Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
252


__ADS_3

Faya yang mendengar perkataan Masni tercengang karena Faya bena-benar tidak percaya kalau Masni bisa berkata begitu, awalnya Faya sedikit takut kalau nanti Masni marah tapi ternyata Faya salah Masni justru sama sekali tidak marah..


"Mas memangnya selama ini kamu tahu jiga apa yang di lakukan paman dan bibik? Terus kenapa kamu tidak beritahu aku mas apakah kamu setujuh juga dengan rencana itu? Aku pikir kamu bedah dari mereka Mas jadi kamu tidak ikut-ikutan tapi ternyata kamu sama saja." jadi Faya yang marah


Faya agak sedikit emosi dengan Masni karena Faya pikir selama ini Masni juga ikut adil dalam merencanakan perjodohannya dengan pria tua itu, karena Faya belum mendengar penjelasan Masni jadi Faya jadi salah paham.


"Kakak dengarin penjelasan aku dulu kakak, aku benar-benar tidak tahu kalau ibu dan ayah ternyata merencanakan hal licik itu terhadap kakak. Aku juga kanget saat kita makan malam baru aku tahu kalau kakak akan segerah menikah dengan pria tua bangka itu, jadi malam itu setelah semua masuk kekamar masing-masing aku berencana ingin bicara dengan ayah apa maksud ayah dan ibu ingin menikahkan kakak dengan pria tua itu karena jujur aku tidak suka dengan cara ibu dan ayah apalagi pria tua itu."


"Namun saat aku sampai di depan pintu aku tidak sengaja mendengar perkataan ayah dan ibu, yang dengan bangga dan bahagia berbicara kalau mereka menjual kakak dengan uang karena ayah dan ibu sudah banyak sekali memiliki berhutang sangat besar dengan pria tua itu."


"Jadi kakak lah yang di jadikan tumbalnya aku sebenarnya marah sekali, karena aku dan Mega juga seorang gadis jadi malam itu aku dan ayah dan ibu berantam di kamar mereka, karena aku langsung menerobos masuk. Dan aku bilang kalau ada dan ibu orang tua yang serakah karena selama ini aku tahu kakak kirim yang untuk mereka."


"Itu yang membuat aku emosi dan marah tapi aku tahu kakak itu pintar jadi pasti kakak punya rencana dibalik diamnya kakak, dan aku tahu dengan gampangnya kakak menyetujui hal itu kakak pasti memiliki tujuan apalagi kakak sudah mau menikah gak mungkin kakak dengan secepat itu meninggalkan calon kakak."


"Jadi disini aku sama sekali tidak salahin kakak karena apa yang kita tabur itu juga yang akan kita tuai, maafkan ayah, ibu dan mega ya kakak. Jangan lupa jika nanti kakak menikah kabarin aku biar aku datang menghadiri pernikahan kakak sekalian carikan aku kerjaan ya kakak di kota aku juga malas tinggal disini, dan kalau ada teman cowok kakak boleh dong kenalin ke aku kita bahagia bersama di kota kakak."

__ADS_1


Faya yang mendengar penjelasan Masni panjang kali lebar kali tinggi jadi terharu dengan pikiran dewasa Masni Faya sampai diam karena tidak tahu mau bicara apalagi padahal tadi Faya sudah salah paham.


Dasar Faya belum mendengar penjelasan Masni juga sudah emosi. Setelah Faya mendengarkan penjelasan Masni Faya langsung minta maaf, karena tadi Faya sudah salah paham dengan Masni.


"Mas...maafin aku ya tadi aku sempat berpikir kalau kamu juga tahu soal masalah perjodohan itu tapi kamu tidak mau kasih tahu aku, maafin aku ya Mas karena aku takut makanya aku lari jadi tidak sempat mengabari kamu, dan maafkan aku juga karena aku sudah mencelakai paman sampai paman tidak ada didunia aku tidak bermaksud begitu karena aku juga gak percaya sampai terjadi hal itu terhadap paman."


"Jujur ya Mas aku memang sangat kecewa dan sakit hati dengan cara paman, kamu mau tahu kenapa pada saat paman dan bibik menjelaskan semua bahwa mereka sudah menjodoh aku dengan pria itu. Aku benar-benar terkejut dan ingin sekali marah dan menolak saat itu juga tapi aku berpikir kalau sampai aku lakukan hal itu berarti bisa saja dunia gerakku di batasi oleh paman dan bibik, bahkan bisa saja saat itu juga kami berdua di nikahkan aku tidak mau itu terjadi Mas karena kebodohanku, makanya aku iyakan saja"


"Aku juga hanya mau memberikan sedikit pelajaran untuk bibik dan paman agar mereka paham, tapi justru jadi begitu sampai paman meninggal maafkan aku ya Mas, dan kalau kamu mau datang kesini silakan pintu rumah ku terbuka lebar untuk menyambut kamu, siapa tahu saat kamu sampai disini langsung dapat jodoh" ujar Faya tulus


Faya dan Masni bicara panjang lebar kembali membahas soal masalah yang terjadi, dan Faya juga menerima dan menanti kedatangan Masni datang ke kota untuk bekerja.


Faya tidak mempersoalkan semua itu jadi Masni juga sangat senang karena Faya tidak benci dengannya karena kelakuan orang tuanya.


Setelah mereka bicara panjang lebar akhirnya Faya mengakhiri panggilan dengan Masni karena Masni sudah janji akan datang ke kota. Dengan tujuan untuk mencari pekerjaan.

__ADS_1


"Hummm semoga Masni mendapatkan pasangan yang baik karena dia adalah gadis yang baik, biarlah bibik sendirian di kampung lagian Mega juga sudah menikah dengan Ilham jadi biar mereka berdua yang mengurus bibik saja"


Akhirnya Faya kembali melanjutkan mengerjakan pekerjaannya yang tertunda tadi karena Masni.


Faya sangat fokus karena rencana jika selesai mengerjakan pekerjaannya Faya mau istirahat karena lelah, namun itu belum tentu terjadi karena ternyata masih banyak kerjaan yang harus di kerjakan dari kantor.


"Banyak kali pekerjaan ini padahal baru kemarin dan hari ini tidak maauk kerja."


Hampir tiga jam Faya mengerjakan pekerjaan itu tapi belum selesai juga, namun karena mata Faya sudah tidak bersahabat lagi akhirnya Faya mematikan leptop dan memilih membaringkan tubuhnya di atas ranjang karena kantuknya sudah menyeruak pada akhirnya tidak lama kemudian Faya tertidur.


Sedangkan Aris yang masih ada diruangannya memikirkan perkataan Cessie soal perasaan seorang, awalnya Cessie mendesak Aris untuk memberitahukan kepada Cessie siapa orang yang di maksud Aris namun Aris justru memilih bungkam dan tidak mau menjawab, karena Aris takut jika nanti Aris memberitahukan semua kepada Cessie.


Bisa jadi Cessie murka dengannya karena sebelum Aris melamar Faya Cessie sudah ingatkan Aris agar jangan gegaba dan jangan terburu-buru mengambil keputusan takutnya nanti menyesal tapi Aris yang sedikit ngeyel ia langsung melamar Faya.


Hal itu yang disayangkan oleh Cessie karena walaupun Faya itu temannya dan Aris adalah kakaknya tapi kalau Aris tidak serius dengan Faya untuk apa Aris mau melamar Faya.

__ADS_1


__ADS_2