
Satu minggu berlalu , pagi ini cessie bagun dan masuk ke kamar mandi, untuk membersihkan muka nya agar segar baru cessie rencana akan turun ke bawa, untuk masak karena mbak eva sudah belanja bahan makanan selama satu minggu.
Semenjak mulai dari malam itu pertengkaran pecah antara surya dan cessie, sampai surya menghina dan merendakan cessie karena cessie gak mau keluarkan uang, Bahkan gak segan mama mertua juga ikut menghina sampai bilang cessie perempuan gak punya harga diri, itu yang membuat cessie sakit hati.
Bahkan surya mengancam cessie kalau ia akan mencari istri baru, cessie yang mendengar mala tertawa, justru karena penghianatan itu lah yang membuat masalaj dalam rumah tangga gak harmonis dan hancur, jadi untuk apa lagi cari kalau sekarang aja sudah ada bahkan sudah hamil mala.
Jadi untuk apa lagi cessie harus baik-baik sama manusia gak tahu diri seperti mereka, yang gak perna menghargai sedikit pun diri nya di rumah nya sendiri.
Karena mbak eva masih di tahan sama cessie jadi mbak eva juga belum pulang ke rumah nya, apa lagi suami nya juga belum pulang.
"Pagi mbak ada masak apa kita hari ini" tanya cessie pada mbak eva.
"Hari ini mbak malas masak cess jadi masak nasi goreng aja hahah gapapa kan ya?".ujar mbak eva
"Ah itu juga enak mbak gapapa masak nasi goreng aja nanti malam baru kita masak rendang tiba-tiba aku pengen rendang mbak."ukar cessie
"Ok deh cesse kalau begitu". Ujar mbak eva
"Kita masak makanan enak untuk entar malam mbak, karena aku mau menjamu makanan yang enak untuk calon mantan suami dengan gundik nya, dan ini malam terakhir juga untuk mereka makan disini." ucap cessie dalam hati
__ADS_1
Akhirnya mereka mulai masak karena hanya masak nasi goreng dengan telor dadar, jadi cepat gak talalu ribet, gak lama selesai juga. mbak eva dan cessie bersihkan dapur bersama, setelah itu baru mereka menyiapkan makanan di atas meja, namun bukan nya mereka langsung masuk kamar, mala seperti biasa mereka berdua ngobrol di meja makan.
"Cess sepertinya besok mbak pulang deh, soalnya mbak sudah lama disini, ". ujar mbak eva.
"Loh kenapa mbak kok cepat banget, tunggu lah dulu mbak lagian mbak pulang juga sama aja mas rey kan belum pulang juga kan". Ujar cessie
"Maaf cess gak bisa, memang sih mas rey belum pulang tapi mbak harus pulang, soal nya mbak baru dapat telpon dari adik ipar kalau mertua mbak lagi sakit, mertua mbak baik banget cess jadi mbak harus pulang untuk rawat dia." ujar mbak eva sendu sepertinya mbak eva juga sayang sama mertu nya.
"Ya udah mbak kalau begitu, kirain karena mbak gak nyaman disini makanya mbak mau cepat pulang". Ujar cessie.
"Maafin mbak cess kamu baik banget, tapi sayang nya mama dan adik mbak jahat sama kamu, mbak pulang bukan hanya karena mama mertua sakit, tapi juga karena memang gak nyaman disini cess melihat sifat jelek keluarga mbak sendiri."
"Hehe gak cess mbak nyaman kok disini, mala enak loh di rumah kamu tapi nantilah kapan-kapan mbak main kesini lagi, kamu jaga kesehatan ya cess, dan maafkan mama dan adik mbak." ujar mbak eva
"Mbak tenang aja aku baik-baik aja kok, mbak gak usa kuatir ya mbak juga jaga kesehatan baik-baik".ujar cessie.
Selesai mereka ngobrol cessie dan mbak eva masuk ke kamar masing- masing, karena membersihkan diri dulu baru sarapan pagi, sekarang masih jarum jam menunjuk pukul enam pagi.
Cessie bergegas naik tangga dan masuk kedalam kamar, ternyata cessie masih mendapati suaminya tidur pulas, gimana gak tidur pulas tadi malam pulang aja entah jam berapa cessie aja udah gak sadar.
__ADS_1
Cessie sekarang sudah gak peduli dengan kebidupan suami nya, mau surya pulang ke rumah atau gak nya itu cessie gak peduli. Saat ini cessie memandang wajah suaminya yang tidur, gak terasa bulir bening lolos keluar tanpa perintah.
"Dulu aku bangga menikah dengan kamu mas, perhatian kamu, kelembutan kamu, pas jam pulang kerja kamu belum pulang, aku berusaha menelpon kamu tanya sudah dimana karena aku kuatir, tapi semuanya itu gak tahan lama, setelah kehadiran orang ketiga"
"Perhatian dan kasih sayang semua hilang begitu saja, karena iman kamu gak kuat menahan godaan akhirnya kamu terjatuh dan muncul lah kehancuran rumah tangga kita mas, makasih untuk semua luka yang sudah kamu torehkan di hati ini.
Dan makasih juga karena kamu pergi meninggalkan aku seorang anak yang sampai sekarang belum tahu jennis kelamin nya, tapi aku berdoa semoga sifat dan tingkah laku nya jangan mengikuti jejak kamu.
"Ini adalah pertama dan tarekahir aku melihat wajah kamu tertidur seperti ini mas, karena mulai dari malam ini sampai seterus nya aku gak melihat kamu tidur begini lagi."
Cessie menghapus air mata nya dan menyeret kaki nya dengan berat ia masuk ke dalam kamar mandi, cessie membersihkan diri nya sekitar satu jam cessie di dalam kamar mandi menguyurkan tubuh nya dengan air dingin, karena saat ini hati nya gak baik-baik saja.
Cessie kali ini gak tahu kenapa ia menangis sejadi-jadi nya, rasa nya sakit sekali sebentar lagi suami nya akan keluar dari rumah itu, cessie juga mikir anak nya lahir tanpa ayah membuat hati nya makin sakit.
"Hmmm aku harus kuat, aku jangan lemah ini keputusan yang tepat karena gak ada toleransi untuk seorang penghianat, aku harus kuat demi anak ku, lagian masih ada ibu dan ayah yang selalu menyanyangi aku bahka banyak orang yang sekarang mencintai aku jadi untuk apa aku lemah." ujar cesse menguatkan diri nya
Cessie rencana hari ini mau ketemu dengan dokter julia di restoran di dekat rumah sakit sekedar menenangkan pikiran dan siap mental untuk nanti malam, karena nanti malam pasti mentalnya tergoncang dengan kenyataan yang ada.
Cessie keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah dan mata nya agak bengkak karena menangis. Ia melihat surya masih tidur tapi cessie biarkan gak ada niatan mau bangunkan suami nya itu yang sebentar lagi jadi mantan suami.
__ADS_1
Cessie keringkan rambut nya dan mengolesi wajah dengan make up tipis, dan pake gaun warna putih selutut, ia bergegas turun ke bawa.