
Karena Faya tidak mau mendengar perkataan Aris sehingga Aris dan Cessie hanya pasra saja, karena mau bagaimanapun juga Faya sudah janji kepada pamannya jika nanti Faya datang sesuai dengan kesepakatan mereka jadi tidak bisa di batalkan.
Aris sebenarnya tidak mau Faya pergi tapi mau bagaimana lagi, Aris juga tidak tahu pembicaraan Faya dengan pamannya seperti apa sehingga Faya ngotot mau pergi kesana. Padahal menurut Aris semua bisa di bicarakan melalui hp tidak perlu kesana.
"Sayang minjam dulu hpmu boleh gak, ada yang mau mas lihat, tapi kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa sayang" Aris meminta hp Faya namun karena kebetulan Faya juga kebelet ke kamar mandi jadi ia tidak curiga dengan Aris, Aris mengambil hp Faya dan otak atik hp itu tidak lama kemudiam Aria simpan kembali ke atas meja.
Faya yang baru keluar dari toilet melihat hpnya dan langsung bertanya kenapa Aris meminta hpnya.
"Tumben mas Minta hp aku biasanya mas tidak peduli dengan hp untuk apa mas minta hp tadi." tanya Faya menyelidiki.
"Tidak apa-apa sayang memangnya gak boleh mas melihat hp kamu, tadi mas hanya mau lihat foto kita yang kemarin aja pas ti restoran kan semua foto ada di hp kamu saya. Belum kamu kirimkan ke aku" tanya Aris.
"Boleh dong mas kata siapa gak boleh lagian gak ada apa-apa juga di dalam hp kok yuklah kita berangkat nanti terlambat kita, oh iya nanti aku kirim ya mas kalau sudah sampai disana."
Akhirnya mereka bertiga berangkat ke bandara Faya juga sudah berikan alamat yang jelas ke Aris untuk jaga-jaga aja takutnya terjadi sesuatu dengan Faya.
"Fay lo hati-hati disana bukannya gua curigaan atau gimana gitu sama paman lo tapi perasaan gua gak enak jadi biarpun itu paman lo, lo harus waspada." ujar Cessie menginggatkan Faya.
"Iya Cess gua paham kok maksud kalian baik dan makasih ya atas perhatian kalian sudah kuwatir dengan keadaan gua, gua hanya pesan satu aja dua hari gua udah pulang jika lewat dua hari gua gak ada kabar dan belum pulang itu artinya memang gua dalam bahaya hahaha"
"Pukk...dasar ya gua serius bicara lo justru bercanda mau gua nabok lagi lo" ujar Cessie sedikit emosi melihat tingkah Faya orang serius bicara justru Faya mala bercanda.
"Ampun ibu negara jangan nabok lagi gua minta ampun, nanti kalau gua babak belur bukannya naik pesawat ke kampung paman justru gua nai ambulans kerumah sakit haha"
__ADS_1
"Aduh lo benar-benar deh ngelucuh gak seru tahu gak" ujar Cessie.
Semoga tidak terjadi apa-apa dengan Faya hampir satu jam lebih mereka dalam perjalanan kebandara akhirnya sampai juga mobil membelok masuk kedalam area bandara.
Aris parkir mobilnya dan mengeluarkan koper Faya dari dalam, dan membawahnya sedangkan Cessie dan Faya bergandeng tangan berjalan masuk loby. Sampai di depan loby Faya pamit pada mereka berdua dan masuk kedalam karena mau cek in dulu sebentar lagi pesawat akan berangkat.
"Mas, Cess gua pergi dulu ya makasih sudah mengantarkan gua kesini jaga kesehatan lo ya Cess lihat perut lo sudah besar." ujar Faya pamit.
"Hati-hati sayang jangan lupa kabarin ok" ujar Aris
"Hati-hati ya Fay jaga diri lo baik-baik disana sampai ketemu lagi" ujar Cessie
Faya langsung masuk kedalam meninggalkan kedua kakak beradik itu diluar memandang kedalam. Setelah mereka lihat Faya sudah selesai cek in dan masuk ke ruang tunggu. Cessie dan Aris juga berbalik dan gegas pergi ke parkiran dan rencana langsung ke kantor.
"Kakak kita langsung ke kantor ya atau mau kenana dulu" tanya Cessie karena Cessie tahu perasaan Aris saat ini kacau tidak baik-baik.
Akhirnya Cessie dan Aris langsung ke kantor karena memang hari ini ada meeting penting jam sepuluh sekretaris Lita sudah kabarin Cessie kalau kemarin sekretaris Lita lupa jadi tadi malam baru kabarin sedangkan sudah terlanjur janji dengan Faya, mereka harus secepatnya sampai di kantor agar tidak telat.
Karena Cessie juga tidak mau nanti dibilang karena bos jadi sesuka hati datang jam berapa saja, tidak berikan contoh yang baik kepada karyawan yang lain. Itu yang selalu membuat Cessie jarang sekali datang terlambat ke kantor karena menghindari omongan itu apalagi seorang Ceo itu harus kasih contoh yang baik. Harus menjaga ketertiban, tidak lama kemudia mobil berdiri di depan loby dan Cessie dan Aris gegas keluar dari dalam mobil dan laagsung masuk kedalam perusahaan.
Cessie dan Aris jalan beriringan dan masuk kedalan lift mereka naik ke lantai atas dan masuk ke ruangan masing-masing, Cessie tidak bicara apa-apa sama Aris karena Cessie tahu suasana hati Aris tidak baik.
Saat Cessie masuk kedalam ruangan tidak lama kemudian sekretaris Lita datang dan menyerahkan beberapa dokumen dan surat penting yang harus di tanda tangani oleh Cessie, namun sebelum itu sekretaris Lita selalu sarankan agar sebelum tanda tangan ada baiknya Cessie baca terlebih dahulu. Karena jika sudah di tanda tangan dikemudian hari ada kesalahan di berkas itu tetap di anggap sah karena direktur saja sudah tanda tangan berarti direktur menyetujuinya.
__ADS_1
"Bu ini ada beberapa dokumen yang harus ibu tanda tangan tapi sebelumnya ibu baca dulu"
"Baik sekretaris Lita, oh ya jadi meeting hari ini" tanya Cessie.
"Maaf bu ada beberapa direksi yang halangan hadir hari ini jadi di cancel bu maaf saya tidak sempat kabarin ibu karena baru saja di kabarin"
"Oh tidak apa-apa kalau begitu kamu duduk dulu ada yang mau saya tanyakan sama kamu" ujar Cessie membuat detang jantung sekretaris Lita berlarian kesana kemari.
"Ada apa ya bu apa saya melakukan kesalahan" tanya sekretaris Lita takut
"Haahha jangan tenganf begitu gak kok kamu tidak melakukan kesalahan hanya saja ada yang ingin saya tanyakan."
Walaupun agak sedikit takut tapi sekretaris Lita tidak punya pilihan jadi terpaksa sekretaris Lita menurut dan duduk di depan Cessie, Cessie yang melihat ketakutan sekretaris Lita jadi tertawa karena Cessie merasa lucu.
"Sekretaris Lita kamu kenapa kelihatan takut banget, kamu tenang aja saya hanya mau tanya tapi kamu jawab jujur ya jangan kamu bohongi saya. Karena saya tidak suka berbohong, menurut sekretaris Lita saya orangnya gimana jahat atau kalau bicara dengan seseorang kasar atau bagaimana?"
"Ibu baik kok dan tidak perna bicara kasar kepada orang, selama saya kerja sama ibu ibu tidak pernah bicara kasar sama karyawan disini"
"Betulkah begitu kamu tidak bohong awas loh kalau bohong, jujur saja Lit saya tidak masalah"
Cessie sengaja mancing sekretaris Lita untuk berkata jujur soal perkataan Aris yang katanya sekretaris Lita menangis diruangannya setelah keluar dari ruangan Cessie, Cessie mau tahu apa penyebab sekretaris Lita menangis.
Tapi sayangnya sekretaris Lita tidak bicara apa-apa membuat Cessie kesulitan mau tidak mau Cessie berkata jujur kedapa sekretaris Lita.
__ADS_1
"Lit memang saya baru kerja disini dan kamu juga baru jadi sekretaris saya tapi saya tidak mau kita sebagai patner kerja saya diam-diam saling tidak menyukai satu sama lain, sekarang kamu jujur sama saya pernah gak saya berkata kasar sama kamu atau tanpa saya menyadari kata-kata saya menyakiti hati kamu."
Sekretaris Lita menelan salivanya dengan kasar karena Cessie memang tidak perna berkata kasar.