
Sampai sekarang Surya masih mempertahankan keegoisannya itu, padahal Surya yang melakukan kesalahan, dan semua yang terjadi pada dirinya itu bukti dari kebodohannya yang selama ini ia lakukan. Tapi anenya Surya sama sekali tidak menyadarinya.
Untuk merasa bersalah karena sudah menyakiti Cessie saja tidak ada, apalagi hal yang lain ini yang membuat Surya susa nanti diemudian hari, pas dia keluar dari penjara nanti, anaknya tidak akan mengenalnya dah bahkan Cessie rencana tidak akan memberitahu anak itu soal ayah kandungnya.
Semua teman Surya sudah tidur bahkan ada yang mengeluarkan suara pas tidur tapi justru Surya tidak bisa tidur siang, karena masih memikirlan sidang besok, entah apa yang terjadi nanti besok Surya seperti gelisa sekali hatinya.
Cessie cobak kamu tidak egois dan mengeluarkan aku dari sini mungkin kita akan bahagia kembali sebagai keluarga yang bahagia dengan anak kita, namun kamu egois jadi kamu berani memisahkan anakku dari aku. Apa susanya sih berikan maaf padaku lagian aku juga masih suami kamu, sekarang Nadia juga tidak tahu kemana, padahal dia yang menghancurlan semua ini seharusnya dia ada disini disaat aku membutuhkannya.
Lagian kalau aku kembali sama Nadia juga parcuma kami tidak akan punya anak lagi karena Nadia sudah di angkat rahimnya, untuk apa aku kembali sama dia, sekarang kesempatanku hanya satu merebut kembali hati Cessie karena Cessie adalah wanita yang lembut hatinya. Jadi kalau dia menerima kembali aku, otomatis ia juga tidak akan tega biarkan aku di penjara. Jadi pasti dia berusaha untuk mengeluarkan aku dari penjara.
Surya yang duduk termenung sendirian akhirnya tertidur dilantai yang dingin itu karena tidak dikasih kasur oleh temannya. Surya tiba-tiba kedinginan ia meringkuk dan memeluk dibawah.
Kasihan kamu ya Surya coba kamu tidak melakukan kesalahan mungkin sekarang ini kamu tidak meringkuk di sel tahanan ukuran kecil ini.
Sedangkan di tempat lain di rumah sakit jiwa tidak ada henti-hentinya seorang perempuan paru baya selalu menyebutkan nama anaknya yaitu Surya, ia sangat merindukan anaknya dan cucunya tapi sampai sekarang tidak ada satu orang pun yang datang menjenguknya. Semenjak ibu Ayu masuk rumah sakit jiwa, setiap hari bu Ayu mengamuk, karena selalu mencari anaknya.
Padahal suster tahu kalau orang yang sering kali disebutkan itu ada didalam penjara.
__ADS_1
"Suster tolong panggilkan anakku dan istrinya bersama dengan cucu aku suster aku sangat merindukan anak aku suster tolong antar kesini ya suster."
Sesama suster saling pandang karena mereka binggung mau hubungi siapa karena Surya di penjara, akhirnya salah satu suster mencari nomor hp keluarga bu Ayu dan dapatlah nomor Sinta, awalnya Suster itu takut menghubungi Sinta. Tapi ia memberanikan diri untuk berkata jujur.
Baru saja suster mau menekan nomor telpon Sinta datang seorang dokter menghampiri suster itu.
"Suster ada masalah apa, kenapa pasien yang ada di ujung teriak-teriak terus apa suster belum kasih dia obat penenang, soalnya teriakannya menganggu pasien yang lain."
"Maaf dokter sekarang saya juga lagi binggung karena pasien itu dari tadi mencari-cari anaknya bersama menantu dan cucunya"
Dokter memberikan saran kepada suster padahal dokter tidak tahu kalau anak dari pasien itu ada di penjara. Suster menghela napas panjang baru membunagnya, apes banget nasib kalau ngurus pasien rumah sakit jiwa harus sabar.
Suster melanjutkan niatannya untuk menghubungi keluarga bu Ayu, yaitu Sinta sedangkan Sinta saat ini banyak sekali pelangan jadi dia tidak melihat hpnya, sehingga sudah berulang kali suster telpon tapi sama sekali tidak di angkat oleh Sinta membuat suster kembali mengelus dada sabar-sabar katanya.
Karena bu Ayu tidak berhenti berteriak dan memberontak akhirnya bu Ayu disuntik obat penenang, dan langsung berhenti berteriak tidak lama bu Ayi tertidur, ia sudah melupakan untuk meminta suster membawah anak dan menantunya datang.
Kasian sekali bu Ayu semua gara-gara Surya, lagian Surya begitu bukan karena kesalahannya sendiri tapi juga semua atas desakan bu Ayu selama ini yang selalu mengatakan kalau Cessie mantu yang tidak berguna. Jadi ia menjodokan Surya dengan Nadia yang kebetulan sekali ia kembali hadir ditengah-tengah kehidupan rumah tangga Cessie.
__ADS_1
Sekarang harus di nikmati karena karma datang dengan porsi masing-masing, Nadia yang kehilangan anak dan rahimnya sampai waktu masih sakit aja sudah berulang kali digiring oleh orang suruhan Cessie. Dan terakhir sampai sekarang masih menjadi buronan entah sampai kapan Nadia bersembunyi.
Sedangkan bu Ayu sekarang mengalami gangguan jiwa karena tidak bisa menerima kondisi anaknya Surya yang di tangkap oleh polisi karena korupsi, sekarang lagi di rumah sakit jiwa menjalani pengobatan agar bu Ayu cepat pulih dari penyakitnya.
Sedangkan yang terakhir Surya juga menjalani karma yang berlaku sama dia sekarang Surya sudah di fonis oleh hakim sepuluh tahu penjara dan lagi dalam proses cerai dengan Cessie semua sudah diberikan dengan porsi yang di ukur oleh Tuhan.
Baik Surya, Bu Ayu dan Nadia saat ini mereka menjalani proses mereka namun sayang baik Surya maupun Nadia, mereka tidak menyadari kesalahan mereka justru mereka ngencar ingin mencari kesalahan Cessie untuk.
Setelah suster selesai menelpon Sinta berulang kali tapi tidak di angkat akhirnya suster biarkan saja, karena pikirnya mungkin orangnya lagi sibuk kerja, mamang betul Sinta hari ini sangat sibuk direstoran karena hari ini banyak sekali pengunjung sehingga Sinta tidak peduli dengan hpnya, lagian Sinta memang sengaja ia matikan nada dering hpnya agar tidak menganggu pada saat ada yang menelpon.
"Hummm biarkan saja kalau nanti di dilihat pasti ditelpon balik, yang penting sekarang ibu itu sudah diam karena sangat menganggu pasien tang lain, apalagi suara pasien sangat besar, sampai kedengaran ke ruangan dokter padahal jauh sekali aduh ngeri juga"
Suster itu berlalu pergi untuk mengurus pasien yang lain, yang saat ini ada yang sudah lumayan membaik tapi masih dirumah sakit jiwa. Karena masih menunggu sembuh total baru sekali keluar takutnya pada saat keluar nanti kambu lagi. Jadi mereka harus menunggu dulu setelah sembuh total baru lah ia di jemput oleh keluarganya.
"Suster, pasien yang ini sudah dikasih minum obat belum dan gimana perkembanganya."
"Sudah di kasih dokter dan syukur sekarang sudah bisa diajak bicara dengan baik dan seperti sudah normal tapi kita tunggu satu minggu lagi dokter, biar melihat perkembangan seperti apa takutknya pada saat kita lepaskan justru kembali kambu lagi itu sangat bahaya, selagi keluarganya belum datang jemputnya"
__ADS_1