
Semua yang hadir tidak ada satu punya berbicara mereka diam dan fokus kedepan mendengar hakim yang lagi berbucara.
Hampir satu jam lebih sidang berjalan akhirnya Linda di jatuh hukuman lima tahu sembilan bulan penjara. Saat mendengar putusan hakim Linda langsung berteriak histeris karena tidak menerima hukuman yang di jatuhkan oleh hakim, Linda yang melihat Cessie dan dokter Julio yang duduk mendengar pak hakim bicara di kangetkan denga tiba-tiba Linda berlari mendekati mereka, dan ingin menyerang Cessie namun sayang tidak bisa karen tangannya di borgol.
Karena merasa usaha untuk memukul Cessie sia-sia Linda hendak menendang Cessie tapi dokter Julio langsung menarik Cessie, dan menyembunyikan ke belakangnya dan tendangannya mengenai dokter Julio.
"Kurang ajar kamu perempuan sialan kenapa kamu tidak mati saja, gara-gara kamu aku jadi seperti ini."
"Saudara Linda tolong kembali ke tempat duduk atau hukuman anda semakin tambah karena kelakuan anda, harap tenang agar sidang bisa di lanjutkan, petugas kembali menyeret Linda kedepan dan mendudukan kembali ke kusrinya.
"Sayang kamu tidak apa-apakan" tanya dokter Julio.
"Tidak mas, seharusnya biarkan saja jangan tarik Cessie biar Cessie hajar dia sekali, tangan Cessie juga gatal pengen hajar orang, lihat tuh mas orang tua dari perempuan gila itu dari tadi ibunya menatap sinis kesini, heran deh anaknya yang melakukan kesalahan tapi kita yang dimusuhi seharusnya hukumannya lebih dari lima tahun sembilan bulan biar membusuk di penjara."
"Sabar sayang jangan emosi ya nanti kepala kamu sayang sakit lagi, tetap sabar tunggu sampai selesai sidang lagian sidang juga sudah mau habis tinggal melengkapi berkas kali itu"
Akhirnya sidang usai tapi Linda masih duduk di tempatnya sekretaris Lita datang mendekat, dan langsung membisikan sesuatu ke telinga Linda membuat Linda teriak memaki.
"Semoga kamu membusuk di penjara pelakor sialan cantik sih tapi hati busuk mampus kamu kan, lihat deh ibu dan ayah kamu juga datang bersama seorang pria tanpan sepertinya dia calon kamu ya bagusnya selamat menikmati hidupmu di hotel bintang lima ya"
__ADS_1
"Kurang ajar kamu ****** aku akan membunuh mu kalau sampai aku keluar dari penjara" teriak Linda."
Sekretaris Lita di gandeng oleh pak Galu dengan satu tangan begitu juga Cessie dan dokter Julio mereka bergandeng tangan dan keluar dari ruang sidang
Saat mereka masih berdiri diluar Linda keluar di apit oleh dua petugas, namun saat Linda melihat dokter Julio dengan Cessie Linda berdiri dan menatap sinis ke arah Cessie dan dokter Julio.
"Dokter Julio kamu akan menyesal melakukan ini kepadaku kita lihat saja nanti aku akan membalas perbuatan kalian" ujar Linda
Linda di peluk oleh kedua orang tuanya dan menangis.
"Kamu jaga kesehatan di dalam ya nak nanti ibu dan ayah akan sering datang mrnjenguk kamu"
Linda menatap pria yang ada di sampingnya sembari berkata Lirih" maafin Linda mas, Linda sudah buat kesalahan terhadap mas tapi maukah mas menunggu Linda sampai keluar dari sini" ujar Linda memohon.
" Mas jangan pergi meninggalkan Linda mas, Linda minta maaf" teriak Linda. Tapi justru pria itu tidak menghiraukannya dan pergi.
Karena Linda memberokntak jadi petuga langsung membawah dokter Linda masuk kedalam mobil dan mereka berlalu pergi meninggal gedung pengadilan. Dan orang-orang yang sedang berdiri menatap mobil tahan membawah dokter Linda berlalu pergi.
Kedua orang tua dokter Linda masih berdiri menatap sedih mobil tahanan membawah putry mereka pergi.
__ADS_1
Ibu dokter Linda gegas menghampir Cessie dan yang lain masih berdiri didepan gedung itu.
Ibunya dokter Linda gegas menghampiri Cessie dan yang lain masih berdiri memandang ke arah mobil polisi jadi merak tidak menyadari kalau ibunya dokter Linda menghampiri Cessie.
Plak....! Dasar perempuan sial semua ini gara-gara kamu makanya putryku masuk penjara kamu harus bertanggung jawab" ujar ibunya dokter Linda.
Melihat putrynya di tampar bu Intan mendekati ibunya dokter Linda dan melayangkan satu tamparan mengenai pipinya.
Plakkkk!..."siapa kamu berani sekali kamu menampar putry kesayangan saya, kamu sebagai ibu seharusnya ngaca dan intropesksi diri kenapa putry kamu mau menjadi seorang pelakor, seharusnya kamu sebagai ibu malu karena gagal mendidik putrymu sehingga menjadi perempuan murahan masih beruntung di penjara dari pada di habisi nyawahnya kamu mau apa, kalau kamu pikir nyawah anak saya itu apa atau kamu juga mau saya masukan ke penjara karena berani memukul putry saya.
Jaga tangan kamu jangan sembarangan menyentuh putry saya jangan sampai saya patahkan."
ibunya dokter Linda hanya memengang pipinya yang sudah kena tampar tapi belum bicara apa-apa. sedamgkan dokter Julio emosi dengan tingkah ibunya dokter Linda.
"Tante apa-apa,an sih mau nampar saja, he tante selama ini saya mengharga tante ya sebingga saya tidak perna bicara kasar sama tante tapi jangan salahkan saya jika kali ini kata-kata saya terdegar kasar, dokter Linda masuk penjara karena ulahnya sendiri dia sendiri yang melakukan kejahatan terhadap istri saya, kenapa tante yang justru menyalakan istri saya.
untung istir saya sa.pai tidak kehilangan nyawah kalau itu terjadi saya sendiri yang akan membunuh dokter Linda saat itu juga dan aku yang masuk penjara. Tante lebih baik pulang dan kalau pergi jenguk dokter Linda nasihati dia agar pada saat dia keluar jadi wanita yang baik"
"Julio kamu itu temannya Linda dan tante sudah anggap kamu sebagai anak sendiri tapi bisa-bisanya kamu penjarakan Linda hanya karena janda satu anak ini."
__ADS_1
"Tutup mulut kalau kamu tidak mau kamu meyusul putrymu ke penjara berani sekali kamu bicara begitu kalau aku janda satu anak memangnya masalah untuk kamu, aku janda satu anak tapi janda berkekas sebelum menikahi mas Julio dari pada anak anda tidak punya harga diri sama sekali mau merebut suami orang kalau memang anda menganggqp suami saya adalah anak anda seharusnya anfa malu berada disini heran kok ada ya aku bisa ketemu dengan manusia tidak punya urat malu seperti ini"
Karena ayahnya dokter Linda melihat istrinya di serang akhirnya dia tarik tangan istrinya pergi.