Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
182


__ADS_3

Cessie dan dokter Julio juga bersiap untuk pulang karena acara makan malam sudah selesai, jadi mungkin keluarga dari dokter Julio akan mencari waktu yang tepat untuk mengundang keluarga Cessie makan malam bersama.


Walaupun harus menunggu lama baru dokter Julio meminang Cessie baginya tidak masalah, yang penting Cessie sudah menerima lamaran dari kedua orang tuanya itu artinya sudah ada lampu hijau dari Cessie, sekarang tinggal orang tua Cessie lagi yang harus dokter Julio menaklukan hati pak Arya dan bu Intan.


Tapi dokter Julio sangat yakin kalau pak Arya dan bu Intan bahkan Aris akan menerimah lamarannya. Lantaran selama dokter Julio ngajak Cessie pergi jalan keluar tidak ada penolakan dari kedua orang tua Cessie, justru dengan semangat mereka menyambut kedatangan dokter Julio, jadi itu menjadi satu point peting bagi dokter Julio.


"Yuk sayang kita pulang ini sudah malam takutnya om dan tante marah karena putry cantiknya diantar pulang sampai tengah malam. Takutnya besok-besok aku minta pinjam lagi sudah tidak dikasih ijin kan bahaya."


"Ha...minjam....memang kak pikir Cessie barang jadi bisa minjam gitu enak aja bilang minjam anak orang, nanti Cessie bilang aja deh sama ayah, ibu dan kak Aris biar mereka tidak usa menerima lamaran kak supaya tahu rasa"


"Aduh...sayang jangan begitu dong, aku hanya bercanda maksud aku tadi kalau nanti aku datang minta ijin lagi om dan tante tidak mau bukan minjam, hahaha maaf salah sebut tadi"


Baru di kerjain segitu aja dokter Julio sudah panik, padahal Cessie hanya kerjain aja, ia mau ngetes seperti apa reaksi dokter Julio. Ternyata dokter Julio menangapinya dengan serius.


"Hahaah aku hanya bercanda aja sudah panik, ternyata seorang dokter tanpan bisa panik juga hanya takut kehilangan seorang janda hahaha."


"Ini bukan janda biasa tapi janda berkelas, kamu tahu kenapa aku sangat mencintaimu dan menunggu sampai saat ini, karena dari dulu banyak gadis yang mengejar aku hanya karena mereka tahu aku orang kaya, tapi anenya kamu perempuam yang paling cuek untung waktu itu aku mengambil hati kamu dengan embel-embel berteman padahal ada niatan tersendiri dibalik itu tapi sekarang aku sudah mendapatkan jadi tidak akan aku melepaskan kamu lagi."


"Ya Tuhan kak sampai kapan kita disini bukankah dari tadi kita sudah bilang mau pulang kenapa masih disini yuk pulang"

__ADS_1


Cessie menarik tangan dokter Julio dan keluar dari ruangan, kali ini mereka benar-benar pergi. Mereka menuju ke parkiran dan masuk kedalam mobil, dokter julio tidak henti-hentinya bersyukur kepada Tuhan karena penantiannya selama ini tidak sia-sia.


Walaupun dia mendapatkan Cessie setelah pria lain menyentuhnya bahkan saat ini lagi mengandung anak laki-laki lain, tapi itu tidak mempengaruhi cinta tulus dokter Julio ke Cessie. Mungkin ini yang dinamakan cinta buta, semua terasa manis dan indah kalau yang namanya sudah cinta buta.


Mereka masuk kedalam mobil dan dokter Julio menghidupkan mobilnya segerah keluar dari parkir, dan memecahkan kesunyian jalan raya. Karena sudah malam jadi jalan raya agak sepih jadi perjala mereka sangat lancar , tidak ada macet atau hambatan dijalan itu yang membuat mereka cepat sampai di rumah karena mamang ini sudah lewat dari jam perjanjian mereka kalau Cessie pulang jam sepuluh sedangkan ini sudah jam Sebelas.


Dokter Julio antar Cessie pulang kerumah, setelah sampai disana satpam membuka gerbang untuk Cessie dan dokter Julio, setelah sampai di halaman rumah Cessie Dokter Julio gegas turun dari mobil dan mereka masuk kedalam rumah, ternyata pak Arya belum tidur sedangkan bu Intan sudah duluan tidur karena kecapean membuat Cessie dan dokter Julio agak sedikit takut.


"Malam Ayah maaf Cessie telat pulang"


"Malam om, maafin saya om. Saya telat antar pulang Cessie saya benar-benar minta maaf."


"Iya ayah Cessie juga minta maaf karena pulang telat maafin Cessie ayah, jangan marahin kak Julio ayah ini salah Cessie juga."


"Memang siapa yang marahin kalian berdua, kok kalian kayak ketakutan, ayah duduk disini karena belum ngantuk makanya ayah sekalian nonton disini nungguin kalian pulang, soalnya kalau ayah nonton di kamar takutnya menganggu ibu istirahat"


Perkataan pak Arya membuat dokter Julio merasa malu karena sudah salah paham, jadi ia mengaruk kepala yang tidak gatal. Sudah ketakutan duluan kirain calon ayah mertua marahin mereka ternyata tidak.


"Ah...ayah kirain mau marahin Cessie dengan kak Julio."

__ADS_1


"Kalian itu sudah dewasa, sudah tahu mana yang benar dan mana yang salah, jadi ayah tidak perlu lagi mengatur kalian asal kalian masih bisa jaga diri"


"Makasih banyak ya om, salam nanti untuk tante, Julio langsung pulang aja om, soalnya sudah mala." pamit Julio pada pak Arya tapi ia tidak sedikitpun menyingungg soal lamaran tadi biar aja nanti Cessie yang cerita semua pada kedua orang tuanya pikir dokter Julio.


"Makasih ya nak sudah mengantar pulang putry om, dan hati-hati kalau pulang jangan lupa salam untuk ibu dan ayah kamu"


"Baik om makasih juga om karena sudah mengijikan saya untuk pergi dengan Cessie"


Pak Arya hanya mengangguk aja, setetelah pamitan dokter Julio berlalu pergi, Cessie mau antar kedepan lagi tapi langsung dicegah oleh Dokter Julio, dokter ajulio mengatakan kalau sudah larut malam jadi Cessie tidak perlu mengantar kedepan. tapi dokter Julio menyuruh Cessie untuk langsung istirahat


"Kak biar Cessie antar kak kedepan"


"Cessie tidak usa ini sudah larut malam, kamu lagi hamil dan sekarang mendingan masuk kekamar dan instirahat karena besok masih kerja, lagian lusa sidang cerai kamu takutnya nanti kamu mala drop bahaya"


"Ok baiklah kak kalau begitu kak hati-hati dijalan ya salam untuk ayah dan ibu"


"Ok siap nona muda saya sampaikan hahaha"


Akhirnya dokter Julio benar-benar pergi meninggalkan Cessie dengan pak Arya, tapi tatapan pak Arya berbedah sepertinya pak Arya mau menanyakan sesutau kepada Cessie, soal ucapan Cessie tadi sebut orang tua dokter Julio ayah dan ibu. Karena Cessie bisa membaca pikiran ayahnya jadi Cessie langsung bicara.

__ADS_1


"Cessie tahu ayah minta penjelasan tapi nanti besok aja ya ayahku sayang Cessie capek hahaha, oh ya Kak Aris mana ayah, sudah pulang belum"


"Kak kamu sepertinya tidak ingat pulang lagi setelah pergi dengan Faya haah...entah jam berapa baru dia pulang tapi tidak masalah bagi ayah, asal kak kamu baik-baik saja bisa jadi dia sama kayak Julio juga antar dulu princessnya baru pulang kerumahnya hahaha".


__ADS_2