Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
179


__ADS_3

Bella dengan gaya genitnya, membawah minuman dan berjalan lenggak-lenggok menuju ke meja dimana pria itu berada. Namun naas baru mendekati meja pria itu duduk Bella terjatu. Karena pandangan Bella dari tadi tertuju kedepan jadi ia tidak melihat ternyata kaki seorang pengunjung berselonjor, sehingga tidak sengaja Bella terantuk dan Bella tidak bisa menjanga keseimbangan badan akhirnya tajuh tapi paling naas minuman yang di bawah oleh Bella tidak sengaja tertumbah kena jas putih pria tanpan itu.


Brukkkkk!.....


Bella jatuh tersungkur dilantai memang ini murni kecelakaan hahaah bukan kesengajaan, tapi membuat pria itu agak sedikit marah. Karena jasnya yang kenah minuman jadi untung ada seorang pelayan yang juga kebetulan berdiri tidak jauh dari sana.


Ia berusaha membantu Bella bangkit berdiri sekalian mengambilkan tisu untuk pria itu mengalap minuman yang tunpa, namun Bella ketakutan karena pria itu menatap dengan amarah. Nah kan Bell karma bayar kontan kamu sih tidak mau dengarin omongan teman kamu, jadi sialkan.


"Kamu bisa tidak melayani tamu dengan baik, kalau kamu ada beban pikiran mendingam kamu pulang istirahat. Jangan paksa kerja kayak gini jadinya kan, cepat pamggilkan manajer kamu"


"Pak maafin saya pak, saya benaran tidak sengaja jangan laporkan saya ke manajer saya pak tolong nanti saya di pecat pak."


Bella memohon kepada pria itu agar jangan melapaorkannya ke bos, karena dia takut dipecat namun sayang, sudah keburu di lihat oleh pak Andre. Entah siapa yang melaporkan atau kebetulan aja pak Andre lewat dan melihat keributan kecil itu. Pak Andre gegas mendekati keributan itu tiba-tiba pak Andre terkejut melihat siapa yang ada disana.


"Dokter Julio, anda disini kenapa duduk diluar, bukannya dokter biasanya didalam, ada masalah apa ini Dokter"


"Pak Andre memang saya sengaja makan di luar seperti ini cari suasana baru karena kebetulan saya sendiri, tapi pelayan anda tadi dia mengantar minum dan tidak sengaja menumpahkan di jas saya pak Andre namun tidak masalah. Nanti saya ganti jas baru saja. Tapi saran saya pak, kalau karyawan yang lagi ada masalah dan tidak fokus dalam pekerjaan mendingan biarkan mereka istirahat aja dulu dirumah pak dari pada kejadian seperti ini."


"Maafkan keteledoran pelayan saya Dokter, ini murni kesalahan kami tolong dimaafkan dokter, apakah pesana dokter sudah datang?"


"Makasih pak Andres saya langsung pergi karena kebetulan ada operasi pagi ini juga parmisi"


Dokter Julio sudah melangkah pergi tapi dia menghentikan langkahnya dan berbisik ditelinga pak Andre "Jangan pacat dia kasian dia juga tidak sengaja, tapi berikan arahan untuknya agar pas dia melayani pelangan ia tidak melamun"

__ADS_1


Akhirnya dokter Julio benar-benar pergi sedangkan pak Andre hanya mengulum senyum melihat tingkah dokter Julio. "Tidak salah bos Cessie dekat dengan dokter Julio. Sudah seperti inipun dia masih membelah Bella padahal jelas-jelas Bella yang salah jasnya juga jadi kotor karena kena tumpahan minuman."


Setelah dokter Julio pergi pak Andre mengalihkan pandangannya ke Bella yang masih berdiri ketakutan" kamu ikut saya keruangan" titah pak Andre berlalu pergi diikuti Bella dari belakang sudah gemetaran, ia ketakutan kalau sampai dia dipecat makan apa dia.


Setelah sampai diruangan pak Andre menyuruh Bella Duduk.


"Duduk kamu"


Bella juga ikut duduk di depan pak Andre.


"Kamu sehat hari ini Bella?"


"Iya sehat pak"


"Tidak mau pak, maafkan saya pak, saya tidak sengaja tadi, tidak sengaja kaki saya terantuk salah satu kaki pengunjung jadi saya mohon jangan pecat saya pak. Bella tahu kalau setiap orang yang masuk ke ruangan pak Andre, pas keluar dalam keadaan tidak baik, karena setelah itu mereka tidak akan kembali bekerja besok harinya, malanya Bella ketakutan"


"Apapun alasannya kamu tetap salah itu artinya kamu tidak fokus dalam melayani makanya bisa terantuk"


"Iya pak, maafkan saya pak"


"Kali ini saya berbaik hati sama kamu karena ini permintaan dokter Julio. Kalau tidak hari ini juga saya akan berikan gaji kamu dan besok tidak perlu datang lagi, sekarang kamu keluarlah tapi ini terakhir kali kamu melakukan kesalahan kalau kejadian ini terulang lagi saya tidak sengan pecat kamu."


"Makasih pak..makasih banyak, parmisi pak"

__ADS_1


Bella keluar dari ruangan pak Andre dengan janting berdebar, ia tidak bisa bayangkan kalau seandainya pria ganteng itu tidak menolongnya mungkin ini hark terakhir dia bekerja.


"Wah...so sweet banget sih pria tanpan itu, siapa dulu namanya dokter Julio wah.... Dokter rupanya luar biasa sudah ganteng seorang dokter baik lagi"


Bella menganggumi dokter Julio dalam hati sehingga ia senyum-senyam sendiri membuat teman-teman pelayan binggung.


"He...markona kenapa kamu senyum-senyum sendiri setelah keluar dari ruangan pak bos, apa kesambet di siang bolong, oh...ini masih pagi mana ada siang, heran sama kamu tadi baru dapat masalah sekarang senyum aja."


"Jelas dong aku senyum karena kamu tahu gak tadi kata pak Andre untung pria ganteng itu memintanya untuk tidak pecat aku, kalau tidak hari ini hari terakhir aku bekerja aduh.....so sweet banget gak sih."


"Yaelah....jadi hanya karena itu kamu senyum-senyum sendiri kayak orang gila begitu, he...markona sadar derajat kamu , kita itu tidak selevel dengan mereka jangan mimpinya ketinggian nanti kalau jatuh bisa sakit loh. Ternyata dengan kamu mendapatkan masalah itu belum kapok juga ya Bell."


"Bodoh amat ah...lagian kalau jodoh itu tidak memang derajat kita"


"Bell kamu tahu gak pria tadi itu kalau setiap kali dia kesini dia bareng sama siapa"?


"Mana aku tahu, aku kan sudah bilang baru kali ini aku ketemu dia, ini kami mala nanyain dia datang bareng siapa lagi payah."


"Maksudnya biar kamu itu tahu diri kalau pria itu lagi dekat sama bos Cessie mereka sering kali kesini makan, kalau seandainya dia pacaranya bos Cessie kamu masih mau cari muka dengannya, kamu tidak takut di pecat dari sini humm Bell aku hanya kasih tahu kamu aja kita ini teman saling mengingatkan tapi kalau kamu tidak mau mendengar juga terserah kamu"


Temannya Bella berlalu pergi ia heran melihat sih Bella ya ngotot dekat dengan dokter Julio, mau cari masalah dia dengan cessie, dokter secantik Dokter Linda aja, Dokter Julio tidak tertarik apalagi sih Bella, dia kepedean karena dokter Julio membelahnya jadi dia pikir dokter Julio suka padanya gila memang Bella.


Setelah temannya pergi Bella kembali sibuk dengan pesanan yang sudah tercatat dan akan mengantarkan ke pengunjung yang lain karena, karena ia tidak mau bermasalah lagi, tadi sudah di peringatkan oleh pak Andre jadi jangan sampai ia kena masalah habislah langsung dipecat tanpa ampun deh, lagian bukannya serius kerja ini justru perhatikan laki-laki.

__ADS_1


__ADS_2