Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
255


__ADS_3

Waktu terus berjalan saatnya pulang ke rumah semua para pekerja pencari nafkah sudah bersiap untuk kembali rumah masing-masing.


Begitu juga sekretaris Lita tidak lupa juga sudah menyediakan Hadia untuk pak Galu walaupun besok baru ulang tahunnya tapi tidak masalah, menurut sekretaris Lita kalau ia duluan memberikan kado dan ucapan ulang tahun untuk pak Galu karena tidak ada bedahnya juga dengan besok. Sebenarnya sekretaris Lita rencana besok baru ia menyuruh seseorang untuk mengantarkan kado ke ruangan pak Galu, tapi sekretaris Lita berpikir lagi kenapa rupanya kalau nanti malam saja dia berikan toh juga besok sudah hari ulang tahu pak Galu.


Senyum manis selalu menghiasi bibir sekretaris Lita, karena ini sudah kedua kalinya pak Galu mengajaknya entah ini ngajak kemana lagi karena tidak di beritahukan kalau nanti mereka akan pergi kemana.


Jelas sekretaris Lita bahagia karena setelah patah hati dengan bosnya sendiri sekarang manajer Galu yang menyembuhkan luka itu tapi sekarang justru sekretaris Lita yang bahagia karena sudah ada pak Galu dan sedangkan Aris yang lagi bimbang dengan perasaannya.


Setelah selesai membereskan semua barang-barang yang ada diatas meja sekretaris Lita mengambil tasnya dan hendak gegas keluar dari ruanganya. Namun secara tidak sengaja berpapasan dengan Aris yang juga kebetulan keluar dari ruangan untuk memangil Cessie.


Sekretaris Lita yang melihat itu melempar semyum kikuk ke Aris sedangkan Aris yang melihat sekretaris Lita justru salah tingkah.


"E, eh....sekretaris Lita mau pulang ya, sekretaris Lita pulang naik apa atau mau bareng gak?" tanya Aris spontan membuat sekretaris Lita yang awalnya sudah melangkah pergi tiba-tiba berhenti dan langsung menoleh ke arah Aris, membuat Aris senang karena pikirnya sekretaris Lita menerima tawarannya itu artinya sekretaris Lita ini gampang juga kalau di ajak


Namun diluar dungaan Aris, jawaban sekretaris Lita memberikan tamparan keras membuat Aris malu.


Pak Aris tolong jaga perasaan calon istri anda jangan suka sekali mengajak perempuan lain untuk duduk disamping anda, ingat tempat duduk di samping anda itu harus perempuan yang berkelas dan perempuan menjadi istri anda yang bisa duduk disitu. Jadi jangan suka mengajak sembarang perempuan apalagi tidak ada hubungan apa-apa, saya datang dengan membawah mobil jadi saya bisa pulang sendiri lagian calon suami saya juga sudah menunggu saya jadi maaf saya harus pergi karena terburu-buru hati-hati di jalan pak semoga selamat sampai tujuan."

__ADS_1


"Oh ya satu lagi pak, jangan suka kasih perhatian lebih ke pada seorang perempuan jika pak Aris hanya menganggap dia teman, karena perempuan itu lakukan sesuatu dengan perasaan jadi jangan sampai anda menyakiti hati, atau perasaan perempuam lain karena perhatian anda, maaf saya parmisi"


Setelah selesai bicara begitu sekretaris Lita gegas pergi meninggalkan Aris yang masih mematung di tempat karena Aris tidak percaya jika sekretaris Lita seberani itu bicara dengannya.


Sedangkan Cessie ya hendak keluar dan lagi berdiri di balik pintu mendengar semua perkataan sekretaris Lita, langsung tersenyum karena menurut Cessie sekretaris Lita adalah perempuam yang berkelas dia berani mengorbankan perasaannya dan tidak maun menganggu hubungan pria yang perna ia cintai karena ternyata pria itu sudah punya calon.


"Mantap sekretaris Lita kamu perempuan yang hebat aku salut sama keberanian kamu, kalau kena perempuan lain ia tidak peduli pria itu sudah punya calon atau belum, yang penting dia harus dapat apa yang dia mau sekalipun bisa menyakiti hati sesama perempuan. Tapi kamu bedah sekretaris Lita. Kamu perempuan yang baik jadi kamu memilih memendam perasaan kamu."


"Hahaha mampus kamu kakak makanya jangan sembarangan berikan perhatian kepada perempuan padahal sudah punya calon istri, makanya kakak jadilah laki-laki sejati hanya satu perempuan yang ada di hati jangan plin-plan" gumam Cessie dalam hati.


"Astaga dik sejak kapan sih kamu disini bikin kanget aja tahu gak? kirain siapa lagi yang menyentuh bahu kakak, dik kamu kok sudah disini dari kapan,? kenapa kakak gak lihat kamu keluar dari dalam"? Tanya Aris.


"Lah siapa juga yang menyuruh kakak berdiri disini sambil bengong baru selesai lihat perempuan cantik ya kakak, ngaku saja deh tidak perlu bohong. Jelas kakak tidak melihat Cessie keluarlah orang kakak aja sibuk menatap kesana, hayo jawab kakak menatap sekretaris Lita kan hahaah kasian ya seorang pak Aris di cuekin oleh gadis cantik seperti sekretaris Lita"


"Kalau itu kena aku mungkin aku sudah tidak punya muka kali kakak sangking malunya dikacangin hahaha....makanya kakak jangan suka mempermainkan perasaan seorang perempuan beginikan jadinya kakak di cuekin"


"Astaga dik bisa tidak jangan ngejek kakak begitu, lagian kakak tidak melihat sekretaris Lita kok kakak disini karena menunggu kamu keluar biar kita pulang ini sudah sore loh" kilah Aris

__ADS_1


"Ah masa sih aku kok rada gak percaya gitu ya kalau kakak menunggu Cessie disini, biasanya juga kakak masuk keruangan begitu saja tanpa nengetok pintu juga, kenapa ini tumben berdiri diluar begini" padahal Cessie sudah tahu apa yang terjadi tadi tapi Cessie pura-pura seolah-olah tidak tahu apa-apa.


Karena Aris tidak mampuh melawan Cessie akhirnya Aris mengalah dan mengajak Cessie pulang takutnya banyak kali pertanyaan nanti yang akan ditanyakan oleh Cessie lagi.


"Yuk dik kita pulang, gak usa banyak tanya ya dik kakak lagi mikirin Faya dari kemarin belum ada kabar nanti lah aku telpon dia dulu."


Akhirnya Cessie dan Aris gegas masuk kedalan lift dan turun kebawah setelah sampai di bawah mata Aris tidak sengaja melihat sekretaris Lita, lagi asyik ngobrol dengan seorang laki-laki yang sangat Aris kenal membuat Aris sedikit cemburu melihat kebahagiaan mereka yang sesekali sekretaris Lita dan pak Galu tertawa.


"Bukankah itu sekretaris Lita ya terus itu laki-laki......itu bukankah manajer Galu ya ngapain mereka disitu dan ada hubungan apa di antara mereka kok kayak akrab banget mereka berdua, kenapa jadi gak iklas gini sih melihat sekretaris Lita dengan pria lain begitu"


Karena mata Aris memandang ke arah sekretaris Lita dan pak Galu berada membuat Cessie curiga dan ikut menatap kesana, Cessie langsung membulatkan mulutnya saat melihat siapa yang Aris pandang dari tadi.


Pukkkk....!


"Loh kenapa dik kok pukul aku" tanya Aris pura-pura tidak mengerti.


"Kenapa mata kakak memandang kesana karena kakak gak iklas kalau sekretaris Lita sudah akrab dengan pak Galu, kakak biarkan sekretaris Lita bahagia aku tahu pak Galu sangat menyayangi sekretaris Lita jadi pasti sekretaris Lita akan bahagia kedepan"

__ADS_1


__ADS_2