Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
307


__ADS_3

Sedangkan diluar kota seorang gadis cantik saat ini jarum jam masih menunjukan jam enam pagi tapi sudah check out dari hotel tempat ia menginap tanpa pengetahuan patnernya.


Ya jadi sekretaris Lita benar-benar pulang ke tanah air meninggalkan Aris sendirian untuk mengurus proyek disana. Jadi masih pagi-pagi sekretaris Lita sudah keluar dari hotel dan kali ini sekretaris Lita tidak pake jasa hotel untuk mengantarnya ke bandara tapi sekretaris Lita pesan taksi untuk mengantarkan ke bandara.


Sekretaris Lita keluar dari lift dan menyerahkan kembali kartu hotel kepada pengawai hotel yang bertugas pagi.


"Terimah kasih atas kunjungan mbak" pengawai hotel mengucapkan terimah kasih.


" Sama-sama mas"


Sekretaris Lita keluar dari hotel dan menunggu taksi didepan loby utama hotel tak selang lama sebuah taksi berhenti tepat didepan loby, dan sekretaris Lita langsung masuk kedalam taksi sedangkan kopernya langsung di masukan kedalam bagasi oleh sopir.


Sopir masuk kedalam taksi dan menghidupkan mesin mobil lalu menjalankan mobilnya berlalu pergi meninggalkan hotel.


Yang penting sekretaris Lita sudah mengingatkan Aris tadi malam kalau pagi ini sekretaris Lita akan pulang dan tidak mau menangani proyek itu lagi biarlah sekretaris Lita rugi ratusan juta karena gagal mendapatkan proyek itu karena sudah sakit kali hatinya.


Sepanjang perjalanan dari hotel ke bandara sekretaris Lita diam saja bahkan sekretaris Lita sengaja tidak menghidupkan hp yang sering di pakek untuk menghubungi orang termasuk Aris, karena sekretaris Lita menghindar nanti ada yang menghubunginya.


Jadi sekretaris Lita pesan tiket lewat nomor lain yang tidak di ketahui orang.


Karena hotel didekat bandara jadi cepat kali sampai apalagi tidak terlalu macet.

__ADS_1


Sekretaris Lita keluar dari taksi dan membayar ongkos taksi langsung masuk kedalam bandara untuk check in.


Sekretaris Lita check in setelah selesai ia langsung menuju ke ruang tunggu untuk menanti jam terbangnya tiba.


"Maafkan aku pak Aris aku tidak berniat memperlakukan anda begitu tapi perkataan anda menyakiti hati saya, saya juga punya prinsip anda memaki saya dan mengatakan saya tidak berguna bahkan anda menyuruh saya di pecat. Padahal anda tidak tahu betapa berusahanya aku tadi malam untuk mendapatkan proyek itu tanpa campur tangan anda, sekarang aku tidak ada urusan dengan perusahaan lagi aku memang sudah tekat untuk resign."


"Aku akan kembali bekerja di perusahaan itu kecuwali pak Aris dan bu Cessie masing-masing punya sekretaris tapi aku tidak mau berurusan dengan pak Aris aku cuman mau dengan bu Cessie kalau tidak pak Arya. Tidak apa pak Aris marah mungkin seperti yang dia bilang marah karena kuatir tapi harus kontrol diri jangan sampai menyakiti perasaam orang aku saja sampai kanget dengar perkataan pak Ari" gumam sekretaris Lita dalam hati.


Sedangkan di hotel Aris baru membuka mata ia melihat jam ternyata sudah jam setengah tujuh, dan nanti ke lokasih proyek jam setengah sembilan, jadi masih satu jam setengah lagi, lagian lokasih proyek juga gak jauh hanya dua puluh menit kalau tidak macet kalau macet ya bisa tiga puluh sampai empat puluh menit .


"Hmm ternyata baru setengah tujuh kirain sudah jam delapan tapi tidak masalah aku bangun cepat agar aku tidak di tinggal lagi sama sekretaris Lita nanti jam setengah delapan saja aku memanggilnya. Dia masih marah gak ya sama aku lagian mulut ini juga gak bisa di rem pasti perkataanku sangat menyakiti hatinya aku harus minta maaf lagi nanti"


" Jadi aku merasa bersalah, benar apa yang dibilang sekretaris Lita semalam seharusnya aku berterimah kasih kepadanya karena dia sudah menang proyek itu bukan justru memakinya, ya Tuhan kok jadi merasa bersalah kali jadinya sama dia."


Semoga kamu tidak syok ya Aris tahu kalau ternyata sekretaris Lita sudah check out dari hotel pergi meninggalkan kamu sendirian disitu.


Dengan senyum mengembang Aris keluar dari kamar mandi sambil bersiul..silahkan bahagia Aris karena sebentar lagi senyum itu hilang setelah tahu sekretaris Lita benaran sudah pulang.


Sambil siap-siap Aris mengecek hpnya ternyata ada pesan dari sekretaris Lita mengirim tiket balik Aris satu minggu lagi sudah diboking.


Aris binggung kenapa sekretaris Lita kirim tiket itu bukankah nanti sampai di bandara sekretaris Lita yang urus semuanya.

__ADS_1


"Ah nanti saja aku tanya dia saat pergi periksa proyek mungkin dia masih kesal denganku makanya dia kirim ini."


Waktu cepat berlalu tidak terasa sudah jam setengah delapan lewat sekretaris Lita melangkah kakinya masuk kedalam pesawat sambil mencari tempat duduknya sedangkan, Aris baru saja keluar dari kamar hotel dan menuju ke kamar sekretaris Lita untuk memanggil sekretaris Lita.


Ketukan pertama tidak ada sahutan dari dalam lanjut ketukan kedua sampai ketiga juga sama Aris mulai panik, kenapa sekretaris Lita tidak menyahut Aris masih berpikir kalau sekretaris Lita masih didalam kamar hotel.


Tok tok tok!


"Sekretaris Lita..ayuk kita pergi sudah jam setengah delapan lewat nanti terlambat loh, jangan lama-lama didalam. Saya sudah selesai siap nih " panggil Aris


Saat Aris msih berdiri di depan kamar sekretaris Lita ada seorang pengawai hotel ingin membersihkan kamar sekretaris Lita datang menghampiri Aris yang masih berpikir kalau sekretaris Lita ada didalam kamar.


" Mas ngapain di depan kamar ini? Mau cari siapa mas?" tanya pengawai hotel itu


"Maaf mas saya memanggil rekan kerja saya yang nginap disini, dari tadi saya memanggilnya tapi tidak ada sahutan dari dalam mas, mas ada kuncinya gak tolong buka dong pintunya"


Perkataan Aris membuat pengawai itu binggung karena setahu pengawai hotel itu penghuni kamar itu sudah check out tadi pagi jam enam. Masa teman sendiri tidak tahu kalau sekretaris Lita sudah check out.


Mas itu binggung mau bicara apalagi, padahal Aris gak tahu kalau sekarang sekretaris Lita sudah di bandara sebentar lagi sudah sampai di ibu kota tinggalkan Aris sendirian disitu.


" Maaf mas kalau saya lancang tapi kira-kira teman mas atas nama siapa ya? soalnya penghuni kamar ini atas nama mbak Lita sudah check out dari tadi pagi jam enam. Dan kalau saya tidak salah dengar katanya sudah pergi ke bandara."

__ADS_1


"Apa....pergi ke bandara? Kok bisa sih kenapa pihak hotel tidak beritahu saya, kalau teman saya sudah check out bagaimana sih kerja kalian gak becus tahu gak"


Hahah tadi malam ngamuk karena sekretaris Lita pergi meninggalkan demi menang proyek, sekarang ngamuk lagi karena di tinggal oleh sekretaris Lita karena sudah berkata kasar pada sekretaris Lita mampus kamu Aris makanya jadi orang jangan kasar kalau bicara.


__ADS_2