Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
135 Curahan Cessie


__ADS_3

Tak lama mobil yang di tumpangi mbak Eva berbelok ke parkiran restoran, dan mas Bram parkirkan mobilnya dengan sempurna setelah itu mereka masuk kedalam ternyata Cessie belum juga datang, akhirnya mbak Eva memilih cari tempat duduk yang menurutnya nyaman dan aman. Tak lama seorang pelayanan datang menghampiri mereka namun betapa terkejutnya mbak melihat Sinta yang datang mengahampiri mereka.


"Loh Sinta, jadi ternyata kamu kerja disini?" tanya mbak Eva pada Sinta namun Sinta yang juga terkejut melihat kedatangan mbak Eva dan kak iparnya hanya senyum kecut.


"Iya mbak Sinta kerja disini, oh ya mbak mau makan apa, biar Sinta siapkan boleh mbak dan mas pilih menu dulu"


"Kamu kerja baik-baik dik, mbak senang kamu sudah dewasa, jadilah gadis yang baik dan kalau kamu sudah terimah gaji pergunakanlah dengan baik, semoga kamu bisa kembali kulia."


Mbak Eva yang melihat perubahan Sinta ia bahagia namun juga sedih melihat adiknya berjuang sendiri. Coba dulu mamanya gak egois dan biarkan Sinta selesaikan kulianya mungkin sekarang Sinta sudah punya kehidupan sendiri.


Mbak tenang aja, mulai sekarang Sinta akan ikuti semua nasihat mbak, bahkan mbak Cessie sekalipun walapun mbak Cessie bukan siapa-siapa kita lagi tapi dia tetap baik, oh ya mbak mau pesan apa"


"Nanti aja ya mbak masih nunggu Cessie Sin, tunggu aja Cessie datang baru kami pesan"


"Ha....bos datang kesini...eh maksudnya mbak Cessie " Sinta gak sadar menyebut Cessie bos membuat mbak Eva binggung.


"Maksud kamu apa Sin, mbak bilang Cessie kamu mala bilang bos datang, memang bos siapa".


"Hmmm itu mbak anu....memang mbak gak tahu kalau sebenarnya pemilik restoran ini adalah....".belum juga selesai Sinta bicara ada suara yang memotong pembicaraan mereka.


"Hallo mbak mas Bram maaf Cessie terlambat, Cessie berali menatap Sinta yang masih berdiri disitu" Sin gimana kerjanya lancar? Tolong panggilkan menejer Andre kesini"


"I iya bos...eh mbak .." Ujar Sinta membuat mbak Eva dan mas Bram menatap Cessie.

__ADS_1


"Sinta gak usa panggil bos panggil mbak aja." ujar Cessie


"Ba baik mbak Sinta parmisi dulu."


"Tak lama muncul menejer Andre" Selamat datang bos, menu apa yang mau bos pesan hari ini biar saya akan buatkan."


"Menejer Andre tolong buatkan makanan special di restoran ini tiga porsi" ujar Cessie ia berali menatap mbak Eva dan suaminya sembari bertanya" mau makan apa lagi mbak, mas biar sekalian pesan"


Dari tadi mbak Eva dan suaminya gak percaya kalau ternyata pemilik restoran ini adalah Cessie itu yang membuat mereka melogo gak percaya.


"Eh....eh....itu aja Cess" jawab mbak Eva dan sang suami kompak.


Setelah menejer Andre selesai menulis semua menu ia langsung bergegas pergi, sedangkan sudah banyak pertanyaan yang disiapkan oleh mbak Eva untuk Cessie.


"Baik kami semua Cess kamu apa kabar, sekarang kamu kok kelihatan agak gemukan ya"? Tanya mas Bram.


Sedangkan mbak Eva menatap Cessie ia juga merasakan hal yang sama karena Cessie kelihatan gemuk dan badan berisi.


"Iya Cess kamu gemukan....eh tunggu dulu kamu hamil Cess kok kayak perut kamu agak buncit sedikit." tanya mbak Eva penasaran.


Tapi yang ditanya mala hanya nyegir kuda," hahaha iya mbak aku hamil sudah mau tiga bulan satu minggu lagi sudah tiga bulan mbak."


"Ha...benaran Cess, jangan bilang kalau ini anak Surya Cess" mbak Eva kali ini benar-benar terkejut dengan mengetahui kenyataan yang ada.

__ADS_1


"Iya mbak memang ini anak mas Surya, kalau bukan mas Surya siapa lagi, aku bukan wanita bejat mbak." ujar Cessie membuat perasaan mbak Eva gak enak


"Terus kenapa kamu gak beritahu Surya Cess"?


"Waktu itu pas hari Anniversary kami, hari itu aku juga baru tahu kalau aku hamil, aku begitu bahagia, aku sudah mempersiapkan kejutan untuk mas Surya, aku siapkan tempat dinner yang romantis, dan aku juga sudah siap untuk mengatakan siapa aku sebenarnya."


"Tapi sayangnya siang itu aku mendapatkan kabar dari orang kepercayaanku, yang katanya ia melihat mas Surya dengan seorang perempuan hamil di rumah sakit. Biarpun aku sudah melihat semua bukti yang di kirim tapi aku belum percaya karena foto bisa di edit, Aku sengaja pura-pura kuat dan mengirim pesan ke mas Surya untuk datang ke restoran tapi sama sekali gak terkirim karena hpnya gak aktf."


"Aku pikir dia masih ingat soal anniversary kami , jam tuju aku datang ke restoran aku tunggu sampai jam sepuluh tapi mas Surya gak kunjung tiba akhirnya aku memutuskan pulang,"


"Namun karena sudah pikiran ini sudah kalut aku pergi ke danau, untuk sekedar cari angin tapi pas aku sampai disana betapa terkejutnya aku mendapati mas Surya bermesraan dengan Nadia sekretarisnya yang kerja di kantor aku , yang membuat aku sakit hati adalah mereka berdua merencanakan hal yang membuat aku makin benci sama mereka.


"Karena mereka rencana mencuri sertifikat rumah aku dan mereka mengadaikan ke bank, dan uangnya mereka pergunakan untuk mengembalikan uang yang sudah mereka korupsi, setelah itu baru mas Surya nikah dengan Nadia dan menceraikan aku karena dia pikir aku mandul. Awalnya niat mau beritahu mas Surya dan memberikan kejutan semuanya pupus begitu saja pada akhirnya aku pulang mbak dengan hati yang hancur"


"Setelah aku sampai di rumah semua sertifikat aku ambil dan simpan ke tempat lain aku takut sewaktu-waktu mas Surya nekat dan mengambil semuanya, bahkan aku minta sama teman untuk sadap hp mas Surya disitulah memperkuat hubungan mereka bahkan aku tahu mereka korupsi tapi aku diam aja."


Mbak Eva yang mendengar cerita Cessie menjadi emosi, karena adiknya itu benar-benar keterlaluan, sontak mbak Eva memeluk Cessie dan menangis sambil minta maaf atas nama Surya dan mamanya. Karena sekarang sudah mendapatkan balasan yang setimpalnya yaitu Surya masuk penjara dan gak bisa punya anak lagi dari Nadia.


"Cess atas nama mama dan Surya mbak minta maaf, mungkin permintaan maaf ini tidak mengubah apapun tapi apalagi yang harus mbak lakukan Cess, gak mungkinkan kamu mau kembali dengan Surya. Ini karma untuk Surya yang sudah menyakiti hati kamu dengan anak kamu"


"Gapapa mbak semua sudah berlalu biarlah semua ini menjadi pembelajaran untuk kita semua kedepannya , tapi maaf mbak, anak ini bukan anak mas Surya karena dia gak pantas disebut sebagai seorang ayah, bahkan dia bilang kalau dia jijik punya anak dari aku mbak, jadi aku harap mbak jangan tersinggung jika aku tak akan mengijinkan mas Surya bertemu dengan anakku nanti."


"Ha....masa sih Cess kamu tahu dari mana Surya jijik sama anak kamu, apa iya Surya berkata begitu Cess bukankah Surua belum tahu kala kamu lagi hamil kok bisa dia bicara begitu," ujar mbak Eva gak percaya

__ADS_1


Karena Cessie malas menjelaskan panjang lebar namun tak ada bukti, akhirnya Cessie keluarkan hpnya dan mengirim video ke mbak Eva biar mbak Eva tahu seperti apa adiknya.


__ADS_2