Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
282


__ADS_3

Perjalanan Aris dan sekretaris Lita tidak memakan waktu panjang karena perjalanan mereka memakan waktu hanya dua jam saja. Selama penerbangan berlangsung sekretaris Lita menghabiskan waktunya untuk tidur, kalau Aris justru gak tenang memikirkan sekretaris Lita kenapa tidak duduk di sampingnya dan Kenapa sekretaris Lita tidak mau jadi sekretarisnya.


Aris frustasi mikirin Faya yang belum ada kabar ditambah lagi sekretaris Lita yang bertingkah tidak mau duduk didekatnya hahaha.


"Heran aku sama sekretaris Lita kok kayak jijik kali duduk didekatku sampai segitunya sampai ia memilih duduk di belakang ketimbang duduk disebelahku, padahal aku lebih senang dia duduk bersamaku biar aku ada hiburan. Mana Faya juga gak ada kabar sama sekali, apa dia belum pulang dari kampung? Ah biarkan saja disitu kalau memang dia mau hubungi ya silahkan kalau gak ya sudah bodoh amat aku lagi pusing mikirin sekretaris Lita di tambah mikirin dia"


Aris hanya ngoce saja padahal semua yang terjadi atas kesalahannya yang tidak ada komitmen sedikitpun dalam dirinya sekarang Faya sudah tidak menghubunginya di tambah sekretaris Lita tidak mau mendekatinya.


Sekarang yang ditunggu-tunggu sampai juga akhirnya mereka mendarat dengan sempurna di bandara, ternyata mobil dari pihak hotel yang datang jemput dan sudah menunggu dari tadi tapi Aris dan sekretaris Lita belum kunjung keluar dari bandara ya bagaimana mau keluar mereka saja masih didalam pesawat baru mau siap-siap untuk turun.


Aris dan sekretaris Lita turun dari pesawat dan langsung keluar dari bandara karena barang bawaan mereka tidak banyak hanya koper kecil yang berisi pakian bebapa potong di dalam sehingga mereka tidak memiliki bagasi sehingga mereka tidak sibuk menunggu bagasi lagi.


Mereka berdua keluar dari bandara dan menuju ke loby ternyata jemputan sudah sampai.


"Maaf pak ini jemputan dari hotel ya?" tanya sekretaris Lita.


"Iya mbak, ini dengan ibu Lita"?


"Iya benar sekali pak, kita langsung ke hotel saja ya pak" ujar sekretaris Lita.

__ADS_1


"Baik bu" ujar pak sopir


Pak sopir memasukan koper kedalam mobil, Aris dan sekretaris Lita juga langsung masuk kedalam mobil dan pak sopir menjalankan mobilnya mereka pergi meninggalkan bandara menuju ke hotel yang sudah di boking oleh sekretaris Lita.


Sepanjang jalan sekretaris Lita kembali sibuk dengan hpnya dan tidak peduli dengan Aris yang ada di sampingnya membuat Aris mendengus kesal karena sekretaris Lita tidak menganggapnya ada.


"Kenapa dengan sekretaris ya kok dari tadi sibuk kali dengan hpnya dia tidak menganggap aku ada disini, cuek kali sih sekretaris Lita ngajak ngomong apa ke kayak patung saja tapi senyum sendiri." gumam Aris kesal


Karena sekretaris Lita memperhatikan Aris lagi kesal membuat sekretaris Lita binggung siapa yang membuat masalah dengan Aris sehingga dia kesal, sekretaris Lita hanya mengangkat kedua bahunya dan kembali sibuk dengan hp tiba-tiba ada telpon masuk dari pak Galu jelas sekretaris Lita bahagia dong dan langsung mengangkat telponya.


"Hallo mas...tumben telpon kami masih di perjalanan menuju ke hotel mas sekarang mas sudah di mana?"


"Hallo princes..hati-hati di jalan ya, ini mas sudah di kantor mas tiba-tiba kangen makanya telpon tanya sudah dimana, kamu pergi jadi hidupku terasa hampah tahu gak mas merasa separu jiwa mas dibawah pergi jauh oleh wanita idaman mas."


"Iya princess makasih ya sudah sangat perhatian dengan mas kamu yang terbaik, cepat pulang ya jangan lama-lama disana mas sendirian disini tahu gak"


"Iya mas kalau sudah selesai pasti langsung pulang kok ya begitulah namanya juga pekerjaan mau bagaimana lagi, bagaimana dengan pekerjaan mas semua lancarkan"?


"Amin semua lancar Lit...kalau sudah sampai di hotel langsung istirahat ya ingat besok kamu sibuk jadi harus banyak istirahat."

__ADS_1


"Baik mas makasih ya sudah baik dan perhatian sama aku"


"Baik sayang I Miss You"


Pak Galu langsung matikan telpon sementara sekretaris Lita sangat bahagia karena baru selesai telpon dengan pria incarannya, bedah hal dengan sekretaris Lita justru Aris menahan cemburunya karena ia mendengar semua percakapan sekretaris Lita pak Galu.


Hahaha...makan tuh cemburu Aris bukannya urusin Faya kamu mala sibuk cemburu dengan wanita lain.


Terntata hotel yang di boking oleh sekretaris Lita tidak jauh dari bandara jadi sangat cepat mereka sampai di hotel. Mobil yang di tumpangi Aris dan sekretaris Lita membelok masuk kedalam hotel dan sekretaris Lita bersama Aris masuk kedalam hotel sedangkan barang-barangnya di bawah oleh pelayan hotel.


Tenyata selain duduk berpisah di pesawat, kamar hotel yang di pesan sekretaris Lita juga berjarak satu lewati satu kamar dulu baru kamar sekretaris Lita melihat itu membuat Aris makin tidak senang dan langsung bertanya kepada sekretaris Lita namun sekretaris Lita sangat bijak jadi bisa menjawabnya.


"Sekretaris Lita kenapa pesan kamar berjarak begini apa tidak bisa kamar hotel kita bersebelahan atau berhadapan, kenapa sekretaris Lita agak menjauh atau cuek begitu sama saya apa salah saya sama sekretaris Lita."?


"Hahaha...maaf ya pak Aris mungkin pak Aris banyak masalah sehingga ada yang menganggu pikiran pak Aris, saya itu tidak menghindar ataupun cuek tapi pak Aris harus tahu kita profesional dalam pekerjaan, kita ini bukan pasangan suami istri atau pasangan kekasih kan pak, seharusnya pak Aris berterimah kasih sama saya karena saya tidak menganggu pak Aris."


"Saya juga menjaga image saya sebagai perempuan apalagi pak Aris sudah punya tunangan saya tidak mau nanti ada muncul humor-humor yang tidak baik tentang kita padahal kita hanya rekan kerja. Jujur saya memang sengaja pesan seperti ini karena saya tidak mau calon pak Aris salah paham begitu juga tunangan saya, saya sangat mencintai tunangan saya jadi saya harus menjaga hati dan perasaannya."


Hahah sekretaris Lita keren bilang tunangan padahal belum dilamar tapi salut dengan sekretaris Lita yang tidak mau di perdaya oleh Aris yang mengambil kesempatan di balik kesempitan untuk bersama dengan Sekretaris Lita.

__ADS_1


Aris hanya diam dan susa payah menelan salivanya, Aris tidak tahu mau bicara apa lagi karena sekretaris Lita menekan di tengorokannya.


Ternyata sekretaris Lita bukan wanita yang mudah dikelabui dan muda tergodah dia wanita pemberani yang berani mengambil sikap jika tidak sesuai dengan apa yang dia mau mantap sekretaris Lita lanjutkan sampai Aris kapok dan tidak berani menganggu kamu lagi singkirkan dia dari hatimu


__ADS_2