
Surya yang rencana masuk ke kamar gak bisa karena sudah di kunci dari luar oleh nadia, surya sampai teriak-teriak minta bukain pintu juga parcuma karena nadia seolah gak mendengar, surya yang sudah emosi dengan satu kali tendangan saja pintu langsung terbukan, membuat nadia yang ada di dalam kamar terkejut di tambah murka.
Brakkkkkkkk!
"Argh....kurang ajar, kamu mas berani kamu merusak pintu kamar" hardik nadia.
"Nadia.....kamu apaan si ha. Dari tadi di panggilin bukannya nyahut, teliga kamu budek ya?"
Nadia yang sudah tersulut emosi ia juga gak tinggal diam, langsung membalas perkataan surya ngena di hati,"Kamu siapa ngatur-ngatur saya, mau saya menyahut apa gak nya itu suka-suka saya dong, apa urusannya sama kamu."
"Sekarang saya minta kamu keluar dari kontrakan saya, dan bawa tuh sekalian mama dan adik kamu licik itu, karena saya gak sudi menampung manusia gak punya urat malu seperti kalian."
"He Nadia kamu jangan gitu dong aku kan suami kamu, kenapa main usir aja"
"Hahaha suami, suami bangsat maksudmu, bukankah kamu mempermalukan saya disana tadi, kamu bilang kalau aku yang mengodah kamu, kamu mau tinggalkan aku untuk kembali dengan cessie, silakan, aku juga sekarang baru sadar punya laki-laki biadab seperti kamu."
"Hahaha aku baru sedar kenapa kamu bisa bicara seperti itu, karena kamu sudah tahu kan kalau cessie itu orang kaya, kamu jangan kamu mimpi dan berharap surya, kalau cessie akan memaafkan kamu itu sangat mustahil, jadi kamu tinggal menunggu saja surat panggilan dari pengadilan"
Karena surya melihat kalau nadia sudah sangat emosi, surya jadi berpikir jangan sampai nadia nekat mengusir mereka dari kontrakan nadia, karena surya gak punya uang sama sekali, apa lagi gak di kasih gaji, mala di pecat lagi, jadi biar ia merendah aja agar nadia mau memaafkan mereka.
"Nad maafkan maa ya, sebenarnya mas tadi gak bermaksud berkata begitu, tapi mas punya maksud dan tujuan tersendiri nad. Kamu kan tahu kita sudah di pecat dengan cara gak terhormat, bahkan kita gak dikasih gaji sama sekali, mas berpikir kalau kita berdua gak kerja dari mana pemasukan kita,"
"Jadi mas sengaja melakukan itu didepan semua para staff agar mereka berpikir kalau cessie itu yang egois memperlakukan suaminya buruk. Dan mas sengaja di depan karyawan agar cessie mau memaafkan mas, supaya mas bisa menguasai hartanya, karena kalau mas dapat menguasai semua hartanya otomatis itu untuk kamu dan anak kita, makanya mas senjaga bilang seperti itu agar cessie percaya."
"Padahal mas hanya cinta dan sayang sama kamu nad, maafin mas ya, tadi perkataan mas sudah menyakiti hatimu. Mas rencana besok weekend jadi mas mau ke rumah cessie sengaja bujuk dia agar ia mau kembali dengan mas, padahal mas hanya mau memanfaatkan hartanya ."
__ADS_1
"Oh ok baik lah saya akan maafin kamu mas kita harus cari cara untuk mendapatkan uang, karena sekarang baik kamu maupun aku kita gak punya kerjaan"
Hahaha nadia dan surya sama-sama ular, nadia mau memaafkan surya hanya untuk tuntaskan pembalasannya, sedangkan surya baik sama nadia hanya untuk mau menumpang mereka di kontrakannya, namun dalam hati mereka masing-masing lagi berusaha untuk kembali ke pasangan masing-masing juga, surya nekat melakukan apa aja asal dia kembali dengan cessie.
Karena ia gak mau kehilangan orang yang menghasilkan banyak uang sedangkan nadia gak mau kehilangan iksan dan anaknya karena gak mau kehilangan mantan suaminya yang royal dan baik.
"Ck, muak kali lihat muka munafiknya, kalau bukan karena aku takut pengorbananku sia-sia mungkin aku gak sudih mau memaafkannya," gumam dalam hati.
Surya langsung ganti pakian dan kembali ke ruang tamu, sedangkan nadia malas keluar jadi ia baringkan tubuhnya di atas kasur.
Setelah surya sampai di ruang tamu ia duduk di sofa sederhana milik nadia, sedangkan bu ayu dan sinta juga ada duduk di sana. Bu ayu yang melihat surya kali ini dengan lembut bu ayu bertanya, gak bar bar lagi dia."Surya mama mau tanya kenapa hari ini kamu dengan nadia cepat pulang dari kerja, pulang dengan muka kusut lagi, apa ada masalah di kantor."
Surya menarik nafasnya panjang baru buka suara, terlihat sekali ada kekecewaan dan penyesalan tersirat di wajah surya entah itu benar-benar menyesal atau pura-pura saja.
"Surya lagi pusing ma"
"Gak mah, jagan asal menuduh dan berpikir jelek terus sama nadia deh mah, nadia itu lagi hamil, aku dengan nadia di pecat mah dari perusahaan dimana kami bekerja."
"Apa?......kalian di pecat?.....Ya ampun surya kalian berdua kok bod**h banget sih, kenapa bisa kalian di pecat. Pasti ini semua ulah perempuan kurang ajar ini kan dasar sih nadia benar-benar deh."Pekik bu ayu mendengar surya dan nadia di pecat, ia juga gak tahu duduk masalahnya dimana langsung menuduh orang aja.
"Mah, sudah berapa kali sih surya bilang, makanya mama itu dengar dulu penjelasan surya baru bicara, jangan asal menuduh aja yang gak jelas." ujar surya seketika bu ayu memutar bola matanya.
"Kami berdua di pecat karena ada sangkut pautnya juga dengan mama, selama ini mama selalu merendahkan cessie, mencaci maki cessie, bahkan mama bicara terang-terang di depan cessie mama menyuruh surya untuk ceraikan cessie kan."
"Ah gak usa sebut perempuan miskin jelek itu mama gak sudih mendengar namanya, lagian apa hubungannya dengan pemecatan kalian berdua, mama pula yang di salahin."
__ADS_1
"Ha, mama mulai lagi, selalu aja potong pembicaraan surya, ya jelaslah mah ada hubunganya , jadi ternyata perusahaan dimana surya dan nadia bekerja, perusahaan terbesar dan terkaya di kota ini, adalah perusahaan cessie mah."
"Apa?.... perusahaan cessie? Kamu gak usa ngaur deh surya kalau ngomong bagaimana bisa itu perusahaan cessie sedangkan ia mengaku orang yang gak punya dan yatim piatu"
teriak bu ayu dengan sinta bersamaan sangkang terkejutnya, sinta sampai bagun dari tempat duduknya dan berdiri. "Kamu gak bercanda kan masa mbak cessie sekaya itu mas, tapi kalau memang benar, perusahaan itu milik orang tua mbak cessie berarti mbak cessie itu benaran kaya raya dong mas, tapi sinta gak heran sih."
" karena selama ini sinta lihat penampilan mbak cessie itu seperti orang kaya benaran, terus waktu itu mbak cessie beliin tas seharga dua puluh juta untuk mbak eva, dari mana uangnya cobak kalau kalau mbak cessie miskin, berarti benaran ia kaya, mas surya aja yang sibuk selingkuh sih makanya gak tahu istrinya orang kayak."
"Mana mungkin cessie itu orang kaya surya bukankah cessie itu anak yatim piatu yang seperti yang ia katakan, dan rumah yang ia tempati, bukannya rumah peninggalan orang tuanya dengan mobil itu."
"Gak mah, selama ini cessie membohogi kita mah, karena surya dengar cessie melakukan hal itu hanya demi mengetes kita mah, apa kita tulus menyayangi nya atau gak, ternyata setiap hari mama dan sinta menindas cessie, jadi ia dendam mah sama kita, aku gak mau kehilangan cessie mah, dimana pun caranya surya harus rujuk kembali dengan cessie"
"Ya ampun surya kalau begitu yuk kita ke rumah mantu mama, kita harus minta maaf sama dia biar kita minta cessie belikan rumah dan sinta mobil."
"Jangan sekarang mah, cessie lagi di kantor sama ayahnya dan kaknya mama masih ingat malam itu, laki-laki yang tiba-tiba datang dan memukil surya bahkan menyeret surya, mama dan sinta keluar? Itu adalah kak laki-lakinya cessie."
"Apa,....yang benar aja kamu"
"Iya mah itu benar, sekarang dia juga yang mengantikan posisi surya mah."
Mampus kamu bu ayu dasar mertua jahat makan tuh karma, enak aja bilang cessie mantu nya, kalau berani pergi aja sana minta apa yang barusan anda ucapkan beli rumah dengan mobil hahaha, dasar keluarga benalu.
Enak aja minta cessie balikan sama surya.
"Kalian kan belum cerai surya jadi kamu harus kembali sama cessie. Lagian mama lihat cessie masih sayang sama kamu makanya dia gak mau mengugat cerai kamu."
__ADS_1
"Tapi kata cessie dia sudah mengugat surya mah, di pengadilan jadi disuruh tunggu surat panggilan beberala hari lagi." ujar surya membuat bu ayu dan sinta terkejut, "Gak itu gak boleh terjadi besok aku harus datang ke rumah cessie agar ia batalkan perceraian itu cessie harus kembali sama surya." gumam bu ayu dalam hati.