
Tamu yang hadir di ijab kabul, mengucapkan selamat kepada Cessie dan dokter Julio. Banyak sekali yang mendokan mereka berdua, semoga secepatnya mendapatkan momongan.
"Selamat ya Den, neng. Semoga samawa ya...dan cepat dapat momongan" ujar salah satu tetangga.
"Makasih bu sudah hadir" ujar Cessie dan dokter Julio hampir bersamaan.
Setelah selesai...dokter Julio tidak tanggung-tanggung mengendong tubuh Cessie ala bridar style kedalam kamar, mereka harus beristirahat sambil menunggu acara puncak nanti malam jam tujuh. Semua keluarga besar baik dari keluar besar bu Rina maupun keluarga besar pak Arya bersorak bahagia mereka juga turut merasakan kebahagia'an yang di rasakan oleh kedua pengantin baru.
Sinta dan mbak Eva, juga berbaur dengan semua keluarga besar dari Cessie dan dokter Julio. Tidak ada seorangpun yang menyinggung tentang status Cessie dulu dengan suaminya...karena bagi mereka yang terjadi dulu harus di lupakan.
Dokter Julio menurunkan Cessie diatas tempat tidur dengan lembut. Karena saat ini semua keluarga besar kedua mempelai nginap di hotel jadi resepsi juga diadakan di hotel.
Dokter Julio, yang sudah tidak sabar ingin mencium Cessie terhalang dengan ketukan pintu dari luar, membuat dokter Julio kesal. Siapa sih pikirnya orang baru mau berdua,an sudah ada penganggu...hal itu membuat Cessie tertawa.
Tok..tok..tok!
"Mas kenapa wajah mas di tekuk begitu sih? seharusnya bahagia loh karena kita baru sah jadi seuami istri, kok cemberut sih" ngledek Cessie, padahal Cessie tahu suaminya Cemberut karena ada yang datang menganggu mereka.
"Bagaimana tidak kesal sayang, baru juga mau cium istriku sudah ada yang menganggu" walaupun mengerutu dokter Julio tetap bangkit dari duduknya dam gegas membukan pintu.
__ADS_1
Crekkkkkk!
Seketika dokter Julio, susa menelan salivanya saat tahu siapa yang ada di balik pintu. Ternyata yang datang adalah bu Rina dan bu Intan karena bu Rina bisa membaca gelagak sang putra. Bu Rina mulai jailin putranya.
"Nak...sabar jangan buru-buru ini masih pagi loh, belum jam sepuluh juga. Cessie sudah sah seutunya menjadi milikmu jadi tunggu nanti malam saja, sekarang lebih baik kamu membantu istri kamu untuk ganti kebayanya kalau kalian mau istirahat silahkan, karena nanti jam tiga MUA datang untuk merias kalian berdua untuk nanti malam.
Soalnya Vita ada acara juga jadi dia pergi sebentar nanti dia balik lagi. Jangan buat istrimu capeknya nanti malam baru puaskan kalau sekarang jangan ya haahah" ujar bu Rina membuat bu Intan ikut tertawa, sedangkan wajah dokter Julio tidak perlu ditanya lagi sudah seperti apa merah merona karena malu diledek habis-habisan oleh sang ibu.
Cessie yang lagi enak berbaring di atas tempat tidur juga ikut malu mendengarnya.
"Ah...ibu, bukan begitu. Memang Julio mau bantu Cessie untuk ganti baju tadi tapi keburuh ibu datang sih" kilah dokter Julio
Setelah selesai bicara demikian, bu Rina dan bu Intan berlalu pergi, dan dokter Julio kembali masuk kedalam terus tutup pintunya.
"Mas mukanya jangan begitu dong, hilang tanpannya...Cessie mau bersihkan make up dulu...dan mau ganti baju masih jam segini..."
"Sini mas bantuin buka kebayanya sayang..."biarpun Cessie sudah perna menikah dan bahkan sudah punya anak, tapi masih malu dengan dokter Julio apalagi sampai melihat tubuhnya. Sehingga Cessie menolak alasan kalau kebaya Cessie bisa buka sendiri.
"Tidak perlu mas. Cessie bisa sendiri lagian ini bukannya gampang kok...kecuwali gaun baru susa bukanya kalau tidak ada yang bantuin nanti malam saja mas buka gaunnya" ujar Cessie.
__ADS_1
Sedangkan Cessie, tidak menyadari kalau perkataannya membuat pikiran dokter Julio berkelana kemana-mana. Pikiran dokter Julio maksud Cessie bukan baju untuk enak-enak....sedangkan yang di maksud Cessie gaunnya yang diminta bantuan dokter Julio untuk membukannya. Bibir dokter Julio mengukir senyum tipis.
"Iya deh sayang, kalau begitu tapi biar mas yang antar kamu kedalam kamar mandi, belum ada persetujuan dari Cessie dokter Julio kembali mengendong Cessie dan membawahnya kedalam kamar mandi, membuat Cessie terkejut bukan kepalang. Perlakuan manis dokter Julio terhadap Cessie membuat hati Cessie tersentuh dan terharu.
Dulu waktu Cessie nikah dengan Surya jangankan di perlakukan dengan baik, malam pertama saja sampai gagal karena surya pergi ke club bersama teman-temannya. Padahal waktu itu pekerjaan Surya masih karyawan rendahan, tapi karena ada seorang temannya ulang tahu dan merayakannya di club Surya rela meninggalkann Cessie demi temannya. Tapi apa yang terjadi pada saat Surya terjatuh tidak ada seorang pun yang datang hanya sekedar menjenguknya.
Cessie kembali menggingat hal itu membuatnya sangat terharu, sekarang Cessie sudah mendapatkan kebahagiaannya, menikah dengan dokter Julio adalah sebuah kebahagiaan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.
"Sayang mau mas mandiin tidak, biar sekalian kita mandi bareng bagaimana? mau ya sayang please" ujar dokter Julio memohon kepada Cessie, untuk mengijinkannya mandi bareng saja.
Karena Cessie, tidak kuat melihat wajah memelas Dokter Julio, jadi Cessie ijinkan dokter Julio mandi bersama tapi saat mereka mandi tiba-tiba dokter Julio memeluk Cessie dari belakang dan langsung mencumbui Cessie. Cessie merasakan sesuatu yang tidak biasa keras di belakangnya membuat Cessie bergidik ngeri karena sudah lama Cessie tidak melakukan hal itu dengan surya dan Cessie sangat tahu benda apa itu.
Dokter Julio meletakan dagunya di atas bahu Cessie, dan membiarkan air mengalir begitu saja sedangkan nafas dokter Julio memburuh.
"Sayang, boleh tidak ini masih pagi juga loh sayang, masih sempat istirahat boleh ya sekali saja ya. Mas sudah tidak tahan sayang mau ya" belum di jawab oleh Cessie Dokter Julio langsung membalikan tubuh Cessie dan Melu**t bi**r Cessie membuat Cessie seketika menengang apalagi sudah lama tidak tersentuh...
Tiba-tiba keluar eregan halus dari mulut Cessie, membuat hasrat dokter Julio makin menjadi...dokter Julio langsung menurunkan badan Cessie kedalam bathtub dan akhirnya tetjadi penyatuhan antara dokter Julio dan Cessie. Mereka berdua bercinta didalam kamar mandi, hari ini juga pecah telor antara Cessie dan Dokter Julio lagian mereka berdua sudah sah juga tapi seharusnya tunggu dulu malamnya setelah selesai resepsi ini dokter Julio sudah tidak sabar.
Cessie, juga sangat puas apalagi dokter Julio merasakan kenikmatan yang luar biasa, karena ini pertama kalinya bagi dokter Julio kalau bagi Cessie yang kesekian kali sampai ada Abian.
__ADS_1
"Cup...makasih ya sayang kamu buat mas sangat bahagia, karena kamu mau memberikan semua jiwa dan ragamu kepada mas. Nanti kita lanjut malam ya hahaha" ujar dokter Julio membuat pipi Cessie memerah.