Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
159 Pesan


__ADS_3

Mbak eva segerah membuka hpnya dan menganga pada saat membaca pesan masuk dari seseorang.


(" Mbak! Maaf ya aku gak bisa menemui mbak, jadi aku hanya kirim barang yang sudah aku pesan untuk mbak, kedua dress itu satu untuk mbak dan satu untuk Sinta, begitu juga sepatu itu satu orang satu yaitu mbak dengan Sinta. Tas itu ada tiga yang sangat kecil itu untuk Zila dan yang dua itu mbak dan sinta satu orang satu. Aku juga beli sepatu untuk mas Bram, karena waktu di pengadilan hari itu aku sengaja menanyakan ukuran sepatu mas Bram, maaf ya mbak aku lancang. Aku tahu besok baru mbak pulang makanya barangnya baru aku kirim semoga mbak dan yang lain suka jangan lupa sepatu dan baju Zila juga kasihkan.")


"Ya Tuhan, mulia sekali hati kamu Cess, padahal adik mbak sudah menyakiti kamu, tapi begitu lembutnya hati kamu, masih mau perhatikan kami." mbak Eva tidak tahan membendung air matanya, ia sangat terharu dengan kebaikan Cessie, mantan adik iparnya.


Sinta yang melihat mbak Eva menangis jadi binggung, ia heran kenapa mbaknya jadi melow begini padahal tadi, ia semangat 45 membuka paket yang di kirim oleh orang misterius tadi.


"Hey...mbak... Kenapa mala nangis sih, bukannya jawab ke bikin panik aja ah. Mas lihat nih mbak Eva menangis setelah membuka hp coba cek hpnya ada apa"


Mas Bram mendengar perkataan sinta, langsung bergegas mendekati sang istri dan langsung mengambil hpnya, dari tangan mbak Eva dan membaca pesan dari Cessie."Ya Allah, perempuan yang memiliki hati yang sangat mulia, semoga kamu selalu dilindungi Allah ya Cessie."


"Ada apa mas, kenapa mbak menangis."


"Sin..ternyata barang mewah ini dikirim oleh Cessie. Untuk kita semua untuk kamu, mas, mbak kamu dan juga Zila."


"Apa!.....dari mbak Cessie yang benar aja mas serius"? Tanya Sinta


"Iya Sin makanya mbak kamu terharu, mantan ipar siapa yang berani memperlakukan dan begitu peduli, keluarga dari mantan suaminya seperti ini Sin. Seumur-umur mas belum perna ketemu"


Mata Sinta membulat sempurna ia juga gak percaya, ternyata barang mewah ini, kiriman dari mbak Cessie orang yang dulu ia hina dan mejelenkkan. Ternyata hatinya sangat mulia.


"Ya Allah ampuni hambahmu yang sudah menjahati orang sebaik mbak Cessie."


Setelah mereka diam sejenak mbak Eva kembali buka suara" Sin ini dress, sepatu dan tas untuk kamu. Ini untukmu mas, ini untuk Zila dan yang ini untuk ku, kita doakan orang baik seperti Cessie dia mendapatkan Suami yang lebih baik dari Surya."

__ADS_1


Sinta menerima pakian itu dengan terharu, karena baru kali ini ia mendapatkan barang-barang mewah dan mahal seperti ini.


Setelah semua sudah beres mereka istirahat, apa lagi mbak Eva, suami dan anaknya besok pagi-pagi mereka berangkat jadi harus banyak istirahat supaya pas di jalan gak cepat ngantuk, karena mbak Eva harus menemani mas Bram nyetir.


*****


Tak terasa waktu bergulir dengan begitu cepat, malam berganti pagi, sekarang mbak Eva sudah bersiap berangkat, kembali pulang kekampung meraka sudah memasukam semua barang bawaan mereka ke jok belakang." Sinta mbak pulang ya, ingat jaga kesehatan. Dan jangan macam-macam kamu harus jaga diri kamu dengan baik nanti mbak sering kesini"


"Ok mbak hati-hati ya"


"Kami pulang dulu ya dek, ingat pesan mas kamu hati-hati disini jaga diri kamu dengan baik"


Setelah pamitan, mobil mbak Eva pergi meninggalkan halaman kontrakan, karena ini masih jam empat pagi. Makanya Sinta memutuskan untuk kembali tidur.


Sinta bagun dari tidurnya dan berjalan keluar, tiba-tiba ia memukul kepalanya karena baru ingat kalau, mbak Eva tadi pagi sudah berangkat." hummm lupa aku kalau ternyata mbak Eva sudah pulang, jadi sendirian deh dikontrakan besok aku pindah aja deh, malas disini nanti tiba-tiba perempuan hantu itu datang lagi kesini. aku sudah malas berurusan dengan dia cukup saja kami dibohogi sama dia, biar semua barang-barangnya aku bawah aja"


Sinta langsung gegas merampas handuknya dan masuk kedalam kamar mandi, ia berencana nanti tanya sama teman-temannya kontrakan yang dekat dengan tempat kerjanya, biar dekat.


Setelah selesai mandi, ia keluar dari kamar mandi dengan sengar dan fres...hummm kalau sudah sendirian begini kasian juga, kayak aku hidup sebatang kara sendirian di dunia ini. Aku harus semangat jangan terkecok dengan kelemahan.


Setelah selesai mandi Sinta siap-siap ternyata sudah setegah delapan. Sinta langsung pesan ojek dan berangkat ke tempat kerja.


Sinta memutuskan untuk sarapan dulu sebelum kerja karena tadi gak sempat masak. Setelah selesai sarapan, Sinta langsung merapikan semua yang ada di restoran karena sebentar lagi mereka semua sudah sibuk.


Siang harinya, semua pelayan mendegar dari manajer Andre kalau tempat itu di boking oleh sebuah perusahaan terkenal untuk makan siang bersama semua staf manajer dan di rektur peeusahaan di restoran dimana Sinta bekerja. Sekitar jam dua belas.

__ADS_1


Semua karyaman pada sibuk mempersiapkan semua bahan makanan yang sudah di pesan oleh sekretaris dari perusahaam itu.


"Memamgnya perusahaan mana sih yang boking tempat ini" tanya Sinta penasaran.


"Sin kamu gak tahu ....perusahaan besar loh itu, mereka boking semua ruangan ini mereka sekitar tiga puluh orang."


"Oh baguslah biar tempat kerja kita makin rame"


"Ah semoga yang datang ganteng-ganteng semua, siapa tahu ada yang memikat hati, apa lagi petinggi di perusahaam itu yang datang."


"Pukkkk...pikiran kamu itu ya gak jauh dari, laki-laki, kerja dulu biar bisa memenuhi biaya hidup, ingat mama kamu lagi sakit di rumah sama dan adik kamu masih sekolah" ujar Sinta pada temannya.


"Aduh...sakit tahu Sin...mukulnya kayak mukul gentong aja, lihat nih uda benjol"


"Hahaha...bodoh amat siapa suruh pikiran laki-laki aja.


Mereka kembali sibuk denga tugas masing-masing kali ini tugas Sinta untuk mengantarkan nimun ke tamu pengunjung yang datang karena sebentar lagi orang-orang dari perusahaan itu datang.


"Hallo semuanya, saya harap kalian kerja dengan baik dan teliti. Karena hari ini tamu kita bukan tamu sembarangan, jadi bagi yang sudah mendapatkan tugas untuk melayani mereka harus hati-hati. Jangan sampai melakukan kesalahan sedikit pun, kalau sampai ada diantara kalian yang melakukan kesalah kalian akan di pecat" ujar manajer Andre menjelaskan kepada semua pelayan terpilih, untuk melayani tamu yang dari perusahaam itu.


Dan Sinta salah satunya yang akan membawah minuman, semoga Sinta gak daoat masalah, karena kasian kalau nanti Sinta dipecat bisa makan apa dia dan untuk kebutuhan yang lain dapat dari mana


******


Hay semuanya jangan lupa mampir yang di( Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda)

__ADS_1


__ADS_2