Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
163


__ADS_3

Setelah bu Intan melihat , Cessie keluar ia, langsung bertanya karena panik, takut cessie kenapa-napa.


"Tenang aja bu Cessie gapapa kok, hanya saja tadi didalam masih sempat-sempat Surya menfitna Cessie bu, menuduh Cessie selingkuh dan ia mala menyangkal tuduhan terhadap perselingkuhannya dengan gundiknya itu."


"Ha...yang benar nak, terus lanjutannya"?


"Ya jadi mediator minta bukti tuduhan dia terhadap Cessie, tapi dia gak mempunyai bukti, lagian dia ambil bukti dari mana juga bu, kalau kenyataannya bukan aku yang selingkuh tapi dia."


"Nah, itu juga dasar laki-laki kurang ajar ya, sudah salah bukannya minta maaf biar kita bisa maafin dia ini malan menfitnah dasar egois." Jelas pak Arya.


"Ya mau gimana lagi yah, memang orangnya sudah begitu, ini semua juha salah Cessie yang dulu gak mau dengar-dengaran sama ayah dan ibu. Coba dulu Cessie nurut mungkin ini gak terjadi, Cessie jadi nyesal mengenal laki-laki bajingan itu bu, ayah. Maafin Cessie."


Cessie merasa menyesal, karena dulu ia tidak mendengarkan perkataa orang tuanya sampai ia melawan meraka. Dan tinggal sendiri rumah yang ia beli, sekarang Cessie sangat merasa bersalah karena kebodohannya, dan keegoisan yang pernah ia lakukan, jadi sekarang ia bertekat untuk tidak mengulangi hal yang sama, atau kesalahan yang sama jika, suatu saat ada laki-laki yang mencintainya tapi, kalau orang tua gak setuju mendingan gak usa.


Karena Cessie takut nanti masalah itu akan terulang kembali dalam hidupnya.


Bu, yah. Yuk kita pulang sudah selesai soalnya, tunggu tiga hari lagi sidang cerai.


Baru aja mereka melangkah, mau kembali kemobil Surya keluar dari dalam ruangan dan Langsung menghadang Cessie.


"He...mau kamu apain anakku jangan macam-macam kamu ya."

__ADS_1


"Hehehe....jangan takut bu, aku tidak apa-apain anak ibu, tanganku di borgol begini...lagian aku sayang sama anak ibu. Jadi aku gak akan mencelakainya, nanti kasian anakku, jaga baik-baik anak kita ya sayang tunggu tiga hari lagi di pengadilan."


"hahaha jangan mimpi kamu, ini bukan anak kamu, tapi ini anak aku. Kamu siapa ha, kamu itu bukan siapa-siapa jadi jangan sukan bicara omong kosong karena aku sudah muak dengan semua drama ini.


"Ck....kamu tunggu aja nanti apa yang akan aku lakukan untukmu, aku gak akan biarkan kamu hidup tenang, kalau kamu masih menolak ku, kecuwali kamu menerima kembali aku sebagai suami kamu baru kamu bisa tenang."


"Dasar laki-laki biadab coba aja, biar kita lihat siapa yang akan menang dan siapa yang akan kalah. Karena aku gak takut dengan semua ancaman kamu, tapi kamu juga harus ingat, ibu kamu dirumah sakit jiwakan jangan sampai ibu kamu gak akan sembuh nantinya, jadi mendingan kamu terimah takdir kamu aja dan nikmati jangan cari masalah."


"Eh....kurang ajar kamu ya berani-beraninya kamu mau macam-macam sama ibu, ku awas aja kalau sampai kamu macam-macam aku tidak akan mengampunimu."


Cessie gak peduli dengan amukan Surya, ia masuk kedalam mobil bersama pak Arya dan istrinya, mereka langsung pergi begitu saja, sedangkan mereka meninggalkan Surya emosi, ternyata gertakan Cessie berhasil membuat Surya emosi, padahal Cessie hanya gertak aja, tapi mana mungkin ia melakukan itu. Cessie melakukan kejahatan hanya untuk Nadia aja selain dari pada itu, Cessie gak mau.


"Nak kamu kenapa wajah kamu kok begitu" tanya bu Intan.


"Gapapa bu badan Cessie sedikit pengel aja. Mungkin karena kecapean aja bu. Kita pulang aja deh yah, Cessie mau istirahat dulu, biar aja kak Aris yangengurus perusahaan aja dulu, lagian hari ini juga gak ada jadwal miting."


" Gimana kalau kita ke dokter aja nak, kita periksa dulu"


"Gak usah yah, Cessie hanya kecapean aja."


Akhirnya mereka pulang ke rumah karena badan Cessie gak enak. Mungkin kecapean jadi biar Cessie istirahat dulu dirumah.

__ADS_1


Sedangkan Surya yang ditinggal begitu saja marah-marah dan mengancam akan membuat perhitungan dengan Cessie.


"Awas, aja kamu ya Cess. Aku akan membalas perbuatanmu, sekarang kamu sombong aja dulu, nanti baru kamu tahu, memang sih, dulu aku yang salah tapi masa gak ada kata maaf. Hmmm coba dulu aku gak tertarik dengan rayuan iblis perempuan itu mungkin sekarang hidupku bahagia dengan Cessie, entah perempuan ganjeng itu kemana sampai sekarang belum juga ketemu sama dia, sebenarnya polisi kerjanya apa ya, masa sampai sekarang cari satu orang aja gak becus, heran deh."


Surya gak terimah Cessie memperlakukannya seperti itu, jadi dia mala ngancam Cessie akan membalas semuanya, Surya lupa gimana kesombongannya waktu membawah gundiknya itu pulang kerumah Cessie. Dengan bangganya, memperkenalkan Nadia sebagai istri mudanya.


"Dimana keadaan mama ya, aku jadi kangen sama mama, pengen aku jenguk juga tapi gimana caranya ya, dengan kondisi aku seperti ini apa ia aku di injinkan kesana apalagi mama sakit karena aku juga. Takutnya pas aku datang bukannya membuat mama senang tapi mala membuat mama makin sedih dan kondisinya makin drop."


"Aha biarlah doakan aja semoga maam cepat pulih, maafin aku ya mah, ini semua karena kesalahanku cobak aku gak egois dan gan melakukan kesalahan mungkin mama gak seperti itu, biar aku kehilangan Cessie segaknya kita masih bersama, tapi karena aku gelap mata mengikuti semua rayunan perempuan iblis itu jadi hancur semuanya."


Surya menyesali perbuatannya terhadap bu Ayu tapi ia, tidak menyesali perbuatannya terhadap Cessie dan anaknya, semakin di tantang semakin menjadi, padahal sudah banyak yang memberikan nasihat untuk bertobat dan kembali menjadi orang baik, tapi bukan Surya namanya kalau gak dia abaikan semua nasihat baik dari orang-orang.


Padahal, waktu masih di tahanan, ada teman satu tahanan yang sudah menasihatinya, untuk jangan melakukan kesalahan lagi dan kembali ke jalan yang benar, tapi ini mala, makin menjadi egois memang sih Surya gak mau mendengarkan perkataan orang padahal.


Surya masuk kedalan mobil tahanan dan mereka kembali ke lapas, sepanjang perjalanan Surya hanya diam saja memikirkan nasibnya dan nasib keluarganya sekarang hanya tinggal Sinta yang menjadi tulang punggung keluarga, karena Surya sudah gak bisa berbuat apa-apa lagi.


Tinggal tunggu tiga hari lagi sidang cerai dilakukan, Surya berharap ada keajaiban dalam tiga hari itu, siapa tahu tiba-tiba Cessie beruba pikiran dan mencabut gugat Cerainya. Namun apa ia Cessie akan melakukan itu, sepertinga tidak mungkin, apalagi yang Cessie harapkan dari Surya, sudah di penjara sepuluh tahu itu bukan waktunya sedikit, tapi itu waktu yang sangat lama dan Surya keluar dari penjara anaknya sudah besar.


****


Mampir ya, di karya baru, ini juga gak kalah seru loh.( Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda)

__ADS_1


__ADS_2