Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
196


__ADS_3

Berbedah dengan Cessie dan keluarganya yang sudah kembali ke pekerjaan masing-masing. Lain hal dengan Surya yang semenjak pulang dari pengadilan agama uring-uringan tidak menentu. Surya belum bisa menerima perceraiannya dengan Cessie, selama perjalanan dari pengadilan ke lapas Surya marah-marah tidak jelas sampai dibentak oleh polisi akhirnya diam juga.


Surya...Surya dulu kamu berbangga diri pada saat kamu membawah Nadia ke rumah Cessie, dan dengan tidak tahu malunya kamu memperkenalkan Nadia sebagai madu Cessie. Bahkan kamu sendiri yang mengatakan jika kamu tidak perna memohon sama Cessie untuk kembali sama kamu.


Melainkan Cessie yang akan memohon agar kamu kembali dengannya agar kamu tidak menceraikan dia. Coba kamu ingat kembali lagi, seperti apa dulu kamu memperlakukan Cessie kenapa sekarang kamu justru menentang dan menghalalkan segala cara agar Cessie tidak menceraikan kamu.


Ingat Surya karma itu ada! Apa yang kamu tabur itu yang akan kamu tuai sekarang kamu harus menerima dan menikmatilah selama masa tahanan berlaku.


Waktu pas mbak Eva datang kamu mengusir mereka dan mengatakan kalau kamu tidak membutuhkan mereka, begitu juga dengan Sinta kamu marah besar dan sampai membentak mereka karena berani membawah bu Ayu ke rumah sakit jiwa.


Sekarang pada saat kamu didalam penjara tidak ada satu orangpun yang datang dan peduli sama kamu, coba kamu dengar pesan teman kamu waktu kamu belum disidang, mungkin Cessie bisa memaafkan kamu walaupun kalian sudah tidak bersama lagi. Setidaknya pas kamu keluar Cessie masih mengijinkan kamu untuk ketemu dengan anak kamu. Tapi sayangnya kamu tidak bisa mengontrol diri jadi kamu lebih mementingkat keegoisan kamu dibandingkan merendah diri.


Setelah dibentak oleh polisi Surya diam beberapa saat setelah itu dia kembali ribut. Membuat pak polisi marah.


"Pak Surya bisa diam tidak, jangan sampai hukuman pak Surya bertambah gara-gara tingkah keegoisan bapak. Seharusnya dari kesalahan ini bapak bisa belajar dan berbenah diri agar nanti pada saat anda keluar dari penjara, mantan istri anda jadi iba dengan anda terus bisa mengijinkan anda dengan anak anda. Tapi kalau anda seperti ini terus jangankan istri anda jika itu saya, mungkin saya juga lakukan hal yang sama dan melarang anak saya untuk ketemu dengan anda" ujar pak polisi.


"Loh memang siapa juga yang mau bertemu dengan anak pak polisi. Kenal istri dan anak bapak aja kagak" hahaha bengek kau Surya


Jawaban Surya membuat pak polisi tepuk jidat, sampai heran pak polisinya melihat kebodohan Surya. Sedangkan yang lain tertawa.

__ADS_1


"Pak Surya, saya juga tidak mau anda ketemu dengan anak saya, maksud saya tadi jika saya di posisi mantan istri anda, saya juga akan melakulan hal yang sama yaitu tidak akan mengijinkan anak saya bertemu dengan anda. Bukan anak saya yang ketemu sama anda ada-ada aja."


"Lagian aku juga tidak sudih ketemu dengan anak itu, palingan anak haram, anak dari laki-laki lain"


"Astaga pak Surya. Semoga anda tidak menyesal dengan perkataan anda, saya takut nanti di kemudian hari anda akan menyesal" pak polisi yang bersama dengan Surya didalam mobil hanya gelengkan kepala.


Akhirnya semua pada diam dan tidak lama kemudia mobil tahan berbelok masuk kedalam lapas dan turunlah Surya, dan langsung dimasukan kembali kedalam Sel tahanan.


Selama Surya didalam tahan dia diam seribu bahasa, tidak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya. Ia termenung membuat semua tahanan yang ada didalam saling pandang satu sama lain, karena tadi mereka tidak tahu kalau Surya pergi ikut sidang perceraiannya.


Memang kemarin Surya di hajar oleh teman-teman tahanan, tapi biasanya hanya berlaku hari itu saja biasanya mereka bilang salam perkenalan, kalau tahanan baru dimana-mana terjadi seperti itu.


"Brow kamu kenapa? tadi kamu dari mana, boleh kok kamu cerita sama saya, selama kita disini kita adalah teman."


"Parcuma juga aku cerita sama kamu, memang kamu bisa bantu, tidak juga kan kita sama-sama disini"


"Brow memang kita sama-sama disini tapi apa salahnya kita berbagi cerita dan suka duka bersama. Dengan seperti itu pasti ada solusi dan jalan keluar. Tapi kalau kamu pendam sendiri itu lebih berbahaya karena kamu yang akan pikul sendiri beban itu."


Benar juga kata teman Surya yang bernama Tejo kalau kita pendam sendiri sebuah masalah itu akan menjadi beban pikiran, jadi lebih baik dengan menceritakan kepada teman siapa tahu aja, teman punya solusi untuk mencari jalan keluar.

__ADS_1


Surya belum menjawab pertanyaan Tejo, ia masih berpikir apakah dia cerita masalahnya ke Tejo atau tidak, Surya masih menimbang sebelum ia menceritakannya.


"Tejo..seandainya kamu ada diposisiku apa yang akan kamu lakuka?"


"Maksud kamu"? Tanya Tejo tidak mengerti.


"Maksud aku seandainya kamu ada diposisiku seperti saat ini, sudah masuk penjara dan diceraikan oleh istri terus keluarga pada menjauh tidak ada satupun yang perhatian sama kamu apa yang kamu lakukan"


"Kalau itu terjadi padaku ya, tidak perlu jauh-jauhlah seperti sekarang yang aku alami. Aku masuk kesini karena kesalahan ku sendiri karena aku nark**ba sehingga orang tua dan istriku marah sama saya tapi aku menyadari hal itu jadi pada saat mereka datang menjengukku aku minta maaf"


"Terus mereka memaafkan kamu Jo"


"Iya mereka memaafkan aku karena memang aku sudah mengaku salah dan meminta maaf bukan hanya untuk orang tuaku tapi juga untuk istridan anakku, karena gara-gara aku mereka menderita aku memang sangat menyesal dengan perbuatanku dan aku janji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi."


"Berarti menerut kamu aku salah Jo karena sudah egois, merasa paling benar padahal aku diam-diam menyelingkuhi istriku, yang jelas-jelas orang kaya dan baik hati tapi hanya demi mendapatkan seorang anak, aku selingkuh dengan perempuan lain tapi pada akhirnya semua musna anak juga tidak dapat selingkuhanku juga entah kemana dan tadi aku mengikuti sidang ceraiku"


Surya menceritakan semua yang sudah ia lakukan terhadap Cessie kepada Tejo, sampai Tejo mengelengkan kepala tidak habis pikir ternyata tamannya sejahat itu, tapi Tejo tidak berani berkata seperti itu takutnya Surya mala tersimggung lagi.


"Terus apalagi yang kamu lakukan sampai kamu bisa masuk kesini tidak mungkin hanya karena selingkuhkan". Tanya Tejo

__ADS_1


"Itu dia betapa bodohnya aku waktu itu tidak menyadari jika diperusahaan yang aku bekerja adalah perusahaan milik istriku sendiri, jadi bukan hanya aku selingkuhinya tapi aku dengan selingkuhanku waktu itu dia kerja sebagai sekretarisku jadi dia merayu aku untuk makan uamg perusahaan, aku tidak bisa berpikir jerni saat itu, aku hanya ikut aja, akhirnya kami berdua korupsi sehingga aku dipecat dari jabatanku sebagai manajer keuangan tanpa pesangon dan aku di laporkan le polisi akhirnya aku disini."


__ADS_2