
Setelah Aris pergi, sekarang giliran dokter Julio dan Cessie yang pamit, karena semakin lama menunggu waktu semakin berjalan, jadi lebih baik cepat pergi dan juga cepat pulang karena besok masih sibuk kerja.
"Om, tante ijin aku bawah Cessie keluar sebentar nanti aku antar pulang."
"Silakan nak, pergilah, pesan om jaga putry om dengan baik karena om percaya sama kamu nak untuk menjanga putry om." tutur pak Arya
"Iya nak kalau terjadi apa-apa jangan lupa hubungi. Sekarang pergilah dan hati-hati dijalan." sambung bu Intan
"Makasih om, tante sudah mengijinkan Cessie pergi bersama saya, om, tante tenang saja, saya akan menjaga Cessie sepenuh jiwa dan raga saya" ujar Dokter Julio sedangkan pak Arya hanya senyum.
"Ayah, ibu kami pergi dulu ya" pamit Cessie.
Akhirnya Cessie dan dokter Julio gegas keluar dari rumah dan menuju ke mobil yang masih terparkir dengan sempurna di halaman rumah.
Dokter Julio membukakan pintu untuk Cessie dan setelah Cessie masuk baru dokter Julio turut masuk. Setelah masuk dokter Julio memasang seat belt untuk Cessie barulah dokter Julio hidupkan mesin mobilnya dan mereka keluar dari pekarangan rumah dan berlalu pergi.
"Kak kita mau kemana? Memangnya kak tidak sibuk, tidak ada pasien memangnya."
"Kalau soal sibuk sih, selalu sibuk tapi kalau tidak curi waktu. Kapan bisa ketemu Cess, sedangkan setiap hari pasien selalu ada, ya begitulah. Tapi hari ini ada sedikit waktu luanglah makanya tidak perlu buang waktu. Biar waktu ini khusus untuk ngajak princess pergi makan malam"
"Hehehe...kak bisa aja deh, aku seriuslah kak."
"Nah aku dua rius mala"
Pukkk!
"Loh kok mala aku dipukul sih salah aku dimana coba? kan benar yang aku bilang"
"Udah deh aku mendingan mengalah, tapi bukan berarti kalah hahaha" ujar Cessie.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan mereka berdua bercanda ria rasanya bahagia sekali, Cessie berada di dekat dokter Julio.
"Cess...gimana dengan kelanjutan Sidang cerai kamu sudah sampai dimana?"
"Ya begitulah kak, kemarin kami ada waktu untuk mediasi tapi gagal lagian siapa juga yang mau balik dengan laki-laki congkak seperti Surya. Sudah dalam kondisi seperti itu saja, dia masih menyangkal semua perbuatannya dan bahkan yang lebih gila lagi dia berani memfitnah aku katanya aku yang selingkuh bukan dia."
"Ha.. Masa sih Cess? Kok gitu kali ya mantan suami kamu memang kenapa lagi sehingga dia bisa begitu."
"Ya dia maunya aku harus rujuk sama dia karena dia tidak iklas aku ceraikan dia, terus dia juga maunya aku tetap mempertahankan dia karena kasian anakku lahir tanpa ayah gitu."
"Terus kamu mau lagi?" tanya dokter Julio serus
"Gak ah oga...dia sendiri yang bilang jijik sama aku dan tidak sudih punya anak dariku kenapa sekarang dia ngototkan, gila. Membuat aku benar-benar ngondok tahu gak kak, pengacara sudah menyerahkan bukti perselingkuhannya tapi itupun dia masih berkilah dan mengatakan kalau aku buat bukti palsu"
"Gila juga ya sayang, mantan suami kamu itu. Berarti gagalkan terus kapan sidang putusannya"
"Lusa kak sidang putusannya, tapi aku takut karena waktu mediasi itu dia ngancam kalau dia mau lakukan apa saja yang penting mengagalkan cerai kami,"
"Iya sih kak, kak Aris dan Ayah juga bilang gitu sih."
"Oh, ya lupa. Tadi kak Aris mau kemana rupanya kok kamu godain begitu, kasian tahu muka memerah begitu pengen tertawa tapi kasian hahaah."
"Haahha dia mau pergi jemput Faya, untuk makan malam, kak tahu sendiri anak itu agak sedikit cerewat jadi kalau kak Aris terlambat hummm sudahlah dicerewetin sepanjang jalan hahah"
"Tapi kak Aris suka sama Faya kayaknya deh, lihat dari caranya nampak sekali."
"Entahlah kak ada sekretarisku dikantor sepertinya dia sangat tertarik dengan kak Aris, tapi kak Aris aku lihat biasa aja seperti tidak tertarik sedikitpun"
"Ya kalau sebagai laki-laki sejati itu ya harus punya komitmen. Jangan berikan harapan kepada banyak cewek padahal hanya satu yang akan dipilih, perempuan itu kalau sudah sekali di sakiti itu susa membuka lagi hatinya untuk orang lain, makanya aku tidak perna berikan celah untuk cewek kalau aku tidak mencintainya."
__ADS_1
"Memangnya gak ada cewek yang menarik perhatian kak gitu? kenapa kak tidak menikah? umur kak juga sudah mau hampir sama dengan kak Aris kak dengan kak Aris hanya bedah dua tahun kalau kak tunggu lama-lama nanti keburu habis perempuan, mungkin ada teman cewek kak dokter yang tertarik sama kak"?
"kalau soal cewek yang tertarik itu banyak sayang, tapi hati dan perasaanku bukan tertuju kepada mereka melainkan ke princessku yang ada disamping"
"Kak tidak usa gombal deh, nanti aku jadi baper loh."
" Itu bukan gombal tapi itu memang kenyataan Cess ada beberapa dokter wanita yang terang-terangan mengatakan perasaan padaku tapi aku menolak. Bahkan sampai sekarang ada satu yang tidak pernah menyerah mencari perhatianku tapi tidak sekalipun aku meliriknya"
Cessie yang mendengar perkataan dokter Julio jadi cemburu, awalnya ia tersenyum sekarang memasang muka asam membuat dokter Julio terkekeh karena ia tahu Cessie lagi cemburu.
"Ahamm sepertinya yang cemburu nih"
"Mana ada, gak ada tuh."
"Yang benar aja yaudah kalau begitu nanti besok aku terimah aja cinta dokter itu, nanti aku bilang sama dia kalau princesku menolak aku jadi biarlah aku jadi pacarnya."
Pukkk!
"Loh kok aku dipukul salah aku dimana?" tanya dokter Julio pura-pura tidak tahu.
Tak lama kemudian mobil yang mereka tumpangin berbelok ke sebuah restoran, ternyata dokter Julio sudah memboking ruang privat, dokter Julio mengandeng tangan Cessie dan mereka mau masuk kedalam.
Brukkkkk.!
Tiba-Tiba ada seorang cewek kebetulan lewat sengaja menabrakan tubuhnya ke dokter Julio tapi bukannya di tolong justru dokter Julio biarkan cewek itu jatuh kebawah dan mengaduhkan sakit.
"Aduh....sakit! Dokter Julio bisa gak bantuain aku bangun, sakit banget kakiku dokter bantuin dong" ujar perempuan itu tapi matanya menatap sinis ke Cessie.
"Maaf ya dokter Linda saya lagi mengandeng tangan calon saya jadi tidak bisa."
__ADS_1
Dokter Julio mencari pelayan laki-laki yang lewat dan ia meminta tolong untuk bantu dokter Linda bangkit berdiri.
"Mas tolong ya bantu mbak ini untuk bangun soalnya sakit kakinya aku lagi gandengan tangan calon saya jadi tidak bisa membantu