Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
375


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain Cessie dan dokter Julio terus orang tuanya dalam perjalanan pulang kerumah, tidak lama kemudian mereka sampai di rumah di sambut hangat oleh Aris, Faya dan beberapa tetangga, selama Cessie di rumah sakit Sinta sering datang menjenguk Cessie dan sekretaris Lita bahkan Sinta juga sering berkunjung kerumah dokter Julio untuk menjenguk Abian, Sinta dan mbak Eva sangat menyayangi Abian tak lupa juga setiap kali Sinta datang selalu membawah Dira untuk ketemu Abian.


Jadi pas Cessie pulang ternyata Sinta dan kedua sahabatnya datang ke rumah dokter Julio.


Faya langsung memeluk Cessie begitu juga Aris mereka semua senang karena akhirnya Cessie bisa pulang.


"Selamat datang kembali kerumah mbak, semoga mbak tidak sakit lagi kasian Abian baru tujuh bulan lebih sudah sering di tinggal" ujar Sinta sambil memeluk Cessie.


"Selamat datang ya dik akhirnya kamu sembuh juga, kamu buat kakak ketakutan, saja dik tapi sekarang kakak senang karena akhirnya kamu bisa pulang kerumah" Aris memeluk Cessie begitu juga Cessie karena Cessie sudah melihat video bagaimana Aris menangis histeris saat melihat Cessie tidak sadarkan diri.


"Iya kakak makasih sudah sangat mengkuatirkan kondisi Cessie, Cessie bersyukur memiliki kakak dan mbak Faya yang sangat menyayangi Cessie. Dan makasih juga ya Sin selama mbak di rumah sakit kamu selalu datang melihat Abian." Ujar Cessie


"Sama-sama mbak Abian ponakan Sinta jadi Sinta sangat menyayanginya" Cessie tersenyum nendengar penuturan Sinta.


Setelah selesai


Mereka semua makan bersama dan ngobrol sebentar, dan semua pulang ke rumah masing-masing karena sudah malam juga, Cessie dan dokter Julio bermain sebentar dengan Abian setelah Abian tidur barulah Cessie dan dokter Julio kekamar mereka.


"Sayang kamu istirahat lah jangan kamu pikir sudah sehat ya sayang jadi tidak istirahat, sekarang ini sayang masih belum pulih total jadi jangan banyak pikiran nanti kepala sayang sakit, tapi mas sangat bersyukur karena sayang tidak sampai amnesia kalau sampai itu terjadi mas tidak tahu harus berbuat apalagi" ujar dokter Julio membuat Cessie tersenyum karena kalau dokter Julio bicara begitu nampak sekali lesung pipi dokter Julio.


"Mas, kamu imut banget kalau buat wajahnya kayak gitu" ujar Cessie


"Sayang sekarang istirahat sudah jam sepuluh jangan kebiasaan tengah malam tidurnya."

__ADS_1


Cessie hanya nurut saja dan tidur begitu juga dokter Julio membaringkan tubuhnya di samping Cessie dan akhirnya mereka tidur pulas karena sudah sangat capek.


*****


Keesokan harinya baru jam enam dokter Julio sudah bangun dan sengaja masak nasi goreng kesukaan Cessie, karena semenjak menikah dokter Julio sering masakan nasi goreng untuk Cessie. Karena hari ini adalah sidang putusan untuk dokter Linda semua bukti sudah terkumpul jadi dokter Linda akan mengikuti sidang putusan.


Setelah selesai dokter Julio masak nasi Goreng, dokter Julio gegas masuk kemar dan sebelum bangunkan Cessie dokter Julio mandi terlebih dulu setelah itu baru dokter Julio bangunin Cessie.


"Lebih baik aku mandi saja dulu setelah mandi baru aku banguni Cessie, biar dia juga mandi dan sarapan apakah Cessie juga ikut sidang hari ini atau tidak usa ya, takutnya dia justru emosi lihat Linda lagi di pengadilan tapi nanti aku bicara dulu deh sama dia kalau dia mau tidak masalah biar ikut saja, sepertinya pak Galu juga akan membawah sekretaris Lita ke pengadilan ikut sidang nanti."


Dokter Julio langsung masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri hampir tiga puluh menik dokter Julio keluar dari kamar mandi dengan handuk melingkar di pingangnya dan rambut masih basah.


"Astaga makhluk ciptaan Tuhan sangat sempurnya hehe...kalau rambut mas Julio basah tanpan sekali sampai tidak percaya kalau ini adalah suami ku sangat sempurna" Gumam Cessie dalam hati.


"Sayang, mas tahu kalau mas sangat tanpan sampai istri mas sendiri saja terpesona melihat ketanpanan mas yakan sayang"?


Dokter Julio menjaili istrinya karena menurut dokter Julio sangat menyenangkan. Karna perkataan dokter Julio membuat pipi Cessie merah merona.


"Sayang mandilah biar kita sarapan sini mas bantu kekamar mandi kalau sayang kramas jangan keras-keras ya nanti kepala sayang sakit"


Cessie belum jawab tapi dokter Julio langsung mengendong Cessie ala bridal style dan membawah kedalam kamar mandi dan membantu Cessie membuka pakiannya baru lah dokter Julio keluar.


Cessie tidak lama di kamar mandi hampir dua puluh lima menit Cessie keluar dari kamar mandi dengan wajahnya yang segar. Setelah selesai ganti pakian dan mengolesi sedikit make up di wajahnya Cessie dan dokter Julio langsung menuju ke meja makan dan mereka berdua makan bersama.

__ADS_1


"Sayang hari ini adalah sidang putusan untuk Linda apakah kamu mau ikut? atau kamu dirumah saja sayang biar mas dan yang lain pergi saja. Kamu harus banyak istirahat sayang"


"Mas, Cessie harus ikut karena Cessie mau lihat hukuman seperti apa yang di jatuhkan oleh hakim, kepada penjahat seperti dia yang tidak punya hati hampir saja melenyapkan nyawah Cessie dan sekretaris Lita." ujar Cessie


"Ya sudah kalau begitu kamu boleh ikut sayang tapi janji dulu sama mas, kalau sampai disana sayang tidak boleh marah nanti kepala sayang kembali sakit" ujar dokter Julio mengingatkan Cessie untuk tidak marah.


"Memangnya sidang mulai jam berapa mas,"? Tanya Cessie.


"Jam sembilan sayang, nanti setelah selesai mas antar pulang dulu baru kerumah sakit, sayang harus banyak istirahat."


"Tidak perlu antar pulanh mas, kasian kalau mas bolak-baik capek nanti biar Cessie pulang sama ayah dan ibu saja kalau mereka juga ikut"


Setelah selesai makan, dokter Julio dan Cessie kekamar Abian mereka Cek Abian sudah bangun belum saat mereka sampai ternyata Abian lagi di mandikan oleh suster.


"Wah...tanpan ayah lagi mandi nih segar ya nak sampai tertawa begitu, biasanya kalau anak sebesar Abian dimandikan pasti namgis justru putra kita di mandiksn senang"


Setelah selesai mandi dan sudah rapih dokter Julio dan Cessie bercanda dengan Abian sekita jam delapan barulah Cessie dan dokter Julio pamit sama Abian karena Cessie dan dokter Julio mau berangkat.


"Sus titip Abian ya, kalau ada apa-apa hubungi saja" ujar Cessie dan dokter Julio hampir bersamaan.


"Ina nona, Den. Hati-hati. Ujar suster.


Dokter Julio dan Cessie keluar dari rumah dan masuk kedalam mobil dan mobil keluar dari gerbang dan masuk ke jalan raya.

__ADS_1


Mobil dokter Julio membela jalan raya biasa kalau pagi pasti bertemu dengan kemacetan yang panjang tidak terhibdarkan lagi.


__ADS_2