Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
345


__ADS_3

Tidak terasa mobil yang di tumpangi Cessie dan dokter Julio sudah melewati macet , dan mereka bisa bernafas lega dan tidak lama kemudian mereka sampai di butik tempat Wo...membuat Cessie melogok karena ternyata Wo sangat besar dan disana juga sudah seperti butik dari luar saja sudah nampak gaun cantik berderetan memajang di disana.


"Wah...mas gaunnya sangat indah mas cantik-cantik semua, baru Cessie lihat saja sudah binggung untuk memilih yang mana padahal belum juga masuk kedalam." Dokter Julio hanya terkekeh mendengan penuturam calon istrinya.


"Kamu lucu ya sayang kayak baru lihat gaun cantik kayak gini aja deh...yuk masuk mungkin kita sudah di tunggu oleh mbak WO nya." Dokter Julio mengandeng tangan Cessie dan mereka berdua masuk kedalam. Dan langsung di sambut hangat oleh seorang perempuan jadi-jadian hehehe.. biar para pembaca setia tafsir sendiri saja perempuan jadi-jadian seperti apa.


Selamat pagi nona Cessie..haduh.....cantiknya mas juga sangat tanpa sekali...silakan masuk nona..." dengan gaya gemulai nya si perempuan jadi-jadian mentoel pipi dokter Julio, sehingga membuat dokter Julio menjadi risi dan tidak nyaman. Sehingga dokter Julio menyuruhnya memanggil bosnya.


"Mana bosmu tolong panggil kesini kalau tidak aku dan calon isitriku pulang dan tidak mau menyewa Wo ini lagi "


"Duh....duh....mas tanpan jangan begitu...sabar sih bos masih ada tamu didalam jadi sementara waktu mas tanpa disini dulu bersama Cantika, mas tanpan jangan-marah-marsh nanti makin tanpan " hehehe...astaga ternyata pria gemulai itu namanya cantika. Dari mana ceritanya orang marah makin tanpan.


Tidak selang lama datang seorang wanita cantik, kalau ini benaran dia wanita cantik bukan jadi-jadian seperti Cantika dengan senyum manis menyapah Cessie dan dokter Julio.


" Selamat datang Den...nona maaf sudah lama menunggu tadi saya ada kedatangan tamu juga jadi saya tidak tahu kalau pelangan terhormat saya sudah datang"


"Tidak masalah bu, kami juga baru datang" jawab Cessie sopan.


"Hehehe...maaf nona saya belum menikah dan umur saya baru dua puluh tiga tahu jadi panggil nama saya saja Vika."

__ADS_1


"Oh, baiklah kalau begitu bisa kita langsung lihat gaun dan kebayanya mbak, biar lebih sopan saya manggil mbak saja karena tidak enak manggil nama" ujar Cessie membuat Vika tersenyum.


Boleh silahkan masuk kedalam karena ini hanya pajangan saja kalau didalam baru banyak sekali model jaman sekarang kalau ini sudah model jaman dulu.


Akhirnya Cessie dan dokter Julio mengekor dari belakang mengikuti mbak Vika dan masuk kedalam ruangan, yang sangat luas didalam semua model kebaya dan gaun ada mau model apa saja sudah tersedia bahkan jas juga berderet. Membuat Cessie makin binggung milih yang mana.


"Nona semua gaun ini harganya berbedah dari yang termurah sampai yang termahal, yang paling murah disini sepuluh juta karena semua bahan berkualitas kalau termahal satu miliyar sampai lima miliyar."


"Mana yang lima miliyar mbak, boleh saya lihat" tanya dokter Julio padahal Cessie belum bicara apa-apa membuat sih mbak dan Cessei melongok.


"Oh ada Tuan...kalau harga segitu agak terpisah dari semua ini punya tempat tersendiri karena selain bahan bagus kita juga menjaga kualitas agar pelangan puas."


Akhirnya Cessie memcobak gaun dan kebaya, hampir dua jam Cessie bolak balik mencoba gaun pertama mewah tapi ada bolong di belakang jadi dokter Julio gak mau, yang kedua lengannya panjang tapi didepan dada terbuka lebar sampai yang kelima saat Cessie keluar mata dokter Julio terpanah melihat kecantikan Cessie air liurnya keluar juga sudah tidak rasa sangking terpesona dengan princes yang ada didepan.


Karena gaun yang di pilih dokter Julio lengan panjang dan tertutup semua dan warna putih, kenapa dokter Julio Cessie memilih warna putih karena warna putih identik dengan ketulusan cinta mereka.


"Mas...cantik tidak...mas...mas...." tangan Cesssie sampai melambai-lambai di depan wajah dokter Julio baru sadar...


"Eh...apa sayang...maaf kamu sangat cantik kayak bidadari jadi membuat mas kanget kalau itu ternyata kamu calon istri mas yang sangat cantik ini. Ini saja sayang bagaimana? kalau mas di suruh memilih pasti mas memilih ini tapi terserah kamu sayang mau memilih yang mana, karena pas juga dengan jas mas warna putih juga"

__ADS_1


Cessie tersenyum melihat calon suaminya salah tingkah. Tiba-tiba datang mbak Vika dan menjelaskan kalau kelima gaun yang di coba oleh Cessie tadi adalah bahan berkualitas terbaik dan itu juga tinggal kelima model gaun itu. Begitu juga kebaya tadi, kalau kebaya harga yang paling tinggi satu miliyar kebawah.


"Nona....Den, ini bahan berkualitas terbaik lima gaun yang di cobak oleh nona tadi bahannya satu hanya bedah model dan warna begitu juga dengan kebaya tadi, dan juga jas sekarang pilihan ada sama nona dan Den mana yang mau di pilih atau boleh kita lihat yang di luar juga."


Karena dokter Julio sudah sangat suka dengan gaun itu begitu juga Cessie jadi mereka berdua memutuskan menjatuhkan pilihan kepada gaun dan kebaya itu beserta jas Yang sudah di pilih oleh dokter Julio.


"Eh...tidak perlu mbak ini saja" hahahah lucu juga ya ternyata pikiran mereka sama akhirnya jawaban mereka sangat kompak, membuat mbak Vika menahan tawa. Sedangkan Cessie dan dokter Julio saling pandang.


"Hehehe....pasangan yang serasi itu adalah suara hati bersama satu pikiran makanya jawaban sangat kompak" ujar mbak Vita.


"Iya mbak ini aja gaun dan kebayanya begitu juga dengan jas yang tadi sudah saya pilih jadi semunya berapa biar kita selesaikan semuanya" tanya dokter Julio.


"Begini saja, karena nona dan Den sudah memilih Wo kami jadi kami sangat bersyukur nona dan Den hanya bayar gaun, jas dan kebaya saja selain dari pada itu kami dari Wo kasih gratis agap saja sebagai hadia dari kami karena nona dan Den berkenan memakai jasa Wo kami."


"Memangnya mbak tidak rugi kalau kasih gratis begitu karena bagian dekor dan riasnya juga kami memilih yang terbaik"


"Tidak masalah bagi kami nona berikan kompesasi terbaik untuk pelangan terhormat kami, karena rejeki itu selalu datang jika kita juga ingin berbagi kepada pelangan kita jadi itu menjadi keputusan kami nona bagaimana"


"Baiklah mbak kalau begitu silahkan hitung semuanya berapa biar selesai."

__ADS_1


"Dua stelan jas satu miliyar, di tambah satu gaun lima miliyar dan satu kebaya satu miliyar total semua tujuh miliyar Den" dokter Julio langsung melunasi semuanya.


__ADS_2