Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
285


__ADS_3

Tidak tahu sudah berapa kali Aris hubungi hp sekretaris Lita tapi tidak kunjung angkat, karena itu memicu emosi Aris dia langsung keluar dari kamar dan hendak pergi ke kamar sekretaris Lita untuk mengedor pintunya pikir Aris sekretaris Lita masih tidur makanya, Aris rencana memarahinya.


"Aduh hancur semua hancur....ini semua gara-gara sekretaris tidak berguna ini kerjanya tidur saja aku akan bicara dengan ayah biar menurunkan gajinya tidak becus bekerja. Atau pecat saja malas lihat kinerjanya awas saja kalau proyek ini gagal mau taru muka ku kemana saat ketemu dengan ayah dan Cessie aduh padahal ini baru pertama kali menangani proyek justru gagal."


Aris langsung berlari keluar dan saat sampai di depan pintu kamar sekretaris Lita langsung ngedor-ngedor pintu sambil teriak kayak orang kesetanan.


Tok....tok...tok" sekretaris Lita bangun kamu... kita sudah terlambat awas saja kalau kita gagal tender proyek ini aku sendiri yang menyuruh ayah memecat kamu nanti tidur kayak kebo aja...tok...tok...sekretaris Lita bangun." teriak Aris


Karena teriakan Aris sangat keras sehingga mengusik penghuni yang lain maka Aris kena tegor dari beberapa orang yang lagi istirahat.


"He mas disini bukan tempat nenek moyang mu jadi mas jangan teriak-teriak disini orang lagi tidur menganggu saja"


"Tahu ni orang lagi stres mungkin karena di tinggal pacar makanya main teriak saja kayak dia sendiri yang tinggal disini"


"Mas dari pada teriak-teriak begitu lebih baik kalian tidur satu kamar saja biar enak"


"Enak saja..lagian ini juga masih jam segini masa kalian sudah tidur


Karena petugas hotel mendengar laporan dari beberapa penghuni mengenai Aris akhirnya petugas datang menemui Aris, yang masih berdiri didepan pintu sekretaris Lita.


Sementara sekretaris Lita saat ini sudah sampai di restoran tempat pertemuan tenyata masih kurang lima menit lagi jam tujuh, sekretaris Lita menarik nafas panjang dan membuangnya dengan kasar.


"Hummm syukur deh gak terlambat untung pak sopir bawah motor juga lumayan kencang tadi aku gak memikirkan keselamatan ku lagi asal sampai karena kalau gagal aku gak tahu bicara apa lagi dengan pak Arya...Apalagi pak Arya sudah mempercayakan proyek besar ini ke aku. Walaupun aku sudah dengan pak Aris tapi pak Arya masih saja telpon aku tadi malam hanya mengatakan untuk memenangkan proyek ini kalau aku kalah aku gak tahu harus bicara apa."

__ADS_1


Sekretaris Lita merapikan rambut dan make upnya yang agak sedikit berantakan jantung sekretaris Lita hampir copot kalau telat sedikit saja semunya hancur apalagi klien yang ini tidak suka terlambat.


Tepat jam tujuh dua orang pria berbadan tinggi putih dengan stelan jas lengkap mereka memasuki ruangan vip,


"Selamat malam ibu Lita maaf terlambat." kedua pria itu menyapa sekretaris Lita dengan sopan.


"Selama malam pak, tidak masalah, silakan duduk pak"


"Maaf bu Lita apakah hanya bu Lita seorang diri saja yang datang? Bukankah kata pak Arya ada putranya juga turut hadir disini"?


"Maaf sekali pak Bambang memang benar pak Aris juga sebenarnya malam ini juga turut hadir tapi tiba-tiba pak Aris mengalami kelemahan fisik jadi saya memintanya untuk tidak perlu hadir. Saya yang kenjadi perwakilan dari perusahaan Arya grup saya harap pak Vambang mempertimbangkan hak ini. Saya percaya sama pak bambang kalau pak Bambang seorang pembisnis yang hebat jadi pak Bambang pasti profesional dalam pekerjaan".


"Hahah...memang pak Arya sangat pintar memilih seorang sekretaris sehebat bu Lita bukan hanya pintar tapi juga sangat cantik"


"Heheh pak Bambang bisa saja".


"Baik pak saya akan mempresentasikan proposal dari perusahaan kami."


Akhirnya sekretaris Lita dengan lihai dan kepintarannya ia mempresentasikan proposal yang sudah sekretaris Lita siapakan, selama sekretaris Lita presentasi kedua pria itu hanya ngangguk-ngangguk saja karena menurut mereka sangat menarik dan banyak keuntungan yang mereka dapatkan. Padahal seorang pak Bambang tidak segampang itu tertarik, ada banyak penawaran dalam mendapatkan proyek itu tapi pak Bambang selalu menolak. Tapi kali ini pak Bambang justru semangat mendengarkan presentasi dari seorang sekretaris Lita.


Hampir setegah jam sekretaris Lita menyampaikan apa yang sudah dia siapkan akhirnya selesai juga dan kedua orang itu bertepuk tangan sambil tersenyum.


"Wah...hebat sekali bu Lita, apakah bu Lita masih singel"?

__ADS_1


" Maaf pak saya sudah punya tunangan sebentar lagi kami akan segerah melangsungkan pernikahan" nampak sekali kekecewaan di wajah pak Bambang karena ingin menjadikan sekretaris Lita sebagai mantunya pupus.


"Sayang sekali saya pikir bu Lita masih singel bisa juga saya jodohkan bu Lita dengan putra saya, tapi mungkin bukan jodoh padahal ini yang kedua kalinya kita ketemu ya bu Lita."?


"Pak Bambang bisa saja putra pak Bambang pasti memilih gadis yang cantik dan berkelas apalagi pak Bambang seorang pembisnis yang terkenal jadi pasti banyak teman busnis pak Bambang punya anak gadis yang bisa di jodohkan"


"Kalau soal itu mah banyak bu Lita tapi kalau mereka mau hanya karena harta bukan karena cinta mau bagaimana, apalagi anak gadis sekarang hanya karena memiliki kecantikan sedikit saja mereka nempergunakan tubuh mereka untuk menarik simpati pria kaya, kalau saya lihat bu Lita jauh dari kata itu bu Lita cantik baik dan juga sangat pintar dan tidak tertarik dengan materi".


Sekretaris Lita tidak mau banyak basa-basi jadi langsung to the pont saja. Karena sepertinya pria yang duduk di samping pak Bambang itu adalah putranya, soalnya dari tadi selalu memperhatikan sekretaris Lita sambil senyum. Itu yang membuat sekretaris Lita merasa tidak nyaman tapi sekretaris Lita tetap tenang.


"Ya Tuhan semoga presentasi ku bagus tadi jadi pak Bambang tidak menolak kerja sama kalau gak aku bisa kalah tender ini, tolong aku Tuhan semoga aku bisa menang."


"Baiklah kita kembali membahas proyek ini tadi presentasi bu Lita sangat bagus dan banyak keuntungan yang saya lihat jadi malam ini bu Lita yang menang tender ini, saya berikan tender ini ke bu Lita bukan karena pak Arya tapi karena memang usaha bu Lita sendiri, saya melihat bu Lita adalah gadis yang pantang menyerah"


"Maaf bu Lita saya tidak tahu apa yang terjadi dengan bu Lita tapi saya tahu tadi bu Lita datang naik gojek benarkah?"


"Deg....".ternyata pak Bambang sudah datang dari tadi tapi masih di dalam mobil jadi pas sekretaris Lita datang pak Bambang melihatnya


"Ya ampun jadi pak Bambang tahu kalau tadi aku datang naik motor bisa gawat kalau begini jangan sampai batal proyeknya"


Tapi sekretaris Lita dengan lantang menjawab pak Bambang.


"Iya pak saya memang tadi naik gojek karena saya tidak mau terlambat kalau saya naik mobil takut macet lagian baik motor juga tidak masalah kan pak"?

__ADS_1


"Hahaha justru karena itu saya salut sama bu Lita makanya bu Lita menang proyek ini"


Mendengar itu Sekretaris Lita sangat bahagia


__ADS_2