
Keesokan harinya sesuai perjanjian cessie dengan dokter julio mereka akan jalan-jalan ke pantai, karena dokter julio sudah janji akan langsung datang jemput cessie ke rumah orang tuanya dan sekalian minta ijin , namun sebum itu, tadi malam pas di meja makan cessie sudah minta ijin dulu sama pak arya dan bu intan. Karena bagaimana pun juga cessie sekarang belum cerai dari suaminya, jadi takut ada kesalah pahaman
Ternyata tanpa dokter julio duga orang tua cessie, setujuh karena pikirnya putry mereka juga butuh suasana baru, karena selama ini ia sudah tertekan dan pikul beban berat. Memikirkan itu pak arya gak tega untuk menolak, lagian dokter julio kan teman dekat cessie, jadi menurut pak arya dan bu intan tak masalah asal aris ikut. Agar bantu menjaga adiknya.
Mendengar itu cessie sangat bahagia karena selama menikah surya, suaminya itu gak perna ada waktu untuk Me Time dengannya, sekedar refresing aja gak ada makanya cessie sangat bahagia sang ayah mengerti kondisinya, namun cessie berpikir kalau kaknya itu itu.
Gak mungkin kan ia gak ada teman, tiba-tiba cessie memiliki ide, ia diam-diam menghubungi faya, agar besok kaknya bisa punya teman, ternyata faya juga setuju, karena memang besok hari weekend jadi gak ada kegiatan.
Cessie menyuru besok pagi faya datang ke rumahnya aja biar faya bareng satu mobil dengan aris, sedangkan cessie dengan dokter julio, asyik ternyata bisa juga majomblang mereka berdua hahah.
"Hallo fay, lo besok punya waktu gak" tanya cessie.
"Hallo juga cess hmmm ada apa? Besok kan libur, jadi gak ada kegiatan ada apa tuh." tanya faya.
"Jadi gini kemarin dokter julio katanya ngajak gue jalan gitu entah ke pantai atau kemana gue juga belum tahu, nah gimana kalau besok lo ikut"
"Ah boleh juga tuh, mau ah jam berapa besok berangkat."
"Jam delapan lah jadi sebelum jam delapan lo udah nyampe ya di rumah gue, awas kalau terlambat"
"Ok bumil galak amat. Yaudah kalau giti gue siap-siap dulu bay......"
Faya emang dasar ya, ia matikan telpon sepihak membuat cessie mendegus kesal melihat kelakuan sahabat baiknya itu.
Sekarang masih lagi-pagi faya sudah datang, tak lama aris dengan cessie sudah rapi dengan pakian santainya mereka , tak lama dokter julio datang ,"Selamat pagi semuanya maaf saya terlambat, om, tante apa kabar? Sudah lama ya om, tante kita gak ketemu".
__ADS_1
"Iya nak kamu makin tampan aja, bagaimana kabar ayah dan ibu kamu, semenjak kamu keluar negeri kita gak perna lagi ketemu" .
"Hehe om bisa aja, syukur ayah dan ibu sehat, ia om sudah lama sekali , oh ya om, tante maaf, saya minta ijin bawah cessie keluar sebentar, saya janji akan jagain cessie dengan baik, kebetulan hari ink free jadi pikirku mendingan mempergunakan waktu ini untuk cari suasana baru,"
"Iya nak silakan, tapi jangan sampai cessie kekelahan soalnya cessie lagi hamil, om gak mau cessie dengan anaknya kenapa-kenapa"
"Iya saya tahu om, soalnya saya dokternya yang menangani cessie"
"Hahaha ternyata kamu toh, yang dokter kandunganya cessie. Ya sudah om dan tante percayakan kedua anak perempuan ini untuk kalian berdua yang menjaga mereka, kalau ada yang kurang dari mereka berdua, om akan menuntut kalian".
"Haha aman om"
Sedangkan muka aris di tekut setelah tahu ternyata adik nakalnya ini kerjain dia, agar pergi bersama dengan temannya, namun apa boleh buat, ia gak mungkin gak ikut, karena jagain cessie sangat penting biarpun sudah ada dokter julio, aris juga harus waspada, apa lagi cessie hamil, aris gak mau terjadi sesuatu sama cessie.
Akhirnya mereka berangkat ke pantai dimana dokter julio sudah pesan sebuah villa untuk mereka istirahat sejenak, karena villa itu tepat di pinggir pantai jadi kalau sore enak pemandangannya.
Sedangkan dokter julio, membagi pengalamanya sebagai seorang dokter.Karena ini kesempatan besar untuk mendapatkan kembali cessie jadi dokter julio gak mau membuat cessie kecewa ataupun sakit hati
"Kak besok saya datang periksa ya" ujar cessie
"Cess bagaimana kalau lusa aja kan besok baru kita pulang dari pantai, aku sudah sewa villa dengan empat kamar jadi boleh kalau kamu mau tidur sendiri ataj kalau kamu takut biar aku bisa temani tidur hahaha"
"Ah....aduh...Sakit ampun "
"Makanya jangan mesum"
__ADS_1
"Iya tapi gak usa di cubit gitu juga sudah tekelupas kulit ini, aku hanya bercanda kok, aku bukan laki-laki bejat, maksudnya kalau kamu takut sendiri biar aja tidur sama faya."
Nanti besok pagi nya baru pulang, karena kalau kita bolak balik takutnya kamu kecapean, nanti om arya murka nantk sama saya, soalnya yang tanggung jawab.
"Waduh...tapi besok di kantor kami audit loh kak, gak mungkin kan aku gak datang,"
"Ha, audit? memangnya besok kantor kalian gak libur gitu"
"Ya gak lah kak mana ada senin libur".
"Biarpun hari raya begitu atau tanggal merah tetap gak libur."
"Kan besok gak ada hari libur"
"Kata siapa gak ada hari libur besok tanggal merah cobak aja kalau gak percaya lihat kelender haahha masa seorang direktur gak tahu hari libur kasian dong karyawannya sudah berharap dapat libur."
"Haahhaa, baiklah itu bisa di atur.
*****
Di tempat lain, di kontrakan nadia masih pagi-pagi sudah hebo, dengan kelakuan bu ayu yang mendesak surya untuk cepat siap agar mereka pergi ke tempat cessie.
Karena bu ayu sudah gak sabar untuk kembali tinggal di rumah besar cessie, dan bu ayu juga rencana, jika cessie mau menerima kembali surya, harus ada syaratnya, yaitu, beliin bu ayu rumah mewah dan sinta mobil itu syarat utama.
"Surya.... cepat sedikit kenapa sih...lelet banget sudah dari tadi loh mama nungguin kamu, jadi laki kok lembet amat,"
__ADS_1
"Ya ampun mah, sabar dikit napa sepertinya surya aja masih tidur, lagian untuk apa pergi sepagi ini sih mah, tunggu agak siang sedikit sekitar jam sepuluh ke baru kesana, karena jam segitu sinta yakin mbak cessie sudah masak yang enak, jadi kita datang tinggal makan ma, sekalian kita nginap disana aja."
" Hmm ternyata otak kamu berguna juga ya sinta mama pikir, kamu gak bisa mempergunakan otak kamu itu dengan baik." sinta yang mendengar perkataan bu ayu menjadi kesal.