
Lain hal dengan Cessie yang sudah pulang dari rumah Iksan dan dalam perjalanan pulang kerumah.
Sekretaris Lita setelah pulang dari kantor langsung mandi dan bersiap untuk menunggu jemputan dari pak Galu.
Sebenarnya sekretaris Lita juga senang karena dengan hadirnya pak Galu bisa mengobati sakit hatinya terhadap Aris, kalau soal jodoh sekretaris Lita sudah pasra biarlah Tuhan yang mempertemukan dia dengan jodohnya pikir sekretaris Lita.
Malam ini sekretaris Lita agak sedikit tampil bedah, biasanya kalau pergi ke kantor berpenampilan agak sedikit seksi karena pake rok span dan baju kemeja seperti kerja kantor pada umumnya, tapi kali ini karena baru pertama kali sekretaris Lita pergi dinner dengan seorang pria ia berpenampilan agak sediki wow gitu, ia pake gaun panjang warna navy di padukan dengan tas dan haihils senada. Membuat penampilang sekretaris Lita sangat memukau bisa menghipnotis pak Galu nanti.
Setelah bersiap sekretaris Lita menunggu jemputan dari pak Galu. Tidak lama kemudian bunyi klason mobil di luar itu tandanya pak Galu sudah datang.
Sekretaris Lita keluar dan langsung di sambut oleh pak Galu, ia menatap sekretaris Lita tanpa berkedip pak Galu memandang sekretaris Lita dari ujung kaki sampai ujung rambut sambil menelan ludanya.
"Astag bidadari baru turun dari kayangan, memang ciptaan Tuhan sangat sempurna" gumam pak Galu dalam hati.
Sekretaris Lita yang melihat pak Galu tidak berkedip ia melambaikan tangan di depan wajah pak Galu sambil memanggil nama pak Galu membuat pak Galu sadar hahah ada-ada aja tingkah pak Galu, kagum ya pak Galu dengan kecantikan sekretaris Lita
"Pak Galu kenapa lihatin aku kayak gitu jelek ya pak?" tanya sekretaris Lita
"E, eh....gak kok, kamu cantik sekali sekretaris Lita membuat saya semakin kagum sama kamu" jelas pak Galu
"Ah pak Galu gombal terus dari tadi deh, kita jadi jalan gak kalau gak biar aku masuk lagi kedalam" ujar sekretaris Lita membuat pak Galu panik
"Hhaah jadi dong cantik yuk silakan masuk princess,"
Pak Galu membuka pintu mobilnya untuk sekretaris Lita benar-benar sekretaris Lita di jadikan ratu oleh pak Galu. Sekretaris Lita masuk dan duduk didalam mobil baru pak Galu memutar badan dan masuk kedalam mobil di bagian pengemudi.
Pak Galu langsung menghidupkan mesin mobilnya dan menjalankannya memenuhi jalan raya berkejaran dengan kendaraan lain, sepanjang jalan sekretaris Lita hanya diam saja membuat pak Galu hanya Senyum.
__ADS_1
"Lita...jika kita di kantor boleh kamu memanggil aku dengan sebutan pak tapi jika kita diluar seperti ini panggil nama saja ya, biar kelihatan kita lebih dekat, dan jangan cangung kita akan menjadi teman baik kedepannya"
"Maaf menurutku kalau aku manggil dengan sebutan nama tidak sopan karena secara pak Galu lebih tuan dari aku walaupun hanya bedah dua atau tiga tahun"
"Lah terus manggil apa dong atau manggil kakak atau lebih baik mas haahah, terserah kamu aja senyamana kamu aja deh tapi jangan pak kedengaran kayak tua banget."
"Yaudah mas aja, lagian kata mas itu aku rasa umum juga jadi tidak apakan ya."
"Itu lebih bagus"
Akhirnya sekretaris Lita memutuskan untuk manggil pak Galu dengan sebutan mas itu berlaku saat di luar kantor kalau di dalam kantor dan pas jam kerja ya, tetap dengan panggilan pak karena kalau di kantor harus profisional
Pak Galu sangat bahagia karena sekretaris Lita bersedia memanggilnya dengan sebutan mas, ia juga berharap kedepannya hubungan mereka lebih akrab lagi dan kalau mereka berjodoh pak Galu siap melamar sekretaris Lita.
Bukan kali pertama sekretaris Lita ketemu dengan pak Galu tapi sudah sering jika ada meeting dari semua divisi pasti pak Galu juga hadir. Hanya saja mereka jarang bertengur sapa.
"Mas kita makan malam dimana sih kok perasaan jauh sekali kita perginya, atau jangan-jangan kamu rencana mau culik aku mas" tanya sekretaris Lita mengundang tawah.
"Hahah kalau iya kenapa Lita apa kamu tidak takut jika benaran kamu aku culit."
"Hahaha....dari wajah kamu mas bukan wajah penjahat jadi aku yakin mas tidak akan melakukan itu terhadapku"
"Aku memang rencana mau menculik kamu untuk jadikan istri apa kamu mau"?
Sekretaris Lita membulatkan matanya dengan sempurna ia tidak percaya kalau pak Galu berani berbicara seperti itu.
Pak Galu yang mengemudi mobil pas melihat reaksi sekretaris Lita tertawa terbahak-bahak ia merasa lucu melihat ekspresi dari sekretaris Lita mulutnya terbuka lebar hampir sedikit masuk lalat haha.
__ADS_1
"Astaga tutup mulut itu masuk lalat nanti" ujar pak Galu sehingga membuat sekretaris Lita tersedar dan langsung menunduk kepala karena malu.
Tidak lama kemudian mobil yang di tumpangi pak Galu dan sekretaris Lita berbelok ke sebuah restoran. Pak Galu memarkirkan mobilnya dan keluar dari dalam mobil ia gegas memutar badan dan menuju ke pintu sebelah untuk membukakan pintu mobil untuk sekretaris Lita.
Mendapatkan Perlakuan manis dari pak Galu, membuat sekretaris Lita tersipuh malu, karena sudah kaya pasangan aja padahal teman saja gak akrab.
Setelah turun dari mobil dengan santai pak Galu memengang tangan sekretaris Lita dan mengajaknya masuk, sedangkan sekretaris Lita masih mematung di tempat karena selalu dapat perlakuan manis dan agak sedikit romantis dari pak Galu.
"Mas jangan seperti ini gak enak loh kita dilihatin orang begitu, nanti mereka salah paham mereka pikir kita ini pasangan suami istri atau pacaran padahal gak"
"Husss diam dan ikut aku, tidak perlu mendengar omongan orang lagian mereka tidak mengenal siapa kita. Kalau seandainya kita berjodoh dan benaran jadi suami istri gimana, memang kamu gak mau nikah sama aku hahah" ujar pak Galu mengodah sekretaris Lita.
"Astaga pak Galu yang terhormat... Tolong berhenti mengombal kenapa sih, kalau nanti benaran aku baper bagaimana mau tanggung jawab" ujar sekretaris Lita.
Akhirnya mereka masuk kedalam ruangan vip karena memang pak Galu sudah pesan sebelum mereka datang, didalam ruangan itu memang dihiasai dengan bungan yang kelihatan sederhana tapi mewah dan indah.
Setelah mereka duduk tidak lama kemudian seorang palaya datang dan mengantarkan minum yang sudah dipesan sebelumnya.
Setelah pelayan itu meletakan minum ia langsung bergegas pergi.
"Lit maaf sebelumnya karena aku sudah lancang mengajakmu tanpa bertanya dulu, apakah tidak ada yang marah jika kita makan malam bersama"
Sekretaris Lita menaikan kedua alisnya ia heran dengan pertanyaan konyol dari pak Galu, memang siapa yang marah coba, pacar gak ada apalagi suami.
Sekretaris Lita kenatap wajah pak Galu sembari berkata" memang siapa yang mau marah juga, jangankan suami pacar aja kagak punya jadi jangan takut karena gak ada yang marah lagian nih mas Galu ane, kalau aku sudah punya pacar mana mau lagi aku pergi jalan sama kamu mas apalagi punya suami"
Bebar juga yang di katakan sekretaris Lita kalau sudah punya pasangan tidak mungkin ia menerima jalan dengan pria lain.
__ADS_1