
Keesokan harinya seperti biasa Cessie dan dokter Julio bangun pagi untuk bersiap berangkat kekantor , kali ini Cessie yang duluan bangun dan membantu bibi masak untuk sarapan pagi karena dokter Julio pengen bawah bekal buatan Cessie sehingga Cessie yang masak sekalian membuat bekal untuk dokter Julio.
Setelah seleaai Cessie memasak untuk sarapan pagi, Cessie berencana masuk kemar dan setelah selesai nandi baru bangunin dokter Julio namun ternyata saat Cessie masuk mendapati dokter Julio sudah bangun dan bahkan sudah mandi.
"Loh mas sudah bangun? kirain mas masih tidur dan belum bangun padahal Cessie rencana setelah selesai mandi baru Cessie bangunin mas loh, tahunya mas sudah bangun ya baguslah biar Cessie mandi dulu baru kita sarapan." Ujar Cessie.
"Iya sayang mandi lah mas mau ganti baju dulu nanti setelah sayang selesai mandi dan bersiap baru kita sarapan, oh ya. Sayang Abian sudah bangun belum biar sekalian kita antar saja dengan suster nanti setelah mereka pulang baru dengan pengawal saja, kalau mas tidak operasi nanti siang mungkin mas jemput dia tapi masalahnya mas operasi sayang semoga putra kita tidak berpikir kalau mas tidak mau menjemputnya."
"Tidak mas, Abian sudah mengerti kalau papi dan maminya lagi sibuk kerja jadi tidak berpikir kalau kita tidak menyayanginya, jangan berpikir begitu mas, mungkin suster sudah mandiin Abian seperti biasanya Cessie juga sudah siapkan bekal makan siangnya, oh ya, mas Cessie mau tanya biasa kasih Abian berapa uang jajannya?."
"Maaf ya sayang, mas hanya kasih Abian setatus ribu perhari karena dia juga jarang jajan di sekolah." Ujar dokter Julio karena memang selama ini yang berikan uang jajan untuk Abian bukan Cessie melainkan dokter Julio, bukannya apa, tapi Cessie sengaja melakukan itu agar Abian makin lengket dengan Dokter Julio, jadi selama ini Cessie tidak tahu uang jajan yang diberikan oleh dokter Julio kepada Abian sehingga pengakuan dokter Julio mengejutkan Cessie. Karena menurut Cessie anak sebesar Abian tidak boleh memengang uang sebanyak itu cukup dua puluh ribu saja.
'Mas....Cessie sudah bilang jangan selalu memanjakkan Abian dengan uang sebayak itu nanti saat dewasa dia ngelunjak dan manja. Kurangi jajannya mas cukup dua puluh ribu saja jangan banyak-banyak"
Dokter Julio terkekeh mendengar penuturan Cessie, karena dokter Julio punya alasan kenapa doktee Julio memberikan uang sebanyak itu untuk anak sekecil Abian.
"Sayang, mas berikan uang itu karena ada alasannya, mas mau Abian belajar menabung jadi uang seratus itu putra kita selalu menabung sayang. Dia menabung delapan puluh ribu perhari dan mas juga setiap bulan masukan lima juta ke tabungan Abian dan Aziza sayang, selain mas buat tabungan untuk mereka, biar Abian juga bisa menabung sendiri maafin mas ya sayang selama ini mas tidak beritahu kamu. Mas hanya mau berikan yang terbaik untuk mereka."
__ADS_1
Cessie tersenyum mendengar perkataan suaminya Ceasie sangat bahagia bisa memiliki dokter Julio, setelah selesai bersiap dokter Julio dan Cessie turun kebawah untuk sarapan tidak lama kemudian datang Abian dan susternya sudah rapih dengan seragam sekolahnya.
"Good morning mami, papi" ujar Abian.
"Good morning anak papi dan mami" jawab Cessie dan dokter Julio.
"Yok jagoan papi makan yang banyak ya biar jadi anak yang pintar dan sehat, nanti papi dan mami antar ya sayang tapi maaf papi tidak bisa jemput nanti saat pulang sekolah tidak apa-apa nak nanti pulang di jenput supir aja." tanya dokter Julio.
"Tidak masalah papi, Abian bisa pulang dengan sus dan supir aja, papi dan mami kan lagi kerja adik Aziza di rumah sama suster dan bibi jadi biar Abian cepat pulang supaya bisa main dengan adik Aziza" ujar Abian menbuat kedua orang tuanya bahagia.
"Pintar sekali jagoan papi sudah makin pintar dan mengerti kondisi papi dan maminya" ujar dokter Julio.
Abian di bantu oleh Cessie masuk ke mobil dan mereka berlalu pergi setelah sampai di sekolah dokter Julio dan Cessie turun dari mobil dan mencium Abian.
"Jagoan ayah rajin belajar ya, supaya lebih pintar dari papi dan mami, sus titip Abian ya jangan sampai terjadi sesutu dengannya" ujar dokter Julio.
"Baik Den"
__ADS_1
"Siap papi ganteng dan mami cantik, hati-hati dijalan." ujar Abian.
Abian meletakan tangannya di keningnya dan memberikan hormat kepada dokter Julio dan Cessie tingkah lucunya bikin orang tuanya gemas, setelah Abian mencium punggung tangan kedua orang tuannya Abian dan Suster masuk kedalam sekolah sedangkan Cessie dan dokter Julio berlalu pergi rencana dokter Julio antar Cessie dulu baru langsung ke rumah sakit.
"Sayang putra kita sangat lucu ya mengemaskan rasanya mas tidak pengen Abian dan Aziza tubuh menjadi dewasazm, mas ingin mereka tetap seperti itu biar mas bisa gendong mereka cium mereka sesuka hati tapi kalau mereka sudah dewasa dan sudah memiliki pasangan masing-masing, mas tidak bisa mengendong mereka lagi mas banyangin itu kok kayak sedih. Tapi tidak apa lah kalau mas pengen gendong dan cium kan ada istri cantik mas yang mengobati semua itu hehehr"
Tadi melow sekarang justru terkekeh, dokter Julio sangat unik sekali tapi apa yang di rasakan dokter Julio seperti itu juga yang di rasakan oleh Cessie, sebenarnya Cessie juga berpikir seperti itu juga.
"Mas, kita tidak bisa menahan semua itu karena pertumbuhan seseorang itu dari Allah jadi kita tidak bisa menghentikan semuanya, kita harus terimah jika mereka sudah besar dan sudah punya keluarga masing-masing ya kita juga sama seperti ayah dan ibu hidup sendiri, kalau kakak Aris memang dia tidak mau meninggalkan ayah dan ibu, apalagi mas lihat sendiri ayah dan ibu juga sudah tua ibu juga sering sakit-sakit jadi kasian."
"Iya mas ngerti sayang, nanti pulang mas jemput ya setelah selesai operasi siang nanti kalau tidak ada lagi mas ke kantor ya, kadang kalau mas sendirian di ruang mas kangen sama kamu, jadi ada yang temani biar mas kesana sekitar jam dua atsu tiga mas datang semoga tidak ada pasien lain selain yang sudah di jadwalkan, karena biasanya ada dokter yang mendadak apa keperluan dan tidak bisa datang mas yang harus turun tangan"
Dokter Julio mengantar Cessie sampai di depan Loby ternyata pak Galu dan sekretaris Lita juga baru sampai.
"Manajer Lita"
"Pagi bu Cessie pak Dokter"
__ADS_1
"Pagi juga manajer Lita"
Cessie dan yang lain saling menyapah satu sama lain begitu juga dokter Julio. Langsung pamit pergi takutnya macet.