Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
79:79


__ADS_3

Pada saat cessie mendengar jawaban dari iksan, perasaan cessie gak enak karena secarakan cessie benar-benar gak tahu kalau ternyata istrinya iksan sudah menikah lagi dengan laki-laki lain, jadi sudah terlanjur bertanya maka cessie secepatnya langsung minta maaf, karena sudah terlanjur membuat perasaan iksan gak bagus.


"Ma maafkan aku ya kak, aku gak tahu kalau kak juga sudah gak punya istri lagi dan aku juga lupa kalau kak pernah bilang waktu kita ketemu di indomaret itu, kak bilang kalau istri kak pergi dari rumah, aku pikir sudah pulang ternyata sudah menikah lagi kasian ya kak anak gadis kak. Pasti ia selalu cariin ibunya " ujar cessie merasa gak enak


"Gapapa kok cess kamu gak salah, mungkin aku yang kurang kaya atau kurang baik, makanya ia memilih pergi. Tapi sayangnya dia jadi seorang perempuan jahat, dia pergi meninggalkan aku dan anak ku masih usia delapan bulan ke sembilan bulan, bahkan bukan hanya itu, ia mala jadi seorang perusak rumah tanggah orang aku juga gak tahu apa maksud dan tujuannya."


"Astaga, memangnya kenapa kak kok bisa istri kak tegah itu, pergi meninggalkan anaknya yang masih bayi, ibu gak punya hati terus kak gak pengen cari istri kak gitu, aduh gila ya mantan istri kak, ia rela meninggalkan laki-laki sebaik kak tapi mala menjadi simpanan orang."


"Namun kita gak bisa menghakimi sepihak juga sih kak, karena kita gak tahu apa tujuannya melakukan itu, mungkin ia punya alasan tersendiri, kita juga gak bisa mencegah takdir kak, jika memang mereka adalah jodoh dan yang sudah di takdirkan Tuhan untuk kita hidup bersama dengan mereka dan mereka tidak akan melukai hati orang yang mereka cintai, tapi buktinya takdir tak mendukung kak itu artinya mereka buka jodoh kita."


"Untuk apa cari perempuan gak punya hati itu cess yang ada hanya kebencian di hati ini, biarlah aku lebih bahagia hidup begini dengan anak gadis ku cess, terus kamu gimana, mana suami kamu, apa julio suami kamu? Dan apapun alasannya cess."


"Namanya sudah ada ikatan menikah seharusnya berkata jujur sama pasangan agar saling mencari solusi yang baik, bukan mala pergi begitu saja tanpa ada kabar, apa lagi anak masih bayi dimana hati nurani seorang ibu "ujar iksan pura-pura bertanya padahal ia sudah tahu kalau mantan suaminya cessie adalah suami mantan istrinya yang sekarang."


"Hahaha kak bisa aja, aku dengan dokter julio hanya teman biasa, kalau suamiku lagi ada pekerjaan makanya gak ikut, dan benar juga sih yang kak katakan seharusnya bicarakan dengan kepala dingin, ah sudah lah kak biarkan aja takdir dan karma yang menentukan hidupnya" ujar cessie berbohong karena ia gak mau banyak orang tahu tentang polemik kehidupan rumah tanggahnya.


Iksan hanya membalas cessie dengan senyum aja, karena iksan tahu kalau cessie gak mau cerita tentang kehidupannya, jadi iksan hanya bergumam dalam hati" cess maafkan mantan istriku dia yang menghancurkan rumah tanggah kamu, sebenarnya aku ingin ngajak kamu untuk balas dendam untuk perbuatan mereka tapi aku tahu kamu gak akan melakukan itu karena hati kamu adalah hati yang lembut."


"Kalau Tuhan masih memberikan aku kesempatan untuk mencari seorang ibu sambung untuk dira aku pengen kamu lah itu yang menjadi ibu sambung dira, tapi aku juga gak tahu apa Tuhan mempersatukan kita atau gak." Makanya iksan sengaja mengalihkan pembicaraannya ke dokter julio.

__ADS_1


" Terus bagaimana dengan pak julio, istrinya mana dan sekarang kerja dimana"?ujar iksan


Sedangkan yang di tanya hanya nyengir kuda.


"Istriku masih saya tunggu entah sampai kapan saya juga gak tahu pasti pak iksan, dan saya kerja di rumah sakit."


"Wah...pak dokter rupahnya, bisa dong sembuhkan hatiku ini hahaha" ujar iksan bertanya


"Haha kamu ini pak pengusaha bisa aja deh, mana bisa saya menyembuhkan hati kalau bukan saya penyebabnya, bisa cari dokter lain seperti dokter cinta mungkin itu bisa "ujar dokter julio


"Wah..boleh juga tuh, tapi jangan dokter cinta palsu ya, soalnya saya takut dokternya gak tahan di dekatku hahaha".


Iksan, cessie dan dokter julio asyik ngobrol tiba-tiba seorang anak gadis datang menghampiri mereka, sambil bercoleta" Ayah, dari tadi dira nyariin ayah, ternyata ayah disini.


Ketiga sejoli yang lagi asyik ngobrol itu langsung membuang pandangan mereka ke arah datangnya suara itu, cessie yang melihat anak gadis itu langsung ingat kalau betul, ia perna ketemu dengan iksan di depan indomaret pada saat pulang belanja.


"Hay princess ayah, sudah selesai mandi sayang, kenapa lari-lari mama susternya ? Maaf ayah tadi lihat om julio dan tante cessie disini makanya ayah menghampiri om julio dan tante cessie ngobrol, karena ayah melihat princess lagi asyik mandi makanya ayah gak mau nganggu."


"Hallo tante dan om nama saya dira" ujar dira sambil mencium punggung tangan cessie dan dokter julio, perbuatkan dira itu dinilai sangat mulia, anak umur dua tahun, sudah tahu menghargai orang yang lebih dewasa.

__ADS_1


"Hallo dira sayang, kamu bukan hanya cantik tapi kamu anak gadis yang sopan dan baik. Hummm anak gadis kamu sopan banget kak, padahal umurnya masih dua tahun loh, pantasan tadi pas lihat gadis cantik ini, kok seperti gak asing wajahnya kayak perna lihat tapi dimana gitu, ternyata aku baru ingat kalau ini anak gadismu kak."


" Haha kamu lucu ya cess bukanya kita perna ketemu sebelumnya ya"


" Iya justru itu kak"


Mereka duduk sambil bercengkrama tak terasa sudah jam makan siang, akhirnya mereka semua kembali ke villa dan segerah untuk makan.


Dan mereka beristirahat sejenak baru mulai jalan-jalan ke tempat yang belum mereka kunjungi.


Sedangkan iksan yang tahu kalau villa bereka sebelahan, ia mengajak aris dan dokter julio ngobrol sembari kenal lebih dekat satu sama lain.


Iksan yang seorang pengusaha sama seperti cessie ia ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan cessie, karena iksan rencana mengenal cessie lebih dekat lagi, siapa tahu dira punya ibu sambung yang baik.


Maka itu iksan mengajak aris untuk bekerja sama namun aris menyarankan agar iksan bicarakan ini sama cessie aja, karena cessie yang menjadi pemimpin saat ini.


"Bagaimana kalau perusahaan kita menjalin kerja sama, kalau pak dokter cukup menyembuhkan hati yang terluka aja hahaha"


"Itu sih ide yang bagus dan pasti saya setuju, tapi sekarang saya bukan direkturnya jadi cobak pak iksan bicarakan ini dengan cessie aja, supaya bagaimana jawabannya pak iksan langsung tahu."

__ADS_1


__ADS_2