak mau dibawah ke dalam sel tahanan jadi dia sampai merontah-rontah minta di lepaskan.
"Pak polisi lepaskan saya, saya tidak bersalah, tolong lepaskan saya" teriak dokter Linda tapi tidak di hiraukan oleh pak polisi justru pak polisi gencar menariknya dan memasukan kedalam sel tahanan.
"Diam disitu jangan ribut kalau anda tidak mau hukuman anda makin berat." ujar polisi. Namun perkatan polisi tersebut justru tidak diindahkan oleh dokter Linda sehingga dokter Linda makin berteriak.
"Ayah, ibu lepaskan Linda dari sini Linda tidak mau disini ayah, ibu. Linda janji tidak akan mengulagi kesalahan ini lagi tolong lepaskan Linda" dokter Linda berteriak tapi tidak ada tangapan dari kedua orang tuanya mereka juga sudah kecewa dengan cara dokter Linda.
"Ibu, ayok kita pulang saja untuk apa kita disini, melihat anak itu berteriak begitu, ayah malu bu, malu punya anak tidak tahu adab sama sekali padahal waktu dia cerita kalau dia suka dengan Julio ayah sudah ingatkan agar jangan mencintai suami orang, tapi justru dia ngotot masih kurang apalagi calon suaminya kalau nanti Damar tahu dia masuk penjara taru kemana muka kita bu ayah sangat malu sebagai orang tua ayah sudah gagal mendidiknya" ujar ayahnya dokter Linda.
"Mau bagaimana lagi pah, semua sudah terjadi, jadi kita harus menanggung malu, baik papa maupun ibu kita tidak salah mendidik dia, kita sudah berikan yang terbaik untuknya kasih sayang dan pendidikan yang tinggi dari kecil dia tidak kekurangan apapun, apa yang dia minta pasti di kabulkan jadi dia bawah kebiasaan buruknya itu sampai besar"
__ADS_1
Memang dokter Linda dari kecil selalu di manjakan apapun yang di inginkan dokter Linda selalu di penuhi jadi terbawah sampai dewasa.