Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
265


__ADS_3

Betapa terkejutnya Nadia melihat ada beberapa polisi sudah berdiri didepannya. Ternyata Nadia dijebak jadi polisi sengaja sembunyi agar Nadia tidak melihat mereka.


Nadia membalikan badan dan berlari sehingga pak polisi lari mengejarnya tapi karena Nadia tidak kunjung berhenti.


"Jangan bergerak atau anda saya tembak" ujar seorang polisi tapi justru itu membuat Nadoa makin lari. Nadia binggung dari mana polisi tahu kalau dia tinggal disitu kalau bukan karena laporan dari orang yang tinggal disitu.


Ternyata selama ini ada seorang tetangga kontrakan selalu menperhatikan Nadia dan mencari tahu tentang Nadia sehingga tadi pagi setelah Nadia pergi tetangga kontrakan itu diam-diam menelpon polisi, dan melaporkan kalau dia tahu diaman Nadia berada. Makanya polisi datang tapi karena kebetulan Nadia belum pulang dari rumah kedua orang tuanya akhirnya polisi sembunyi sambil menunggu kedatangan Nadia.


Karena Nadia takut di tangkap akhirnya Nadia lari tapi parcuma juga karena Nadia tidak kuat lari namun karena polisi sudah kesal akhirnya seorang polisi terpaksa menembak Nadia tepat di kakinya dan seketika Nadia terjatuh.


Dorrrrrr..!


"Argr....." teriak Nadia.


Kasian banget hidup kamu Nadia sudah jatuh ketimpah tangga lagi, baru saja diusir dari rumah orang tua kamu sampai di tampar berkali-kali kamu pikir setelah kamu sampai di kontrakan bisa menenangkan pikiran kamu dengan istirahat ternyata keinginan kamu tidak di kabulkan oleh Tuhan justru kamu pulang sampai di kontrakan dapat kejutan dari polisi.

__ADS_1


"Ya Allah kalau memang ini adalah akhirnya dari pelarianku aku pasra Tuhan aku iklas karena semua terjadi adalah kesalahanku lagian kalau aku tetap tingggal disini juga aku bakal mati juga karena gak ada lagi uang ku untuk bertahan hidup. Mungkin setelah aku dipenjara aku bisa bertahan hidup karena dapat makanan dari penjara baiklah aku sudah siap selepas dari semua yang aku lakukan jadi aku harus bertanggung jawab." gumam Nadia dalam hati


Tangan Nadia langsung di borgol kali ini tidak ada perlawanan sedikitpun dari Nadia karena memang Nadia sudah pasra dengan kondisi saat ini.


"Hmmm aku baru tahu ternyata benar dugaanku kalau perempuan ini adalah seorang buronan, selama ini aku sudah curiga karena dari wajahnya sama parsis dengan foto buronan yang lafi viral, tapi ternyata dia menganti namanya sebagai Nana memang ya kalau orang jahat apapun bisa dia lakukan padahal selama ini dia terlihat sangat baik tahunya hanya luarnya saja yang baik tapi dalam hatinya busuk."


"Aku pikir selama ini dia perempuan yang baik-baik padahal dia seorang perempuan jahat heran deh cantik diluarnya saja tapi dalam hati jahat banget jadi orang, he mbak tahu berbuat tahu juga bertanggung jawab dong jangan main kabur saja begitu kena tembakkan jadinya. Ternyata selama ini kita tetanggaan dengan seorang buronan pantas saja selama ini gak perna keluar kerja tapi kurung saja didalam kamar." ujar seorang tetangga kontrakan.


"Iya aku juga aku perna loh tanya sama mbak ini karena aku curiga juga dengannya memang pada saat aku tanya kelihatan banget dia ketakutan tapi pas aku bilang nama dia Nadia justru dia bohong bilang bukan Nadia namanya tapi Nana. Sadis juga ya selama ini dia membohongi kita semua" ujar tetangga yang perna memberikan Nadia makanan saat Nadia baru pulang dari rumah Iksan


Nadia hanya mendengar setiap hujatan dan hinaan terhadapnya dari para tetangga tapi tidak ada bantahan dari Nadia hanya menundukkan kepalanya.


Nadia benar-benar sudah jatuh tidak ada pembelaan dari siapapun jangankan dari orang lain dari orang tua saja tidak ada, memang benar lebih baik Nadia masuk penjara saja agar hidupnya terjamin lagian penjaranya juga bisa saja tidak seberat Surya atau bisa juga lebih berat hukumannya karena sudah berani kabur dari rumah sakit selama ini.


"Pak makasih banyak sudah melaporkan kalau disini ada buronan, kami bawah bu Nadia ke kantor polisi agar di periksa lebih lanjut parmisi" ujar seorang polisi dan dua orang polisi mengapit Nadia karena kaki Nadia lagi sakit, dan membawah Nadia masuk kedalam mobil karena mereka akan langsung kekantor polisi dan akan melaporkan kepada pak Arya soal tersangka atas nama Nadia sudah tertangkap.

__ADS_1


Setelah mereka masuk kedalam mobil dua orang polisi juga tetap mengapit Nadia takutnya kabur namun itu tidak mungkin karena Nadia tidak akan pergi lagi, saat ini Nadia sudah pasra jadi tidak ada perlawanan sama sekali dari Nadia sepanjang jalan menuju ke kantor polisi Nadia hanya diam saja karena tidak ada yang perlu di bicarakan apalagi.


Hampir setenga jam dalam perjalanan akhirnya sampai juga di kantor polisi Nadia dikeluarkan dari dalam mobil dan langsung dibawah kedalam kantor polisi dan dimintai keterangan. Nadia jawab semua yang ditanyakan oleh pak polisi tidak ada lagi yang harus di sembunyikan hanya saja Nadia juga ingin mendapatkan keringanan nanti jadi apa yang tidak penting untuk di sampaikan Nadia di saja.


Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh pak polisi setelah selesai ambil keterangan hari itu juga Nadia di tahan karena mamang dari awal Nadia sudah jadi tersangkah, jadi saat ini Nadia di tahan setelah sidang dan keputusan dari pengadilan baru Nadia di pindahkan ke lapas.


apapun yang diperintahkan polisi Nadia hanya diam dan menurut saja, pada akhirnya Nadia masuk kedalam sel tahanan untung Nadia masih sendirian di sel itu belum ada teman jadi dia masih bebas, untung ada kasur kecil yang terbentang di situ jadi Nadia jadikan alas untuk istirahat.


"Ibu Nadia saat ini bu Nadia di tempatkan disini jadi bu Nadia jangan membuat masalah disini kalau bu Nadia tidak mau hukuman makin berat" ujar seorang sipir.


Nadia tidak menjawab sama sekali justru Nadia hanya senyum dengan sipir, akhirnya setelah sipir kunci pintu sel sipir berlalu pergi.


Nadia duduk di atas kasur kecil itu dan memasukan kepalanya kedalan kedua lututnya kalau di lihat Nadia sudah mulai menyesal dengan semua perbuatan yang sudah dilakukan, bisa saja setelah masuk penjara Nadia mulai sadar dan pada akhirnya Nadia bertobat.


Semoga saja Nadia benaran sadar dan beruba agar setelah Nadia keluar dari penjara Nadia bisa di terimah kembali di keluarganya terutama kedua orang tuanya.

__ADS_1


Nadia memasukan kepalanya kedalam tengah kedua kakinya dan menangis dalam diam tampa suara keluar karena Nadia tidak mau ada yang mendengar suaran tangisnya.


"Ya Tuhan akhirnya hidupku berakhir disini aku harus kuat menjalani hidupku ini kedepannya aku jangan lemah karena ini semua salahku semoga Tuhan mengampuni semua kesalahan dan dosaku. Cobak dulu aku mendengar nasihat ayah dan ibu mungkin aku tidak mengalami hal ini tapi karena aku memang anak durhaka yang tidak dengar-dengaran dengan perkataan kedua orang tuaku sehingga akihirnya aku menuai apa yang aku tanam semoga aku bisa kuat menghadapi ini semua."


__ADS_2