Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
48:48 Bu Ayu Dan Sinta DiJadikan Pembntu(?)


__ADS_3

Surya sekarang binggung mau bawa sinta dengan mama nya kemana, kalau bawa ke kontrakan nadia gak mungkin karena kamar cuman satu, dan surya sangat tahu sifat mama dan adiknya mana mau mereka tidur di lantai apa lagi di ruang tamu, bakal ngamuk bu ayu nanti.


Tapi kalau cari kontrakan nich sudah jam sebelas malam, jadi susah apa lagi mereka gak bawa kendaraan. Ya mau gak mau terpaksa deh, malam ini bu ayu dan sinta tidur di lantai beralaskan karpet di ruang tamu yang lumayan sempit itu. Hanya mikir gitu aja sudah pusing apa lagi nanti cari kontrakan yang besar ambil uang dari mana, apa nanti ia minta aja sama nadia pikir surya.


Surya sudah mulai agak sedikit penyesalan dalam hati nya, cobak dia gak selingkuh dengan nadia mungkin sekarang mereka sudah enak tidur di kamar ber ac, bukan berdiri di pinggir jalan nungguin taksi. Atau waktu itu ia baik sama cessie agar membujuknya balik nama rumah itu atas nama surya, ia juga gak berpikir samapi disitu, dan sekarang menyesal.


'Kamu keterlaluan ya cessie beraninya kamu mengusir kami malam begini awas aja nanti, akan saya ajuin harta gono gini di persidangan .' umpet surya dalam hati.


"Sayang boleh ya sinta dan mama ikut tidur di kontrakan kamu ya, nanti besok baru mas cari kontrakan yang lebih luas. Untuk kita berempat." ujar surya membujuk nadia


"Boleh mas, tapi mas tahu sendiri kamar cuman satu kalau mama dengan sinta mau tidur di ruang tamu si gapapa, memangnya mas punya uang untuk bayar kontrakan?" ujar nadia acuh


"Ah, apa.... tidur di ruang tamu? gak ah, enak aja, mama di rumah cessie tidur di kamar bagus dan ber ac masa sekarang tinggal di kontrakan, dan tidur di ruang tamu ada-ada aja kamu nadia, pokoknya mama mau tidur di kamar kamu ada yang tidur di ruang tamu nadia." ujar bu ayu.


"Loh kok jadi nadia yang tidur di ruang tamu tante? Gak bisa gitu dong, itu kan kontrakan nadia tante jadi suka-suka nadia lah mau nyuruh tante tidur dimana."


"Mas aku juga gak mau tidur di ruang tamu, tahu kayak gini dari awal aku gak mendukung kamu mas aku lebih mendukung mbak cessie, enakan mbak eva karena baik sama mbak cessie, jadi mbak eva di tahan tinggal disana nyesal aku." ujar sinta


"Diammmmmmmm......bisa gak sih kalian bertiga jangan bikin kepala saya pusing, berantam mulu dari tadi, gak bisa kah kalian bikin saya tenang biar bisa berpikir bagaimana cara nya dapat uang supaya bisa cari kontrakan yang bagus dan nyaman". Karena bentakan surya menbuat ketiga perempuam itu diam gak ada lagi pertengkaran di antara mereka.


Haahah pusing kan surya, belum apa-apa aja kamu sudah di buat pusing sama tiga perempuan itu, baru juga sejam keluar dari rumah istri sah kamu sudah stres bagaimana lagi beberapa hari ke depan.


Dan ini baru awal dari penderitaan kalian surya, karena nanti kamu juga akan bermasalah di kantor.


"Ini semua gara-gara perempuan sombong itu, mentang-mentang punya rumah jadi sesuka hati mengusir kita dari rumah, jadi menderitakan seperti ini awas aja kalau berani dia datang mohon-mohon sama surya untuk balik saya mengusirny" umpet bu ayu

__ADS_1


"Kok tante salahin mbak cessie, seandainya tante baik sama mbak cessie gak mungkin tante dengan sinta di usir juga dari rumahnya paling hanya mas surya, tapi karena tante dengan sinta mungkin selama ini gak baik sama mbak cessie makanya di usir. Buktinya mbak eva gak di usir tuh". Ujar nadia komporin bu ayu.


Sedangkan bu ayu dan sinta menatap nadia dengan emosi


Satu jam mereka menunggu taksi akhirnya dapat juga, sekarang mereka menuju ke kontrakan nadia yang jaraknya sekitar tiga puluh menit, akhinya mereka sampai, pas mereka turun sinta dan bu ayu mematung di tempat mereka melihat kontrakan kecil yang ada di depan mata.


" ini kontrakan mbak nadia?" tanya sinta gak percaya kalau tempat yang ada di depan matanya adalah kontrakan nadia.


"Iya sin..kenapa kamu gak suka".ujar nadia santai


"Ya ampun jelek banget mbak tempatnya kumu, masa tinggal disini si." ujar sinta


"Yaudah kalau kamu gak mau silakan kamu tidur di jalanan, masih untung ada ini dari pada malam ini kalian tidur di jalanan." ujar nadia emosi


Sedangkan setelah cessie naik ke atas mbak eva juga masuk ke kamar, ia membereskan semua barang bawaannya karena besok ia harus pergi dari rumah cessie.


Karena sekarang mereka sudah gak ada ikatan lagi, walaupun sebenarnya mbak eva masih berharap keajaiban untuk rumah tangga cessie kembali utuh lagi tapi itu mustahil.


"Mama dan sinta tidur dimana ya, apa mereka tidur sama nadia di tempatnya, semoga aja mereka bertahan di sana"ujar mbak eva


Semarah-marah apapun mbak eva sama sinta bu ayu dan surya, mereka tetap sebagai adik dan mamanya, jadi tak salah mbak eva kuatir tapi mbak eva juga tak bisa buat apa-apa, toh dari awal mbak eva juga sudah menasehati mereka tapi tak ada satu pun dari mereka yang mau mendengarnya.


Sedangkan setelah cessie sampai di atas ia ganti gaunnya dengan baju tidur terus membersihkan wajahnya, ia naik ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya yang terasa sangat lelah, tak lama ia tertidur dengan pulas.


*****

__ADS_1


Keesokan harinya nadian bagun jam setegah tujuh ia langsung mandi dan bersiap ke kantor sedangkan kedua orang yang tidur di ruang tamu masih terlelap.


Jadi nadia biarkan ada mereka tidur, waktu nadia masih sendiri ia sering bagun pagi untuk buat sarapan, tapi sekarang ada sinta dan bu ayu jadi ia malas biar aja kalau nanti mereka bagun dan lapar ya masak sendiri enak aja di masakin, enak aja di masakin sudah numpang tinggal makan.


Setelah nadia mandi ia membangunkan surya, untuk mandi agar mereka bersngkat bareng aja ke kantor maik satu taksi aja agar irit,


"Mas bangun sudah jam tujuh kita harus ke kantor nanti terlambat loh, ingat kamu gak punya apa-apa lagi mobil juga gak punya jadi kita harus naik taksi.


"Iya sayang tunggu sebentar masih ngantuk" ujar surya.


"Cepatan ah nanti kita sarapan di luar aja hari ini aku malas masak."


surya bangun dan segera mandi setelah selesai mandi ia bersiap dan berangkat ke kantor" sayang kita gak sarapan dulu mas lapar".


"Nanti aja mas di kantin kantor aja deh aku malas masak"


"Loh, kok kamu gak masak sayang, trus mama dengan sinta bagun makan apa". Tanya surya


"Mas kamu bawel banget sih, mama dan adik kamu itu bukan anak kecil lagi kan, kalau memang mereka lapar terus mau makan, ya sudah tinggal beli sayur di luar sana terus masak dan makan."


"Tapi nadia mama sama sinta itu gak perna masak waktu masih di rumah cessie, karena setiap hari mereka bagun kamanan sudah ada karena cessie selalu masak" ujar surya


"Ingat ya mas aku nadia bukan cessie nama aja sudah bedah" ujar nadia


Karena surya gak mau berdebat akhirnya diam aja.

__ADS_1


__ADS_2