Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
80:80


__ADS_3

Seharian cessie dengan ketiga orang teman dan suadaranya semua menghabisakan waktu hanya untuk bersenang-senang, dan sesuai perjanjian malam itu mereka semua nginap di villa yang ada di pantai. Karena mereka semua sudah lelah apa lagi cessie, ia sehari menghabiskan waktu, hanya untuk menghilangkan rasa beban yang ada dalam dirinya dengan bersenang-senang. Untung kehamilan cessie gak begitu menganggu, jadi sejauh ini cessie masih merasa aman.


Sementara waktu cessie melupakan setiap masalah yang datang menghampirinya.


Mereka semua berencana menginap di villa dan besok paginya baru pulang, bukan hanya rombongan cessie tapi iksan juga melakukan hal yang sama, karena ini kesempatan untuk lebih dekat lagi dengan cessie apalagi dira baru sehari aja ketemu cessie langsung akrab membuat iksan senang.


Bahkan saking senangnya dira mala tidur sama cessie ia gak mau tidur sama susternya jadi dira pindah ke villa cessie haha, ada saingan dokter julio ternyata.


******


Sedangkan di sebuah rumah besar ada duduk sepasang suami istri umurnya yang sudah rentan, mereka berdua lagi membicarakan sesuatu yang serius. Terlihat dari ekspresih wajah mereka berdua sepertinya ada masalah yang tak bisa di selesaikan dengan secara cepat dan baik-baik.


Ya, kedua suami istri itu adalah orang tua dari nadia, sampai saat ini, mereka sudah berusaha mencari nadia namun hasilnya nihil, pada saat iksan kabarin pak yanto dan istrinya kalau nadia sudah gak tinggal bersama iksan lagi pak yanto murka.

__ADS_1


Pak yanto menyuruh orang kepercayaannya mencari nadia, jika ketemu pak yanto rencana berikan hukuman untuk nadia, tapi sayangnya sampai sekarang mereka belum tahu dimana keberadaan nadia, seperti hilang di telan bumi. Bahkan iksan pulang dari luar negeri hanya untuk mencari nadia, dan sudah berapa kali iksan ke rumah orang tua nadia, ia mau tanya apakah nadia selama ini pernah pulang apa gak.


Awalnya kedua orang tua nadia benar-benar kanget dan gak percaya dengan kelakuan anak mereka, padahal orang tua nadia tahu kalau, iksan adalah laki-laki yang baik, sopan dan gak perna berkata kasar. Namun kenapa nadia bisa melakukan hal memalukan itu.


Setelah kedua orang tua nadia mendengar semua penjelasan dari iksan pak yanto berjanji akan mencari nadia, dan setelah pak yanto ketemu ia akan antarkan nadia pulang, tapi sampai sekarang kepergian nadia sudah hampir satu tahu lebih, belum juga ketemu.


Sehingga itu menjadi pemicu dan menganggu pikiran kedua orang tua nadia namun pak yanto masih kuat jadi gak sampai jatuh sakit, sedangkan ibu sari kondisinya langsung drop dan sempat masuk rumah sakit satu minggu, akhirnya bu sari keluar dari rumah sakit, namun ia sebagai seorang ibu, sebesar apa kesalahan anaknya ia tetap kuatir dan menyayanginya.


Sekarang sudah satu tahun lebih, dan iksan datang terakhir kali ke rumah orang tua nadia sudah enam bulan yang lalu, dan sampai sekarang iksan gak pernah menunjukan batang hidungnya lagi, itu juga yang saat ini orang tua nadia tegah membicarakan, karena ibu sari takut kalau iksan menceraikan anaknya.


"Pah, kira-kira kemana nadia pergi ya pah, mama jadi kuatir sama dia, hanya dia satu-satunya pah anak kita adi sudah gak ada, masa kita juga kehilangan nadia lagi pah. Mama gak mau, mama akan cari nadia sampai dapat apapun terjadi nadia harus kembali sama iksan. Mama yakin mungkin karena iksan marah pah, makanya ia gak mau kenalin kita ke cucu kita pah, padahal mama pengen banget lihat cucu kita pasti cantik kalau dia cewek dan pasti ganteng kalau dia cowok pak" ujar bu sari


"Mah, papa juga sudah gak tahu lagi cari dimana, sedangkan papa menyuruh Dama untuk mencarinya tapi, buktinya sampai sekarang belum ada hasilnya, dan mama juga harus tahu iksan itu sangat marah makanya ia gak mau kita bertemu dengan anaknya, lagian suami siapa yang gak marah istrinya pergi tanpa kabar dan bahkan dengan gak punya hatinya nadia pergi tinggalkan anaknya yang masih kecil"

__ADS_1


" Iya tapi kan kita nenek dan kakeknya pah seharusnya iksan gak bersikap seperti itu sama kita, mau bagaimanapun anak itu masih anaknya nadia, lagian kalau nadia pulang pasti ia kembali sama iksan."


"Mah, kamu yakin iksan masih mau menerima nadia yang kelakuannya begitu, bisa jadi sekarang iksan sudah ceraikan nadia, anak gak berguna sudah dapat laki-lagi yang baik dan menyayanginya, bahkan sudah punya anak mala ditinggal pergi, kalau nanti terjadi apa-apa sama dia jangan pernah pulang lagi kerumah ini"


"Loh pah, kok tegah papa ngomong begitu, nadia itukan anak kita seharusnya papa belain nadia bukan belain iksan, bisa jadikan tanpa sepengetahuan kita iksan main kasar sama nadia, atau ia selingkuh makanya nadia lari, dan papa jangan harap nadia cerai dengan iksan, kalau nadia pulang mama tetap paksa iksan untuk menerima kembali nadia"


"Mama gak mau nadia cerai dengan iksan, kalau iksan tarik kembali dana dari perusahaan dimana, sekarang ini penanam saham terbesar di perusahaan kita hanya dua perusahaan, Arya Grup dan Anggara grup walaupun Arya grup yang lebih besar tapi kita gak tahu kedepannya pah,"


"Mama gak usa egois lagian untuk apa pala membelah anak itu yang jelas-jelas melakukan kesalahan dan jangan suka menuduh orang sembarangan mah, kalau memang benar iksan kasar dan selingkuh seharusnya nadia pulang itu kesini agar dia ceritakan kepada kita sebagai orang tua, supaya kita cari solusi dan berikan nasehat kepada iksan bukan mala pergi menghilang begitu saja"


"Dan mama juga gak bisa maksain iksan untuk menerima kembali nadia begitu saja, namanya manusia pasti ada batas kesabarannya, apalagi nadia sudah melukai hati iksan dan anaknya, atau bisa jadi nadia yang selingkuh dan sekarang ia hidup dengan suami barunya makanya kita sulit menemukan dia."


"Gak pokoknya mama gak mau tahu iksan harus kembali dengan nadia, iksan kan orang kaya, kalau dia meninggalkan nadia, beruntunglah perempuan yang jadi istrinya bahagia. Atau gimana kalau kita lapor polisi aja pak kan biar polisi yang cari"

__ADS_1


"Haahha... Mama...mama...lucu ya, mama mau nama baik kita dan popularitas perusahaan hancur karena kelakuan nadia, boleh kita lapor polisi tapi kalau seandainya dia benaran sudah selingkuh dengan laki-laki lain dan sudah menikah lagi, terus kalau media tahu gak hancur semuanya. Mama mau seperti itu? Kalau mama mau silakan tapi papa gak mau tanggung jawab, kalau ia nikah dengan laki-laki yang masih lajang gapapa tapi kalau merebut suami orang dan menjadi simpanan apa mama gak malu?"


__ADS_2