Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
388


__ADS_3

Cessie langsung menolek ke arah pintu dan ternyata yang datang adalah sekretaris Masni. Banyak sekali berkas di tangan sekretaris Masni membuat Cessie makin pusing.


"Selamat pagi bu Cessie maaf menganggu, saya hanya mengantarkan berkas ini, dan saya juga mau menyampaikan kepada ibu kalau sebentar lagi kita akan ada pertemuan penting dengan klien dari luar negeri untuk membahas tentang proyek yang akan kita memperebutkan dengan perusahaan lain karena proyek ini sangat besar" ujar sekretaris Masni.


"Pagi sekretaris Masni taruh saja berkas itu disitu nanti baru saya periksa kalau soal berkas untuk proyek sebentar apakah semua sudah siap? kita harus berikan yang terbaik agar usaha kita tidak sia-sia soalnya proyek ini sangat besar, bukan proyek kecil jadi bagaimana pun caranya kita harus bisa memenangkan proyek ini, pasti sekretaris Masni pahamkan maksud saya" ujar Cessie.


"Ibu tenang saja saya yakin usaha tidak akan menghianati hasil bu, kita pasti menang saya sangat yakin karena saya sudah siapkan semuanya dengan matang jadi tidak akan ada kekurangan sedikitpun " ujar sekretaris Masni membuat Cessie tersenyum mendengar penuturan sekretaris Masni.


"Iya sekretaris Masni saya juga yakin kita pasti menang tender kali ini, baiklah persiapkan semuanya sebentar kita berangkat. Jangan sampai kita telat datang lebih baik kita datang lebih awal dari pada yang lain itu suatu penilain positif untuk kita." ujar Cessie.


"Baik bu saya persiapkan semuanya dan parmisi." Ujar sekretaris Masni langsung berlalu pergi, sedangkan Cessie yang di tinggal sendiri langsung membukan leptopnya dan memeriksa file yang sudah di kirim oleh manajer Lita sambil tersenyum. Karena Manajar Lita mengerjakan laporan dengaj sangat rapi dan bagus.


"Lita dari dulu kerjanya tidak perna salah, apa pun yang di kerjakan selalu rapi dan tidak perna berantakan tidak salah aku naikan jabatannya menjadi manajer. Tapi bukan hanya Lita sih sekretaris Masni juga kinerjanya sangat bagus, rasanya tidak iklas lagi kalau sekretaris Masni harus naik jabatan dan aku harus cari sekretaris baru lagi. Jadi lebih baik biarkan saja untuk tetap menjadi sekretaris lagian gajinya juga lumayan besar." Gumam Cessie dalam hati.


Sekarang sekretaris Masni juga kinerjanya tidak kalah jauh dari Manajer Lita mereka berdua sama-sama disukai oleh Cessie. Sehingga Cessie tidak iklas jika sekretaris Masni baik jabatan lagi.


Cessie kembali sibuk dengan pekerjaannya, dan memeriksa semua berkas yang sudah di antar oleh sekretaris Masni manun baru beberapa lembar di periksa pintu kembali di ketuk dari luar, Cessie kembali membuang pandangan ke arah pintu dan menyuruh orang tersebut untuk masuk.


Tok tok tok....!

__ADS_1


"Masuk!"


"Maaf bu, lima velas menit lagi kita melakukan pertemuan dengan klien di restoran depan, jadi kita berangkat sekarang bu kita hanya menyeberang jadi tidak perlu naik mobil atau bagaimana bu. Takutnya kita yang datang terlambat karena klien kita ini bukan orang sembarangan " Tanya sekretaris Masni.


"Baiklah kalau begitu kita jalan kaki saja lagian hanya menyeberang jalan juga, tapi sekretaris Masni hati-hati ya jangan sampai terjadi sesuatu lagi, tidak perlu menunggu lama kalau bisa sekarang kenapa harus menunggu?" ujar Cessie kembali mengingat kejadian tujuh tahun lalu.


"Ibu tenang kita akan baik-baik saja, siapa yang berani macam-macam sama kita di depan perusahaan bu, kalau ada yaang berani macam-macam mungkin orang itu sudah bosan hidup " ujar sekretaris Masni.


"Jangan salah sekretaris Masni kejahatan itu tidak memandang tempat dan waktu, kalau orang sudah gelap mata dan hati nurani mau di depan perusahaan mau, di muka umum mereka tidak peduli jadi jangan bilang tidak ada yang beranu disini. sekretaris Masni mau tahu kenapa saya bicara begitu karena saya dan manajer Lita hampir meninggal sampai koma di rumah sakit karena kena tabrak lari di depan" ujar Cessie seketika semua berkas yang ada di tangan sekretaris Masni terjatuh ke lantai sangking terkejutnya.


"Apa.!..Ibu Cessie dan manajer Lita kenah tabrak lari, kok bisa bu? Siapa pelakunya" teriak sekretaris Lita membuat Cessie ikut terkejut.


"Iya bu ada benarnya juga kejahatan itu datang tidak memandang siapa kita dan dimana kita berada. Tapi saya masih penasaran bu siapa manusia itu" tanya sekretaris Masni.


"Nanti saya akan ceritakan tapi bukan sekarang, nanti setelah pulang baru saya ceritakan saatnya kita ke restoran dulu" ujar Cessie.


Akhirya Cessie dan sekretaris Masni keluar dari ruangan dan mereka berdua jalan beriringan menuju ke lift, setelah masuk kedalam lift mereka berdua turun kebawah.


Sekretaris Masni berjalan di samping Cessie dan mereka keluar dari perusahaan dan langsung menyebrang di bantu oleh satpam, setelah sampai di seberang jalan dan tinggal melangkah masuk kedalam restoran barulah satpam membiarkan mereka pergi.

__ADS_1


Cessie dan sekretaris Masni sampai di restoran tapi belum ada yang datang namun itu tidak masalah buat Cessie, karena menurut Cessie lebih baik datang awal sebelum klien datang dari pada mereka terlambat.


"Maaf bu kita kecepatan datangnya klien belum sampai tidak apa-apa kan bu kita menunggu, mungkin sebentar lagi mereka juga sampai"? tanya sekretaris Masni tidak enak hati padahal Cessie biasa saja.


"Hehehe...tenang aja sekretaris Masni tidak masalah, menurut saya lebih baik kita datang lebih awal dari pada kita terlambat, lagian lihat mereka sudah datang, tapi yang lain belum baru dua orang " ujar Cessie yang melihat kliennya sudah di depan mata mereka.


"Selamat pagi bu Cessie dan bu Masni, maaf saya agak sedikit terlambat karena macet di jalan" ujar pak Ken.


"Pagi Tuan Ken, tidak masalah lagian belum terlambat juga masih tujuh menit lagi itu artinya Tuan Ken tidak terlambat. Apalagi yang lain juga belum datang , oh ya silahkan duduk." Ujar Cessie dan sekretaris


Tuan Ken duduk dengan sekretarisnya dan mereka mulai ngobrol, namun mereka tidak menyadari ada sepasang mata menatap tajam ke arah mereka dari tadi, orang tersebut memakai topi dan masker duduk mengintai mereka dengan tatapan nyalang menatap ke arah Cessie.


"Sudah sekian tahu kita tidak ketemu sayang sekarang aku melihat kamu di depan mata kamu makin cantik dan makin berisi apakah ini calob suami kamu awas aja aku akan membunuhnya aku tidak akan iklas melihat kamu dengan orang lain, untung aku dapat remisi jadi aku sudah keluar kamu harus kembali kepadaku kamu tidak boleh dengab orang lain ingat kamu milikku selamanya, sifar baik kamu tidak perna hilang." gumam orang tersebut.


*****


Hallo...pembacah setia maaf, beribuh maaf mungkin sudag lama saya tidak updete karena, saya ada acara du kampung jadi selain sibuk jaring juga sangat parah.


Sekali lagi mohon maaf.🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2