Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
410


__ADS_3

Sedangkan di lain tempat Cessie dengan dokter Julio hari ini sama-sama tidak masuk kantor Cessie tidak masuk kantor karena Cessie sudah mempercayakan perusahaan kepada sekretaris Masni untuk memghandle sementara waktu karena ada manajer Lita yang membantu, dan dokter Julio kebetulan hari ini adalah jadwal kosong bagi dokter Julio sehingga dokter Julio sudah dari semalam mereka sepakat tidak masuk pekerjaan.


Meraka juga heran kenapa hari ini Abian dan Aziza pergi bareng hanya dengan satu mobil, biasamya Aziza bawah mobil sendiri tapi hari ini mereka berdua pamit pergi dengan satu mobil, Cessie dengan dokter Julio juga tidak curiga kalay ternyata Abian dan Aziza pergi ke lapas. Untung pengawal yang memberitahukan kepada Cessie dan dokter Julip bawah Abian dan Aziza pergi menjenguk seseorang di lapas.


"Mas...kira-kira anak-anak kemana ya mami penasaran deh, soalnya tidak seperti biasa mereka berdua pergi begitu justru mami curiga ada sesuatu yang mereka sembunyikan terkhusus Abian, tadi pas sarapan dia memandang mami dan mas tidak seperti biasa, pandangannya seperti tatapan terluka apa yang membuat Abian begitu ya mas" tanya Cessie.


"Iya sama sayang , mas juga memperhatikan sikap putra kita tadi dia menatap mas juga seperti ada sesuatu didalam pikirannya, mas kuatir dia tahu sesuatu yang selama ini kita sembunyikan soalnya tadi mas sempat dengar dia bicara sesuatu dengan Aziza" ujar dokter Julio.


"Atau jangan-jangan dia sudah tahu tentang siapa dirinya mas, dan ada yang memberitahunya tapi kalau benar Abian tahu dari siapa Cessie saja tidak perna memberitahunya apalagi mas, Aziza juga tidak tahu soal masalah itu jadi tidak mungkin Aziza yang memberitahunya, mas bagaimana kalau sebaiknya kita memberitahukan saja kepada Abian mas, kita sembunyik sampai kapan mas, Abian sudah besar jadi dia sudah tahu mana yang benar dan mana yang salah,,Cessie tahu mas takut kehilangan Abian tapi percaya saja mas Abian putra kita adalah seorang anak yang biak jadi dia pasti memilih yang tulus." ujar Cessie.


Sebenarnya dokter Justru dokter Julio yakin bahwa Abian tetap menyayanginya walapun pada akhirnya Abian tahu siapa dirinya, karena memang Abian harus tahu mau Abian terimah atau tidak yang penting sudah di beritahulan semuanya dengan baik.


"Iya sayang menurut mas lebih baik setelah Abian dan Aziza pulang kita ceritakan semuanya kepada mereka berdua terkhususnya Abian, mas tidak mau nanti Abian tersinggung atau sakit hati karena kita sudah membohonginya, karena Abian sudah perna bertanya tapi kita justru tidak jujur" ujar dokter Julio.

__ADS_1


"Tapi mas Cessie takut Abian menilai Cessie adalah ibu yang jahat karena sudah menjobloskan ayah kandungnya ke penjarah dan Cessie juga sudah membohonginya tidak jujur dengannya soal siapa jatih dirinya. Kalau benaran Abian kecewa terus dia pergi meninggalkan rumah bagaimana mas Cessie takut", ujar Cessie.


Cessie hanya takut Abian salah paham dan berpikir kalau Cessie yang sudah jahat dan sudah menyakiti Surya karena berani menjobloskan Surya ke penjarah. Padahal Abian seduh tahu semuanya bahkan Abian sendiri yang datang mengunjungi Surya di penjarah. Bukan hanya itu yang Cessie takutkan Cessie takut setelah Abian mengetahui semua fakta justru Abian pergi meninggalkan Cessie dan lebih memilih Surya.


"Sayang mas tadi sudah bilang, kalau Abian bukam anak kecil lagi dia anak yang sangat cerdas dan menghormati orang tua, jika kita jelaskan dengan baik mas yakin Abian tidak akan menyalahkan sayang justru Abian akan semakin membenci Surya makanya mas masih ragu untuk memberitahukannya"


Saat dokter Julio dan Cessie berbincang rumah berberbunyi dan satpam membuka pintu ternyata pak Arya dan bu Intan datang. Satpam langsung membuka gerbang untuk pak Arya dan bu Intan yang sudah masuk masa rentang.


"Selamat siang pak Arya dan bu Intan, silahkan masuk ada bu Cessie dan pak Julio didalam " satpam menyapah pak Arya dan bu Intan dan mempersilahkan masuk.


"Assalamualaikum......." ujar bu Intan dan pak Arya.


"Ibu, ayah kok datang tidak bilang-bilang" ujar Cessie dan dokter Julio hampir bersamaan.

__ADS_1


"Iya nak ibu dan ayah sengaja datang tidak kabarin karena sudah lama kedua cucu ibu dan ayah tidak kunjung ke rumah jadi ibu inisiatif kesini karena ibu kangen sama cucu kesayangan ibu, Aziza dan Abian belum pulang ya? Ibu dan ayah rencana nginap disini besok baru pulang" ujar bu Intan.


"Iya bu maaf, sekarang Abian dan Aziza sangat sibuk dengan kulia dan pekerjaan mereka jadi mereka tidak punya waktu untuk kesana bu, ada baiknya juga ayah dan ibu tinggal disini saja terus rumah itu biarkan saja disitu kayak rumah kamu sayang yang dulu" ujar dokter julio.


"Abian dan Aziza masih ke kampus dan ke kantor bu sore mungkin baru mereka pulang, bu, ayah. Barusan Julio dan Cessie baru mau bicarakan hal ini dengan ayah dan ibu, soal Abian jadi kami rencana memberitahukan semua kepada Abian tentang masa lalu Cessie karena sebentar lagi Abian akan berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan studinya. Jadi menurut ibu dan ayah bagaimana apakah kami ceritakan semuanya atau diamkan saja" tanya Cessie


Seketika pak Arya dan bu Intan saling pandang, entah apa yang mereka pikirkan. Karena soal Abian pergi kulia di luar negeri Cessie dan dokter Julio belum beritahukan hal ini kepada pak Arya dan bu Intan, rencana Cessie dan dokter Julio akan pergi ke rumah pak Arya hanya saja mereka sudah datang jadi syukur.


"Nak...apa tidak ada kampus di negara ini sehigga harus mengirim cucu kesayang ibu dan ayah keluar negeri jangan bilang Aziza juga akan nyusul? Boleh sih ibu dan ayah setujuh kalau memang kalian mau membiarkan kulia di luar negeri tapi dengam catatat. Kalian harus berusaha berikan ayah dan ibu satu cucu munggil lagi" ujar bu Intan terkekeh...membuat dokter Julio dan Cessie terkejut.


"Ibu....! " ujar Cessie dan dokter Julio hampir bersamaan.


"Ibu dan ayah juga minta sama kakak kamu juga juga begitu nak, kalau kakak kamu dan mbak kamu membiarkan ketiga cucu ibu pergi sekolah dan kulia di luar negeri bisa saja asal mereka bikin lagi, jadi sekarang pilihan di tangan kalian berempat mau kirim mereka terus kalian buat ganti atau mereka tetap kulia diaini saja dan tidak perlu keluar negeri."

__ADS_1


Dokter Julio dan Cessie susa paya menelan salivannya dengan kasar, karena mereka tidak tahu apa yang akan mereka lakukan kalau itu sudah permintaan dari pak Arya dan bu Intan. Mana lagi permintaan dari pak Adam dan bu Rina.


__ADS_2