Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
348


__ADS_3

Sedangka di tempat lain Sinta dan kedua temannya kebetulan besok hari weekend jadi mereka berencana pergi jalannya untuk menghilangkan suntuk, karena selama ini mereka selalu fokus dengan kerja apalagi Sinta kerja sambil kulia jadi pengen refresing.


Setelah mereka bertiga pulang dari restoran mereka sudah merencanakan sesuatu karena ada tempat rekreasi yang baru viral sekarang katanya sangat bagus jadi mereka berencana pergi tapi Sinta harus minta Ijin dulu sama Iksan, oh ya. Saya lupa beritahu para pembaca setia kalau tiga bulan yang lalu Iksan sudah memantapkan hati untuk menikahi Sinta begitu juga Sinta ternyata selama ini Sinta juga mencinta Iksan, jadi Iksan sudah melamar Sinta di restoran bersama orang tuanya dan mbak Alana.


Karena kedua orang tua Iksan dan Dira juga mau menerima Sinta sebagai ibu dan menantunya. Bukan hanya itu mbak Eva juga senang adiknya sudah mendapatkan pria baik biarpun duda satu anak tapi menurut mbak Eva itu tidak menjadi patokan.


Yang penting Sinta bahagia dan Iksan menyayangi Sinta itu lebih dari cukup hanya saja pas lamaran mbak Eva tidak bisa datang karena Zila tiba-tiba demam.


Sekarang Sinta juga sering main kerumah Iksan bersama Melli dan Bella, jadi karena Sinta menghargai Iksan setiap Sinta kemanapun selalu minta ijin sama Iksan padahal Iksan tidak perna melarang atau kekang Sinta. Bahkan Iksan berikan kebebassn kepada Sinta karena Iksan percaya Sinta adalah gadis yang baik.


Bukan hanya itu, Bella dan kedua sahabatnya mereka sudah tidak tinggal lagi di kontrakan tapi mereka sudah pindah ke rumah Bella dan sekarang Bella juga sudah dapat mobil dari Iksan, begitu juga Sinta di belikan mobil baru oleh iksan dan Sinta belajar mengemudi sampai bisa.


Tapi kalau mereka bertiga pergi kerja hanya pake satu mobil saja kalau bukan punya Bella brarti punya Sinta. Makanya sekarang mereka bertiga mau pergi jalan-jalan sehingga Sinta mau beritahu Iksan siapa tahu Iksan mau ikut pikirnya.


"Sin...kamu sudah hubungi jantung hati kamu belum beritahunya kalau besok kita pergi jalan-jalan kalau mas Iksan ikutkan lumaya dapat gratis apa-apa pasti di bayar semua ya gak kakak ipar. Sebentar lagi kamu sudah jadi kakak iparku Sin rasanya aku gak iklas manggil kamu mbak hehehe....tapi mau bagaimana lagi sudah takdir."


Sinta hanya menatap Bella sambil tersenyum.


"Tunggu ya aku telpon dulu takutnya mas Iksan sibuk kalau sibuk bagaimana kalau kita pergi sama Dira dan mbak Alana saja, itu pun kalau mbak Alana mau hehehe"

__ADS_1


"Makananya kamu telpon gih biar kita tahu kejelasannya gimana" Sinta langsung menghubungi Iksan ternyata Iksan langsung angkat suara lembutnya membuat hati Sinta langsung adem ayam.


"Hallo mas..."


"Hallo sayang....ada apa"? Tanya Iksan lembut


"Sinta menganggu gak mas...mas lagi ngapain mana Dira sudah tidur belum"?


"Sayang bisa gak kalau nanya itu satu-satu mas bingungg mau jawab yang mana dulu, oh, ya. Kamu tidak menganggu kok sayang, mas sekarang ada di ruang kerja kalau Dira sudah tidur ada apa memangnya sayang" tanya Iksan.


"Jadi begini mas besokkan hari weekend jadi rencana Sinta, Bella dan Melli mau jalan-jalan siapa tahu mas mau ikut kalau mas sibuk biar nanti kami sama Dira dan mbak Alana saja bagaimana menurut mas bisa gak." Iksan tersenyum mendengar permintaan calon istrinya.


"Mas...sudahkan sekarang jawab dong Bella sudah tidak sabar mendengar jawaban dari mas, katanya cepat jawab biar bisa tenang mas karena kalau mas ikut berarti kami tidak kekuarkan uang karena pasti mas yang nanggung semua heheh"


Astaga kamu ini polos banget ngomong begitu sama Iksan, mendengar aduan Sinta, Bella memutar bola matanya membuat Sinta dan Melli tertawa. Begitu juga Iksan ikut ngakak polos kali calon istrinya pikir Iksan.


Sebenarnya dalam hati Sinta ingin Iksan ikut juga tapi kalau Iksan sibuk tidak masalah biarpun Sinta kecewa, nanti karena tidak bisa di paksa kalau calon suaminya tidak bisa bagaimana.


"Ya, sudah besok kita semua ikut kebetulan mas gak kerja tapi gak tahu ibu dan ayah mau ikut gak karena ibu lagi gak enak badan, jadi hanya kita saja dengan mbak Alana nanti, sayang tidak perlu bawah mobil kita dengan satu mobil saja bawah mobil besar ini muat kita semua"

__ADS_1


"Serius mas, besok ikut? Mendengar kalau besok Iksan ikut Bella lompat kegirangan karena besok uangnya tidak keluar begitu juga Sinta bahagia karena Iksan iku"


"Iya sayang mas ikut mana tega mas biarkan calon dan adik mas pergi sendiri jadi biar kita pergi sama-sama sekalian bawah Dira juga"


"Makasih ya mas karena mau ikut besok berarti besok kami tunggu disini saja atau kerumah dulu tapi kalau kerumah dulu biar kami datang pagi kesana."


"Tidak perlu dong sayang kesini, arah jalan yang ingin kita tempuh lewat sana kalau kalian kesini nanti putar balik lagi hehe"


Iksan merasa lucu dengan tingkah Sinta yang menurut Iksan sangat mengemaskan.


Setelah selesai telpon Iksan Sinta langsung mengakhiri panggilannya dan berbalik menatap Bella dan Melli.


"Kalian sudah dengar kan kalau sponsor kita ikut jadi jangan memikirkan pengeluaran besok karena pasti di tanggung sama sponsor, yang penting sekarang kita siapkan semua apa yang ingin kita bawah besok supaya besok kita tidak repot lagi, kalau menurut aku ya kita juga harus bawah baju ganti takutnya kita terjebak macet di sana terus kita disuruh ginap. Masa kita gak mandi dan ganti baju sampai besoknya lagi aduh...bauh"


"Iya...mbak Sinta benar Mell kita harus bawah pakian ganti takutnya hal itu terjadi, mbak jangan melotot begitu jadi takut aku, mulai sekarang aku harus belajar memanggil kamu mbak Sin..biar nanti setelah menikan aku jangan kebiasaan manggil nama kamu, takutnya aku bisa di gantung sama suami kamu yang agak pisesif itu" Sinta dan Melli hanya melongo saja mendengar racauan Bella."


"Serah lo deh Bella aku mah pasra asal jangan panggil nama kebun bina**ng aja hehe...kalau hanya panggilan itu masih bisa di atasi yang penting sekarang kamu siapkan apa yang perlu kamu bawah, karena dari kita bertiga kamu yang paling lama bersiap aku takutnya besok kita ditinggal mas Iksan karena persiapan kamu yang sangat lama itu membuat orang bosan menungguh"


Memang Bella kalau bersiapa paling lama sehingga sering sekali Bella mendapatkan omelan dari Sinta danMelli.

__ADS_1


__ADS_2