
Malam itu Abian tidak ikut ke rumah sakit tapi Abian pesan bahwa besok Abian akan nyusul ke rumah sakit.
"Benaran nak besok baru ke rumah sakit? Kamu serius nak"? Tanya Cessie.
"Iya mih, besok baru Abian ke rumah sakit soalnya ini sudah malam Abian sudah ngantuk, masih banyak juga tugas yang belum selesai Abian kerjakan jadi Abian mau selesaikan dulu." Ujar Abian.
Setelah mendengar langsung dari Abian Cessie dengan dokter Julio senang karena akhirnya Abian ingin menemui Surya lagi walaupun dalam kondisi tidak sadarkan diri tapi tidak masalah, Abian yang bersedia pergi kerumah sakit saja sudah senang.
"Ya sudah sayang, jangan lupa istirahat ya mami dan papi ke rumah sakit dulu, ada kakek dan nenek disini dan suster untuk menemani kalian ya, setelah selesai kerjakan semuanya istriahat" ujar Cessie di sambut anggukan oleh Abian.
Cessie dan dokter Julio langsung keluar dari kamar Abian dan ganti pakian untuk berangkat ke rumah sakit padahal sudah setegah sebelas malam tapi mereka tetap pergi. Dokter Julio pria yang sangat baik jadi dia tidak mempersoalkan masa lalu Cessie yang sudah menjadi mantan istri Surya. Dokter Julio hanya berpikir kalau Abian masih ada jadi Surya tetap ayah kandung Abian.
"Mas, kira-kira Abian benaran datang tidak besok, Cessie harap dia datang mas kalau memang Allah mengambil kembali Surya juga tidak apa lah yang penting Abian sudah memaafkannya dan sudah tahu siapa dirinya" ujar Cessie saat sudah didalam mobil ke rumah sakit.
"Tenang aja sayang, Abian pasti datang ke rumah sakit dia anak yang baik jadi mas yakin dia akan menepati janjinya." Ujar dokter Julio.
Kembali ke rumah sakit setelah selesai dokter memeriksa Surya dokter kembali ke luar dan mengatakan kalau kondisi Surya kembali stabil, kadang stabil dan kadang kembali drop begitu-begitu terus, tapi belum sadar juga.
__ADS_1
"Dok bagaimana dengan kondisi kakak saya dok apa ada perubahan?" tanya Sinta.
"Mbak tenang aja dulu ya, sekarang ini kondisi pak Surya lagi stabil semoga stabil terus dan akan cepat siuman, soalnya kondisi pak Surya berubah-ubah mungkin ada yang lagi di tunggu oleh pak Surya" ujar dokter.
Dokter langsung gegas ke ruangannya meninggalkan keempat orang itu Iksan, Sinta dan kedua polisi itu mereka masih setia duduk di ruang tunggu, karena Cessie katanya sudah di perjalanan ke rumah sakit.
"Sayang kalau sudah ngantuk istirahat saja biar mas aja yang menunggu Julio dan Cessie."ujar Iksan.
"Tidak mas, Sinta tidak ngantuk kita tunggu saja siapa tahu Abian juga ikut, Sinta sangat berharap kedatangan Abian mas, Sinta yakin mas Surya pasti menunggu Abian sehingga kondisinya kadang naik turun" ujar Sinta.
Hampir tiga puluh menit akhirnya dokter Julio dan Cessie sampai juga di rumah sakit, setelah mobil terparkir dengan sempurna mereka berdua gegas masuk kedalam rumah sakit melalui koridor rumah sakit, karena tadi saat Iksan menghubungi dokter Julio Iksan sudah memberitahu di ruangan nomor berapa Surya di rawat sehingga Cessie dan dokter Julio tidak perlu bertanya pada resepsionis lagi.
"Sin bagaimana dengan kondisi mas kamu, sudah ada perubahan belum dan apa kata dokter" tanya Cessie.
" Ya begitulah mbak, kata dokter saat ini kondisi mas Surya normal tapi tidak tahu nanti soalnya dari tadi kondisi mas Surya berubah-ubah kayak gitu terus kata dokter ada yang di tungguin oleh mas Surya, maaf mbak apakah Abian tidak ikur" tanya Sinta.
"Iya Sin, Abian tidak ikut katanya sudah malam dan banyak pekerjaan yang harus di selesaikan jadi besok baru dia datang." Ujar Cessie.
__ADS_1
"Ah...benaran mbak besok Abian datang"? Tanya Sinta lagi.
"Ya katanya sih gitu Sin, tapi tidak tahu ya benaran besok dia datang atau tidak, maafin mbak Sin bukannya mbak tidak ingin Abian kesini tapi mbak tidak ingin memaksa Abian lagi, mbak tidak mau Abian membenci mbak, soalnya mbak tidak tahu Abian tahu dari mana soal siapa ayah landungnya dan ternyata Abian sudah datang ke lapas ketemu sama Surya, memang dulu waktu Surya ingin mencelakainya Surya sempat mengatakan kepadanya kalau Surya adalah ayah kandungnya tapi kan mbak dengan mas Julio menyakinkan Abian kalau Surya itu bukan siapa-siapa makanya dia percaya. Tapi karena dia mendengar pembicaraan kami makanya dia pergi ke lapas cari tahu disana.
Setelah dia pulang dari lapas dia marah besar Sin sampai dia tidak ingin bicara dengan kami berdua, mbak baru selesai minta maaf dengannya langsung Iksan telpon, pas Iksan telpon mbak dan mas Julio masih di kamarnya." Ujar Cessie.
"Maafkan Sinta mbak, sebenarnya Sinta yang ceritakan semua kepada Abian, karena Sinta tidak tega lihat dia mbak, dia datang ke rumah untuk menanyakan masalah itu, karena katanya mbak dengan mas Julio tidak mau memberitahunya, jadi terpaksa Sinta ceritakan semua dari awal sampai akhir tidak ada yang Sinta sembunyikan dari Abian maafin Sinta mbak ini semua gara-gara Sinta makanya Abian marah sama mbak dan mas Julio." Ujar jelas Sinta meminta maaf kepada Cessei.
"Tidak masalah Sin...memang sudah saatnya Abian tahu semua tentang kehidupan masa lalunya walaupun pahit rasanya, biarpun kamu tidak beritahu dia rencana mbak dan mas Julio juga akan beritahu dia tapi untung kamu sudah duluan memberitahu dia jadi emosinya sudah agak redah sedikit. Kalau seandainya dia baru tahu mungkin sampai sekarang dia masih emosi jadi dia tidak akan mau bicara dengan mbak dan mas Julio Sin tapi mbak bersyukur kamu sudaj duluan ceritakan semuanya makasih ya." Ujar Cessie.
Mereka kembali terdiam dengan piikiran masing-masing karena sekarang kondisi Surya tak kunjung membaik, tidak ada perubahan sama sekali dalam diri Surya, Sinta dan yang lain hanya berharap keajaiban saja yang datang, mereka juga lagi menunggu kedatangan mbak Eva sedangkan mbak Eva dan mas Bram besok baru mereka sampai.
Iksan dan dokter Julio sibuk ngobrol sedangkan Cessie dan Sinta memikirkan kondisi Surya, mau bagaimana pun Cessie tetap iba dengan Surya karena Surya ayah biologis Abian.
"Sin katanya mbak Eva dan mas Bram sudah datang"? tanya Cessie tiba-tiba.
"Iya mbak tadi Sinta hubungi mbak Eva ternyata yang angkat mas Bram jadi sekarang mereka dalam perjalanan kesini, mungkin besok baru mereka sampai semoga tidak terjadi apa-apa di jalan mereka sampai disini dengan keadaan selamat" ujar Sinta.
__ADS_1
"Semoga ya Sin, mbak berharap apapun yang terjadi kita semua kuat menerimahnya" ujar Cessie di sambut anggukan oleh Sinta.