Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
356


__ADS_3

Ternyata yang datang adalah pak Nanda suaminya budhe Mira...karena budhe Mira melihat sang suami datang jadi budhe berpikir kalau suaminya akan marah keluarga Cessie karena sudah menindasnya sehingga budhe Mira sangat senang. Budhe Mira langsung mendekati pak Nanda dengan manjanya dan mengaduh.


"Mas lihat deh...keluarga dari perempuan gembel ini merendahkan istrimu mas, bahkan ponakan kamu juga ikut menghina ku...balas mas perbuatan mereka bilang sama mereka kalau kita ini orang kaya jadi tidak bisa di tindas mas....dasar manusia murahan seperti. Mereka tidak tahu siapa kita mas kita ini keluarga terpandang jadi jika ada menantu perempuan yang masuk ke keluarga ini harus perempuan yqng terpandang juga."


Pak Nanda, yang tidak tahu letak permasalahannya binggung jadi pak Nanda menatap istrinya baru juga mau bertanya, pak Arya sudah bicara duluan mungkin pak Arya sudah muak dengan tingkah istri dari rekan bisnisnya itu.


"Pak Nanda....saya baru tahu kalau anda adalah suami dari bu Mira...ternyata pak Nanda selain hebat dalam dunia bisnis hebat juga dalam mendidik istri ya pak, sampai tidak memiliki sopan santun sama sekali terhadap orang lain apa seperti ini kelakuan orang kaya raya sombong, angkuh dan suka memandang rendah orang lain" ujar pak Arya makin membuat pak Nanda binggung.


"Maaf pak Arya karena saya baru datang jadi saya tidak tahu apa-apa pak, cobak dijelaskan lagi". Tanya pak Nanda tapi kali ini bukan pak Arya yang jawab melainkan dokter Julio yang angkat bicara.


"Cobak padhe tanya saja sama budhe apa yang sudah budhe lakukan barusan sangat memalukan!...maaf ya padhe Julio sangat menghargai padhe tapi kalau kelakuan budhe seperti ini lebih baik budhe tidak perlu datang kesini ikut acara nikahan Julio bikin kacau makan malam saja miris dengan kelakuan budhe. Julio heran sama budhe kenapa budhe lupa diri ya siapa budhe sebenarnya, sepertinya padhe ingatkan kembali budhe saat menikah dengan padhe status budhe seperti apa..masih gadiskah atau sudah janda dua kali."


Sedangkan budhe Mira mulai ketakutan, takut kalau suaminya murka terhadapnya, ya siapa yang tidak murkan kalau punya istri macam bu Mira..


"Budhe silahkan jelaskan semuanya ke padhe jangan budhe diam saja....bukannya tadi budhe membangakan diri kepada semua orang, kenapa sekarang justru diam saja, sekarang budhe bilang sama padhe apa yang sudah budhe lakukan"

__ADS_1


"Mas jangan percaya sama mereka..karena perempuan rendahan janda ini mau menikah dengan Julio karena hartanya, makanya ibu hanya mau menyelamatkan mereka sehingga ibu menasihati Julio dengan mbak untuk membatalkan pernikahan ini tahunya mereka marah dan menghina ibu."


Plakkkkkk.....


"Kamu keterlaluan bicara begitu bikin malu saja Mira....memangnya anak kamu tidak janda ha...lihat itu putry mu kawin cerai, dan aku menikahi kamu juga sudah janda tiga kali menikah...kamu mau menghancurkan bisnis yang sudah aku bangun dari nol karena sifat buruk kamu itu. Sekarang aku minta sama kamu berlutut dan minta maaf atau kalu pulang saja jangan bikin malu disini . Selama ini aku sangat sabar menghadapi sikap egoismu tapi kali ini aku benar-benar sudah muak melihat kelakuan kamu disini"


Pak Nanda langsung Emosi dan menyeret budhe Mira keluar tapi di tahan oleh pak Arya...


"Pak Nanda tidak perlu melakukan kekerasan fisik terhadap istri anda, namun dari hal ini saya sebagai pemilik perusahaan Arya grup memutuskan untuk membatalkan kerja sama kita pak. Karena saya tidak mau kerja sama dengan orang yang berkelakuan buruk, memang putry saya ini janda satu anak tapi dia bukan janda murahan atau janda rendahan seperti yang di ucapakan istri anda.


Namun karena saya bisa melihat cinta dan sayang kedua orang tua nak Julio dan juga nak Julio terhadap putry saya makan saya putuskan pernikahan tetap berlanjut. Tapi lebih baiknya makan malam di batalkan saja...kami pasmisi untuk pulang.


Budhe Mira yang mendengar perkataan pak Arya terkejut bukan kepalang...sampai budhe Mira menutup mulutnya dan mundur kebelakang. Mana mau Mira jatuh miskin Mira menikah dengan pak Nanda karena mengincar hartanya. Sehingga ia berani meninggalkan suaminya karena jatuh miskin.


"Apa....ja..jadi ini pak Arya yang selama ini membantu bisnis kita mas...kenapa mas tidak bilang sama aku mas kalau ini pemilik perusahaan itu, kalau tahu aku ini putry dari pemilik perusahasn itu aku tidak merendahkannya, aku benaran tidak tahu mas."

__ADS_1


Plakkkk...plakkkk.


"Argrh......"


"Dasar perempuan pembawa sial egois kamu menghancurkan semuanya, memangnya kalau pak Arya bukan pemilik perusahaan itu dan mereka tidak punya apa-apa jadi kamu menghina mereka seenaknya, dan bukan dalam arti kamu merendahkan mereka seperti itu ...sekaya apa kamu ha...kamu itu juga hanya orang miskin yang tidak punya apa-apa dan sekarang sok kaya...kami bangga dan sombong setelah menikah dengan saya."


"Mas...maafin aku mas maafin aku...pak Arya tolong jangan batalkan kerja sama pak saya mohon, kalau bisnis kami bangkrut terus kami makan apa...saya bisa diceraikan oleh suami saya pak tolong."


Awalnya songong sekarang berlutut memohon, karena pak Arya tidak mengubrinya Mira berlari dan memohon kepada Cessie yang duduk santai dari tadi...karena memang dari tadi Cessie dan bu Intan belum mengucapkan apa-apa, mereka masih menanti waktu yang pas dan waktu itu tiba.


"Nak tolong maafkan budh budhe mohon nak. Budhe salah menilai kamu maafkan budhe nak tolong bujuk ayah kamu untuk tidak membatalkan kerja sama dengan PT suami budhe. Nanti budhe makan apa nak tolong" Cessie bergeming dari tadi Cessie sudah sakit kali hatinya mendengar hinaan dari perempuan yang ada di depannya itu, kalau bukan karena suda tua dan bukan karena budhenya dokter Julio Cessie sudah melayangkan tinjunya ke pipinya tapi sayang Cessie masih punya hati.


Cessie tersenyum dan menatap perempuan itu, semua orang yang ada didalam ruangan itu heran kenapa Cessie hanya tersenyum Cessie dengan singap mengangkat tubuh budhe Mira bangun dari berlututnya.


"Maaf kita tidak saling kenal dan baru kali ini kita ketemu jadi tolong nyonya jangan berlutut begitu didepan janda rendahan dan miskin seperti saya. Tidak pantas anda melakukan itu terhadap saya...apa yang harus saya lakukan dan yang harus saya bantu padahal saya tidak memiliki apa-apa jadi maaf permintaan anda saya tidak bisa kabulkan, saya ini hanya seorang janda miskin yang ingin menikahi keponakan anda hanya untuk mengincar hartanya kenapa sekarang anda berlutut begitu"

__ADS_1


__ADS_2